IAIQHIAIQH

At-Ta'dib: Jurnal Pendidikan Agama IslamAt-Ta'dib: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Seiring perkembangan zaman mulai tampak dan terasa bahwa aspek sosial dan budaya mengalami kemunduran hal ini berbeda dari harapan dan kenyataan yang diyakini. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara interaksi teman sebaya dengan perilaku sosial anak di TK Daruttalim Lendang Bao Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah guru yang ada di TK Daruttalim Lendang Bao Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebanyak 4 guru yang dipilih dengan Teknik purposif sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan bentuk cecklis. Pada penelitian ini, untuk menguji hipotesis peneliti menggunakan SPSS 25, mengetahui seberapa besar kontribusi yang diberikan dan apakah memiliki nilai signifikan korelasi product moment dengan hasil terdapat hubungan antara interaksi teman sebaya dengan perilaku sosial anak di TK Daruttalim Lendang Bao Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan nilai 𝑟 ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 (5,166 > 2,010) dengan taraf siginifikan < 0,05 yaitu (0,016 < 0,05) dan nilai KD sebesar 35,76% atau 35,8%. Hal ini menunjukan bahwa Ha diterima. Artinya, terdapat hubungan yang relatif cukup tinggi antara interaksi teman sebaya dengan perilaku sosial anak di TK Daruttalim Lendang Bao Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang cukup tinggi antara interaksi teman sebaya dengan perilaku sosial anak di TK Daruttalim Lendang Bao.Hal ini menunjukkan bahwa semakin sering anak berinteraksi dengan teman sebaya, maka perilaku sosial anak akan semakin berkembang.Oleh karena itu, penting bagi guru dan orang tua untuk memfasilitasi interaksi sosial yang positif bagi anak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan partisipan yang lebih beragam, seperti orang tua dan anak-anak secara langsung, untuk mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif mengenai pengaruh interaksi teman sebaya terhadap perilaku sosial anak. Kedua, penelitian dapat memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor lain yang mungkin memoderasi atau memediasi hubungan antara interaksi teman sebaya dan perilaku sosial, seperti gaya pengasuhan orang tua atau karakteristik individu anak. Ketiga, penelitian dapat dilakukan secara longitudinal untuk melacak perkembangan perilaku sosial anak seiring waktu dan mengidentifikasi dampak jangka panjang dari interaksi teman sebaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas interaksi sosial anak dan mendukung perkembangan sosial mereka secara optimal.

Read online
File size380.78 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test