UPI YAIUPI YAI

IKRA-ITH ABDIMASIKRA-ITH ABDIMAS

Mewujudkan keberadaan media yang ramah terhadap anak merupakan langkah awal dari perwujudan media yang inklusif bagi siapa saja. Artikel ini melihat permasalahan yang muncul di kawasan sub-urban dimana arus informasi dapat berlalu dengan volum yang masif dan kecepatan yang tinggi. Kemunculan media alternatif, seperti media sosial, mengubah cara masyarakat sub-urban dalam mendapatkan informasi. Artikel ini mencoba melihat perbedaan antara media pers dan media sosial, sebagai dua sumber informasi utama, dalam hal mewujudkan media ramah anak. Artikel ini juga menggarisbawahi peran yang dapat dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan media ramah anak di lingkungannya masing-masing.

Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, tim pengabdi menemukan bahwa pemahaman masyarakat terhadap konsep media ramah anak belum dibangun secara maksimal.Banyak anggota masyarakat yang belum memiliki pemahaman yang komprehensif terkait permasalahan media ramah anak.Lebih lanjut, walaupun masyarakat memahami pentingnya keberadaan media ramah anak di lingkungan, belum sepenuhnya menyadari tindakan-tindakan yang dapat mereka lakukan secara swadaya untuk mewujudkan hal tersebut.Tim pengabdi dari UPN Veteran Jakarta melihat permasalahan tersebut, dan menawarkan sebuah kerjasama dengan lingkungan, masyarakat, dan terus berkoordinasi dengan elemen masyarakat di lingkungan Kelurahan Pancoran Mas.Ke depan, kegiatan dapat mengambil tema yang lebih meningkat seperti melakukan pendampingan kepada karang taruna atau organisasi pemuda untuk mengembangkan media ramah anak di daerah.Tim pengabdi berharap ke depannya terdapat tindak lanjut untuk mengembangkan isu media ramah anak di Kelurahan Pancoran Mas agar terjadi kesinambungan di masa depan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara media pers dan media sosial dalam hal mewujudkan media ramah anak di lingkungan perkotaan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut perbedaan dan tantangan yang dihadapi oleh kedua jenis media dalam menciptakan konten yang ramah anak. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran dan tanggung jawab pemerintah dalam menciptakan ekosistem media yang ramah anak, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya media ramah anak. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan dan mengembangkan model-model inisiatif media ramah anak yang dapat diterapkan di tingkat komunitas, seperti di Kelurahan Pancoran Mas, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan organisasi pemuda.

Read online
File size902.41 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test