UMRAHUMRAH

Jurnal Intek AkuakulturJurnal Intek Akuakultur

Penelitian ini dilakukan selama sepuluh hari di Balai Benih Ikan Desa Pengujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak yang berbeda pada permukaan air dan mengetahui minyak yang terbaik untuk tingkat kelangsungan hidup larva ikan kakap putih. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu A tanpa pemberian minyak, B pemberian minyak cumi 0,3 ml/m², C pemberian minyak kelapa 0,3 ml/m², dan D pemberian minyak kelapa sawit 0,3 ml/m². Data yang diperoleh diolah menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian terbaik adalah perlakuan C dengan tingkat kelangsungan hidup 27,87%, sedangkan abnormalitas tidak berbeda nyata pada setiap perlakuan, namun abnormalitas terendah terdapat pada perlakuan B sebesar 1,36%.

Pemberian jenis minyak yang berbeda pada permukaan air memberikan pengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup larva ikan kakap putih.Minyak kelapa memberikan hasil terbaik dengan tingkat kelangsungan hidup sebesar 27,87%.Namun, tidak terdapat perbedaan nyata pada tingkat abnormalitas antar perlakuan.

Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dosis optimal minyak kelapa, mengingat perlakuan dengan minyak kelapa memberikan kelangsungan hidup tertinggi namun dosis terbaik belum diketahui. Selain itu, perlu dikaji perbandingan efektivitas berbagai jenis minyak nabati lain yang lebih murah dan mudah diperoleh secara lokal untuk menggantikan minyak cumi yang harganya mahal. Penelitian lanjutan juga sebaiknya mempertimbangkan kombinasi antara jenis dan dosis minyak dengan faktor lingkungan seperti salinitas dan suhu, untuk memahami interaksi kompleks yang memengaruhi kelangsungan hidup dan abnormalitas larva secara lebih menyeluruh.

Read online
File size550.5 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test