UNIVEDUNIVED

Jurnal Fokus ManajemenJurnal Fokus Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi terhadap perubahan sistem perpajakan yang berbasis pada Coretax terhadap tingkat stres dan beban kerja karyawan yang bekerja di bagian pajak. Coretax adalah sistem perpajakan baru yang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan di Indonesia. Namun, transisi ke sistem baru ini dapat mempengaruhi kondisi psikologis pekerja, khususnya di bagian pajak yang harus beradaptasi dengan perubahan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Dimana metode ini berasal langsung dari data primer hasil keluhan pekerja pajak yang tertuang dalam grup wajib pajak industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan sistem perpajakan dapat meningkatkan tingkat stress, serta menambah beban kerja karena pekerjaan lain menjadi terbengkelai akibat terlalu fokus pada proses keberhasilan sistem.

Perubahan sistem perpajakan Coretax memiliki dampak yang cukup besar terhadap tingkat stres serta menambah beban kerja bagi pekerja di bagian pajak.Hal ini muncul karena para pekerja belum beradaptasi terhadap sistem baru serta belum adanya kesiapan sistem untuk digunakan.Ketidaksiapan sistem disini timbul karena muncul berbagai masalah eror selama pengoperasian sistem.Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi departemen pajak di Kementrian Keuangan Indonesia bahwasannya penerapan terkait perubahan sistem perlu dilakukan analisa lebih mendalam, baik dalam hal kemampuan individu wajib pajak dalam menghadapi perubahan sistem, bagaimana kesiapan sistem yang akan dijalankan, serta dampak dari problem yang muncul ketika sistem belum sepenuhnya berhasil dijalankan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai strategi adaptasi yang efektif bagi pegawai pajak dalam menghadapi perubahan sistem perpajakan digital seperti Coretax, termasuk identifikasi faktor-faktor personal dan organisasi yang memengaruhi keberhasilan adaptasi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pelatihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi pegawai pajak dalam mengoperasikan sistem Coretax, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik dari berbagai tingkatan jabatan dan pengalaman kerja. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari implementasi Coretax terhadap kepuasan kerja, motivasi, dan retensi pegawai pajak, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan mengurangi risiko burnout di kalangan pegawai pajak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung implementasi sistem perpajakan yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang perpajakan.

  1. Transformasi Budaya Organisasi Otoritas Perpajakan Indonesia Menghadapi Era Ekonomi Digital | Jurnal... doi.org/10.17358/jabm.5.2.253Transformasi Budaya Organisasi Otoritas Perpajakan Indonesia Menghadapi Era Ekonomi Digital Jurnal doi 10 17358 jabm 5 2 253
  2. TRANSFORMASI SISTEM PERPAJAKAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN UNTUK MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN MENGURANGI... doi.org/10.61261/muctj.v2i1.44TRANSFORMASI SISTEM PERPAJAKAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN UNTUK MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN MENGURANGI doi 10 61261 muctj v2i1 44
  3. Transformasi Administrasi Perpajakan Melalui Coretax: Analisis Hukum dan Akuntansi | Jurnal Komunikasi... doi.org/10.38035/jkis.v2i4.1479Transformasi Administrasi Perpajakan Melalui Coretax Analisis Hukum dan Akuntansi Jurnal Komunikasi doi 10 38035 jkis v2i4 1479
  4. Pengujian Performa dan Tingkat Stress pada Website Bapenda Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur |... doi.org/10.37595/mediainfo.v18i2.29Pengujian Performa dan Tingkat Stress pada Website Bapenda Jawa Barat Jawa Tengah dan Jawa Timur doi 10 37595 mediainfo v18i2 29
Read online
File size242 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test