USUUSU
Langgas: Jurnal Studi PembangunanLanggas: Jurnal Studi PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi komunikasi yang efektif dalam program pendidikan karakter dapat berfungsi sebagai instrumen penting untuk menanamkan dan memperkuat semangat nasionalisme di kalangan siswa. Dengan berfokus pada komunikasi sebagai alat pedagogis, penelitian ini membahas kebutuhan mendesak untuk menjembatani kesenjangan antara pengajaran moral dan pengembangan identitas kewarganegaraan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi efektif yang digagas oleh Lickona, dan teori komunikasi massa yang diusulkan oleh McQuail. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan wali kelas. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa strategi komunikasi yang efektif, termasuk ceramah, diskusi kelompok, dan penggunaan media digital, memainkan peran penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dalam diri siswa. Kepemimpinan kepala sekolah dalam merancang kebijakan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan nasionalisme memastikan keselarasan antara ajaran agama dan nasionalisme. Wakil kepala sekolah menerapkan strategi ini melalui program ekstrakurikuler yang menarik, seperti upacara bendera dan kompetisi bertema nasional, yang meningkatkan kesadaran dan kebanggaan siswa terhadap identitas nasional mereka. Guru wali kelas berkontribusi melalui komunikasi interpersonal, menawarkan konseling individual dan diskusi kelas yang menghubungkan narasi sejarah dan agama dengan kehidupan sehari-hari siswa. Studi ini menyoroti bahwa mengintegrasikan perangkat digital dalam memberikan pendidikan karakter membuat pembelajaran lebih menarik dan berdampak bagi siswa yang terbiasa dengan teknologi digital.
Komunikasi yang efektif dalam pendidikan karakter memainkan peran penting dalam membentuk identitas nasional siswa.Integrasi nilai-nilai Islam dengan nasionalisme dapat menciptakan generasi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab secara sosial, dan berkomitmen terhadap persatuan bangsa.Pendekatan holistik yang menggabungkan komunikasi interpersonal, media digital, dan metode pendidikan karakter yang relevan menjadi model efektif dalam menanamkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tindakan sekolah untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis diskusi tematik yang menggabungkan nilai-nilai keislaman dan sejarah nasional dalam mata pelajaran harian, guna melihat dampaknya terhadap pemahaman dan internalisasi nasionalisme siswa. Kedua, perlu dikembangkan studi tentang desain media digital interaktif khusus, seperti aplikasi atau game edukasi, yang dikemas dengan narasi tokoh ulama pejuang dan momen penting sejarah bangsa, untuk diterapkan dalam program pendidikan karakter di sekolah-sekolah Islam. Ketiga, diperlukan penelitian lintas sekolah yang membandingkan strategi komunikasi kepala sekolah dan guru dalam menanamkan nasionalisme di berbagai konteks daerah, terutama di wilayah yang multietnis dan multikultural, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling relevan dan adaptif. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan bukti empiris yang lebih mendalam tentang keberlanjutan dan skalabilitas strategi komunikasi yang efektif. Selain itu, studi tentang pelatihan guru dalam penggunaan media digital dan teknik komunikasi dialogis juga penting untuk memastikan konsistensi penerapan nilai. Dengan mengembangkan instrumen pengukuran yang valid terhadap perubahan sikap nasionalisme siswa, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terukur. Fokus pada generasi muda sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran akan memperkuat relevansi pendidikan karakter di era digital. Pendekatan longitudinal juga dapat mengungkap dampak jangka panjang dari integrasi nilai-nilai ini terhadap partisipasi sipil. Penelitian lanjutan perlu melibatkan siswa sebagai co-designer dalam pengembangan program agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka. Dengan demikian, pendidikan karakter tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga partisipatif dan kontekstual.
- 0. pdf obj endobj extgstate font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs... doi.org/10.29333/iji.2020.13359a0 pdf obj endobj extgstate font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs doi 10 29333 iji 2020 13359a
- Civic Education policies: Their effect on university students’ spirit of nationalism and patriotism... journals.sagepub.com/doi/10.1177/2047173416688039Civic Education policies Their effect on university studentsAo spirit of nationalism and patriotism journals sagepub doi 10 1177 2047173416688039
- Effective Communication in Character Education: A Pathway to Strengthening Nationalism of SMP Swasta... doi.org/10.32734/ljsp.v4i1.19916Effective Communication in Character Education A Pathway to Strengthening Nationalism of SMP Swasta doi 10 32734 ljsp v4i1 19916
| File size | 317.59 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi pembelajaran berperan penting dalam membentuk sistem pengajaran yang efektif, inovatif, dan berorientasiHasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi pembelajaran berperan penting dalam membentuk sistem pengajaran yang efektif, inovatif, dan berorientasi
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Proses supervisi yang baik tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan administratif, tetapi juga sebagai pembinaan moral dan spiritual bagi guru, sehinggaProses supervisi yang baik tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan administratif, tetapi juga sebagai pembinaan moral dan spiritual bagi guru, sehingga
STAIMADIUNSTAIMADIUN Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai Islam dalamData yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai Islam dalam
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Penelitian ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan kebijakan kurikulum PAI yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini menyimpulkanPenelitian ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan kebijakan kurikulum PAI yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini menyimpulkan
LAKASPIALAKASPIA Internalisasi nilai‑nilai tauhid dalam kurikulum pendidikan Islam menegaskan keterpaduan antara ilmu dan iman, antara dunia dan akhirat, serta antaraInternalisasi nilai‑nilai tauhid dalam kurikulum pendidikan Islam menegaskan keterpaduan antara ilmu dan iman, antara dunia dan akhirat, serta antara
IJCIEDIJCIED (2) Proses bimbingan dibagi menjadi program mingguan, bulanan, dan tahunan. (3) Implikasi dari bimbingan ini dalam hal perilaku dapat diamati dalam tiga(2) Proses bimbingan dibagi menjadi program mingguan, bulanan, dan tahunan. (3) Implikasi dari bimbingan ini dalam hal perilaku dapat diamati dalam tiga
UNISMUHUNISMUH Implikasinya, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi para pendidik, orangtua serta pengambil kebijakan dalam membangunImplikasinya, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi para pendidik, orangtua serta pengambil kebijakan dalam membangun
UNIKSUNIKS Oleh karena itu perlu kita kaji apa yang merupakan kekuatan dan kelemahan dari pendidikan pesantren dan madrasah. Pendidikan Islam pada zaman kolonialOleh karena itu perlu kita kaji apa yang merupakan kekuatan dan kelemahan dari pendidikan pesantren dan madrasah. Pendidikan Islam pada zaman kolonial
Useful /
OJS STEIALAMAROJS STEIALAMAR Pengembangan usaha ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga berlandaskan prinsip ekonomi Islam yang menjunjung tinggiPengembangan usaha ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga berlandaskan prinsip ekonomi Islam yang menjunjung tinggi
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Data dianalisis menggunakan pemodelan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan emosional, kepuasan kerja, dan iklim etikaData dianalisis menggunakan pemodelan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan emosional, kepuasan kerja, dan iklim etika
UNISMUHUNISMUH Wacana-wacana yang ada ini disebarkan dan diinternalisasi ke dalam diri individu melalui berbagai aspek dalam masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwaWacana-wacana yang ada ini disebarkan dan diinternalisasi ke dalam diri individu melalui berbagai aspek dalam masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa
OJS STEIALAMAROJS STEIALAMAR Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, studi literatur, dan analisis dokumen. Temuan penelitianMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, studi literatur, dan analisis dokumen. Temuan penelitian