UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap produksi bawang merah dan pendapatan usaha bawang merah di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan randomisasi sederhana yang berjumlah 38 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani responden dan data sekunder dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Penelitian ini menganalisis lima variabel, yaitu luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja, menggunakan analisis regresi linear berganda dengan fungsi produksi Cobb-Douglas, serta uji asumsi klasik dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga faktor produksi, yaitu luas lahan, benih, dan pupuk, memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah, sedangkan pestisida dan tenaga kerja tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara simultan, kelima variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah di Desa Sumlili dengan kontribusi sebesar 80,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan analisis pendapatan, produksi bawang merah rata-rata per petani di Desa Sumlili adalah 1.296 kg, dengan produktivitas per hektar mencapai 5.130 kg dan produksi total sebesar 49.250 kg dari 38 responden, dengan harga jual di musim panen sebesar Rp.15.000 per kilogram sehingga jumlah pendapatan per petani adalah Rp.19.440.789, dan jumlah pendapatan per hektar adalah Rp.76.953.125 dengan biaya produksi total per petani sebesar Rp.6.061.197 dan biaya total per hektar sebesar Rp.23.992.240 sehingga rata-rata pendapatan per petani adalah Rp.13.279.592 sedangkan rata-rata pendapatan per hektar adalah Rp.52.960.885.

Usaha pertanian bawang merah di Desa Sumlili merupakan aktivitas pertanian yang melibatkan beberapa tahap penting, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemupukan, perawatan tanaman hingga panen.Petani di desa ini umumnya menanam bawang merah di lahan seluas rata-rata 0,25 hektar, dengan bedengan berukuran 40 meter panjang dan 2 meter lebar, menggunakan varietas benih lokal.Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk urea dan TSP, yang diberikan pada berbagai tahap pertumbuhan tanaman.Perawatan meliputi pengendalian gulma dan penyemprotan pestisida.Proses panen membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak, dan bawang merah yang dipanen dijual baik di pasar lokal maupun di luar desa.296 kilogram, sehingga usaha bawang merah menjadi sumber pendapatan utama bagi masyarakat setempat.Dari lima variabel faktor produksi yang diteliti, tiga variabel yaitu luas lahan, benih, dan pupuk memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah di Desa Sumlili.Namun, secara simultan, kelima variabel (luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja) memiliki pengaruh signifikan secara bersama-sama, menjelaskan 80,7% variasi produksi bawang merah.Sisanya sebesar 19,3% dipengaruhi oleh variabel yang tidak termasuk dalam model.Produktivitas rata-rata per petani di Desa Sumlili adalah 1.296 kg, sedangkan produktivitas rata-rata per hektar adalah 5.Produksi total dari 38 responden adalah 76.592, dan pendapatan rata-rata per hektar adalah Rp.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi produksi bawang merah, seperti kondisi iklim dan cuaca, kualitas benih, dan penggunaan teknologi pertanian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada strategi pemasaran dan distribusi bawang merah, termasuk analisis rantai pasok dan strategi penetapan harga yang optimal. Ketiga, penelitian juga dapat mengkaji dampak sosial dan ekonomi dari usaha bawang merah, seperti dampak terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani, serta kontribusinya terhadap perekonomian lokal dan nasional.

Read online
File size305.34 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test