UISUUISU
Jurnal Kedokteran Ibnu NafisJurnal Kedokteran Ibnu NafisOtitis Media Akut (OMA) merupakan penyakit kedua tersering pada masa kanak-kanak setelah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) bagian atas. Prevalensi OMA di setiap negara bervariasi, berkisar antara 2,3 - 20%. OMA berhubungan dengan ISPA bagian atas, di mana 94% pasien penderita ISPA bagian atas akan menjadi OMA. Satu dari 3 anak yang terserang ISPA bagian atas akan mengalami OMA setelahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ISPA bagian atas sebagai faktor predisposisi terjadinya OMA. Penelitian ini menggunakan studi observasi dalam bentuk analitik dengan desain potong lintang. Pemilihan subjek penelitian dilakukan secara non probability consecutive sampling. Penderita ISPA bagian atas dan non ISPA bagian atas yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi akan dinilai hubungannya dengan kejadian OMA. Dari 42 orang subjek yang mengalami ISPA bagian atas terdapat 31 orang (73,8%) dengan OMA, sementara itu dari 42 orang subjek tanpa ISPA bagian atas terdapat 7 orang (16,7%) dengan OMA. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara ISPA bagian atas dan OMA (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara ISPA bagian atas dan OMA pada anak.
Penelitian ini mengidentifikasi adanya hubungan yang signifikan antara ISPA bagian atas dengan kejadian OMA pada anak-anak.Anak yang menderita ISPA bagian atas memiliki risiko lebih tinggi terkena OMA dibandingkan yang tidak menderita ISPA.OMA lebih sering terjadi pada anak laki-laki dan anak di bawah usia 3 tahun, dengan gejala utama nyeri telinga dan telinga berair, serta stadium perforasi sebagai temuan paling umum.
Pertama, perlu diteliti apakah infeksi virus tertentu dalam ISPA bagian atas lebih berpotensi memicu OMA dibandingkan virus lain, untuk mengidentifikasi patogen utama yang menjadi target intervensi pencegahan. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana perkembangan anatomi tuba eustachius pada anak usia di bawah 3 tahun memengaruhi risiko OMA setelah ISPA, guna menentukan jendela waktu paling kritis untuk deteksi dini. Ketiga, perlu dikaji peran faktor lingkungan seperti paparan polusi atau polusi dalam ruangan terhadap peningkatan risiko OMA pada anak laki-laki dibanding perempuan, untuk memahami dasar biologis atau perilaku di balik perbedaan gender dalam kejadian OMA. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang strategi pencegahan yang lebih spesifik dan berbasis kelompok risiko. Melalui pendekatan ini, upaya pengendalian OMA bisa lebih efektif dan tepat sasaran, terutama di fasilitas layanan kesehatan primer. Dengan memahami patogen penyebab utama, waktu rentan, dan faktor lingkungan pemicu, maka program kesehatan anak bisa lebih proaktif. Studi lanjutan sebaiknya dilakukan secara longitudinal dan di berbagai daerah dengan karakteristik berbeda. Hasilnya dapat digunakan untuk menyusun pedoman diagnosis dan tatalaksana yang lebih kontekstual. Dengan demikian, beban penyakit ISPA dan komplikasinya seperti OMA dapat ditekan secara signifikan.
| File size | 278.51 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dimana peneliti mendeskripsikan informasi yang mendalam dari informan mengenaiDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dimana peneliti mendeskripsikan informasi yang mendalam dari informan mengenai
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Tidak terdapat pengaruh secara signifikan faktor suasana kerja terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit Tk. Terdapat pengaruhTidak terdapat pengaruh secara signifikan faktor suasana kerja terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit Tk. Terdapat pengaruh
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 sampel ikan Rinuak (Psilopsis sp), setelah dilakukan uji kemampuanya dalam membunuh bakteri pathogen dan ditemukanHasil penelitian menunjukkan bahwa 3 sampel ikan Rinuak (Psilopsis sp), setelah dilakukan uji kemampuanya dalam membunuh bakteri pathogen dan ditemukan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG PMK 24 tahun 2022 menyatakan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus menyelenggarakan rekam medis elektronik sesuai dengan ketentuan dalam PeraturanPMK 24 tahun 2022 menyatakan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus menyelenggarakan rekam medis elektronik sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit katastropik dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan masih menjadi salah satu masalah kesehatanPenyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit katastropik dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Struktur organisasi berpengaruh terhadap penggunaan sistem dan implementasi SIMRS. Penggunaan sistem tidak memberikan pengaruh terhadap implementasi SIMRS.Struktur organisasi berpengaruh terhadap penggunaan sistem dan implementasi SIMRS. Penggunaan sistem tidak memberikan pengaruh terhadap implementasi SIMRS.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Dalam hal ini Rumah Sakit Unit Daerah Lagita merupakan salah satu rumah sakit yang menyelenggarakan kegiatan bisnis di fasilitas pelayanan kesehatan, akanDalam hal ini Rumah Sakit Unit Daerah Lagita merupakan salah satu rumah sakit yang menyelenggarakan kegiatan bisnis di fasilitas pelayanan kesehatan, akan
LLDIKTI10LLDIKTI10 Hal ini disebabkan belum adanya sistem yang khusus untuk memberi informasi pemetaan lokasi layanan kesehatan berbasis mobile web di Kota Padang. SistemHal ini disebabkan belum adanya sistem yang khusus untuk memberi informasi pemetaan lokasi layanan kesehatan berbasis mobile web di Kota Padang. Sistem
Useful /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Teknik pengambilan sampel menggunakan aksidental. data diolah menggunakan uji Chi Square. Dari hasil uji yang didapatkan terdapat tiga variabel yang berpengaruhTeknik pengambilan sampel menggunakan aksidental. data diolah menggunakan uji Chi Square. Dari hasil uji yang didapatkan terdapat tiga variabel yang berpengaruh
FISIP UNMULFISIP UNMUL Sementara itu, perubahan kehidupan masyarakat teridentifikasi sebagai perubahan mata pencaharian, pergeseran kebiasaan hidup dan kebiasaan budaya, sertaSementara itu, perubahan kehidupan masyarakat teridentifikasi sebagai perubahan mata pencaharian, pergeseran kebiasaan hidup dan kebiasaan budaya, serta
FISIP UNMULFISIP UNMUL Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan analisis kuantitatif menggunakan skala Likert. Populasi dan sampel penelitian adalah masyarakat KabupatenPenelitian ini menggunakan metode campuran dengan analisis kuantitatif menggunakan skala Likert. Populasi dan sampel penelitian adalah masyarakat Kabupaten
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Penanaman nilai karakter di Madrasah Tsanawiyah Muallimin Univa diintegrasikan dalam tiga aspek. Kebijakan kepala madrasah berfokus pada pertemuan kerjaPenanaman nilai karakter di Madrasah Tsanawiyah Muallimin Univa diintegrasikan dalam tiga aspek. Kebijakan kepala madrasah berfokus pada pertemuan kerja