UTSUTS

Jurnal Ekonomi dan Bisnis IndonesiaJurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar (willingness to pay) serta besarnya kesediaan membayar biaya pengelolaan sampah oleh penghuni Komplek Perumahan BTN Pagesangan Indah, Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 kepala keluarga yang dipilih secara simple random sampling dari total populasi 178 kepala keluarga. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar, serta regresi linier berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya kesediaan membayar. Variabel independen yang digunakan meliputi pendapatan rumah tangga, tingkat pendidikan, jumlah anggota rumah tangga, keanggotaan dalam organisasi lingkungan, jumlah produksi sampah, dan persepsi terhadap kualitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesediaan membayar biaya pengelolaan sampah. Secara parsial, pendapatan rumah tangga dan tingkat pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap besarnya kesediaan membayar biaya pengelolaan sampah. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi besarnya kesediaan membayar sebesar 43,8 persen, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam perumusan kebijakan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat di kawasan perumahan perkotaan.

Semua variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesediaan membayar biaya pengelolaan sampah oleh warga.Secara parsial, hanya pendapatan rumah tangga dan tingkat pendidikan yang berpengaruh signifikan terhadap besarnya kesediaan membayar.Variabel-variabel dalam model mampu menjelaskan variasi kesediaan membayar sebesar 43,8 persen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor di luar model.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana sistem tarif berbasis volume sampah memengaruhi kesediaan membayar warga, dengan menguji apakah metode pengukuran yang lebih akurat meningkatkan keadilan dan partisipasi. Selain itu, perlu dikaji peran kampanye lingkungan berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran dan pendidikan lingkungan, untuk memahami bagaimana intervensi sosial dapat memperkuat dampak pendidikan formal terhadap perilaku berkelanjutan. Terakhir, penting untuk menyelidiki faktor non-ekonomi seperti kepercayaan terhadap pemerintah atau pengalaman langsung terhadap dampak sampah, yang mungkin menjadi penentu kuat dalam keputusan membayar namun belum terukur dalam penelitian ini.

Read online
File size331.77 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test