USUUSU
Langgas: Jurnal Studi PembangunanLanggas: Jurnal Studi PembangunanProyek infrastruktur yang dipimpin oleh negara di Global South sering kali memicu konflik, namun peran aktor keagamaan masih kurang dipelajari secara teoretis. Penelitian ini mengkaji bagaimana Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) menavigasi penyempitan ruang sipil (shrinking civic space) dalam konflik pertambangan di Wadas, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui elite sampling dan triangulasi dokumen, penelitian ini menganalisis triad perlawanan KHM yang meliputi: pemberian saran berbasis sains, advokasi konfrontatif bagi kaum marjinal (mustadafin), dan lobi jalur dalam (inside-track). Meskipun kepentingan oligarki yang mengakar menghalangi pencabutan izin pertambangan, KHM berhasil mengganggu narasi pembangunan monolitik negara dengan membingkai ulang perlawanan melalui teologi Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam demokrasi pasca-otoriter, enviromentalisme religius menawarkan bentuk kontra-hegemoni yang tangguh, yang menyediakan perlindungan moral unik bagi perbedaan pendapat di tingkat akar rumput di saat gerakan sekuler sering kali mengalami kegagalan.
The role of the KHM as a civil society organization in the dynamics of socio-ecological conflict in Wadas, Purworejo, Indonesia, highlights the importance of civil society in political science studies.Islamic organizations in Indonesia can play two crucial roles.as civil society that actively monitors the state and as a political society with close ties to the state.The recent socio-ecological disasters have raised environmental concerns among Islamic organizations, reflected through religious fatwas and institutional formations.Muhammadiyah, an Islamic organization, has the potential to become environmentally aware through progressive initiatives, institutional and theological reform, and judicial reviews of state policies, known as constitutional jihad.The Muhammadiyah Green Cadre (KHM) emerged as a new discourse in the intersection of Islam and civil society in the struggle for socio-ecological sovereignty in Indonesia.The study uses a case study of the socio-ecological conflict in Wadas, Purworejo, to examine the role of KHM in the dynamics of socio-ecological conflict.The socio-ecological phenomenon in Indonesia cannot be separated from the grand ambitions of the ruling government, and the National Strategic Project (PSN) is expected to intensify the socio-ecological crisis throughout the archipelago.Ultimately, the Wadas case offers a critical lesson for global development studies, namely, resistance against unsustainable development becomes significantly more resilient when reframed through theological narratives.While secular movements may falter under state pressure, KHM demonstrates an alternative model of environmental activism in the Global South, one that does not solely rely on scientific data or liberal human rights discourse, but harnesses spiritual values and religious legitimacy to challenge state hegemony.This suggests that in the face of the global climate crisis, faith-based organizations are not merely support systems, but legitimate political contenders capable of redefining the boundaries of environmental governance.
Based on the findings and analysis presented in this study, several key recommendations for further research emerge. Firstly, there is a need to explore the long-term impact of religious environmentalism on grassroots dissent and its potential to sustain resistance over extended periods. This could involve longitudinal studies that track the evolution of religious environmental movements and their ability to navigate shifting political landscapes. Secondly, a comparative analysis of faith-based organizations across different religious traditions and cultural contexts would provide valuable insights into the unique strategies and challenges faced by each group. Such a study could identify commonalities and differences in their approaches to environmental advocacy and the extent to which they are able to influence public policy outcomes. Lastly, given the increasing global focus on climate change, it would be beneficial to examine the role of faith-based organizations in international climate negotiations and their potential to influence global environmental governance. By exploring these research avenues, scholars can contribute to a deeper understanding of the complex interplay between religion, environmentalism, and political power, ultimately informing more effective strategies for addressing the global climate crisis.
| File size | 384.61 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
ISTAZISTAZ Kedua, dream (impian). Ketiga, design (merancang). Keempat, define (menentukan topik). Kelima, destiny (melakukan dan mengontrol). Subjek dampingan adalahKedua, dream (impian). Ketiga, design (merancang). Keempat, define (menentukan topik). Kelima, destiny (melakukan dan mengontrol). Subjek dampingan adalah
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER Analisis data dilakukan dengan uji Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan skor kualitas hidup berdasarkan tingkat stres akademik. Sebanyak 8 respondenAnalisis data dilakukan dengan uji Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan skor kualitas hidup berdasarkan tingkat stres akademik. Sebanyak 8 responden
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Recommendations include the redistribution of carbon trading revenues, enhanced public participation, stronger enforcement mechanisms, and alignment withRecommendations include the redistribution of carbon trading revenues, enhanced public participation, stronger enforcement mechanisms, and alignment with
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER IV 12.07. 03 Palangka Raya memiliki tanggung jawab menyediakan obat yang memadai bagi pasiennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaanIV 12.07. 03 Palangka Raya memiliki tanggung jawab menyediakan obat yang memadai bagi pasiennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan
POLMEDPOLMED Kendala keterbatasan alat dapat diatasi dengan penerimaan alat Mesin Giling Tongkol Jagung menjadi Janggel Jagung yang hasilnya akan digunakan sebagaiKendala keterbatasan alat dapat diatasi dengan penerimaan alat Mesin Giling Tongkol Jagung menjadi Janggel Jagung yang hasilnya akan digunakan sebagai
POLMEDPOLMED Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendekatan ceramah untuk penyampaian konsep dasar energi surya, diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahamanMetode pelaksanaan kegiatan meliputi pendekatan ceramah untuk penyampaian konsep dasar energi surya, diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman
ISTAZISTAZ Kondisi Al-Quran di beberapa masjid di Desa Sidomulyo tampak kurang memadai, dengan alat sholat yang perlu diperbaharui dan mushaf yang rusak. ProduktivitasKondisi Al-Quran di beberapa masjid di Desa Sidomulyo tampak kurang memadai, dengan alat sholat yang perlu diperbaharui dan mushaf yang rusak. Produktivitas
USUUSU Selain itu, perkembangan kapitalisme di Amerika dapat dijelaskan dari adanya fenomena perubahan dan penyesuaian kebijakan ekonomi-politik diterapkan padaSelain itu, perkembangan kapitalisme di Amerika dapat dijelaskan dari adanya fenomena perubahan dan penyesuaian kebijakan ekonomi-politik diterapkan pada
Useful /
UIGMUIGM Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan konsep Customer Relationship Management (CRM) serta strategi up selling dan cross selling guna meningkatkanSistem dikembangkan dengan mengintegrasikan konsep Customer Relationship Management (CRM) serta strategi up selling dan cross selling guna meningkatkan
UIGMUIGM Sampel penelitian ini diambil dengan cara consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran kapasitas vital dengan spirometer.Sampel penelitian ini diambil dengan cara consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran kapasitas vital dengan spirometer.
USUUSU Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal utama: (1) terbentuknya etika lingkunganMetode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal utama: (1) terbentuknya etika lingkungan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Hal ini ditunjukkan dengan aspirasi UAJY untuk menjadi Universitas Laudato Si. Pemahaman tentang LS dan ekologi integral juga tercermin dalam rencana kebijakanHal ini ditunjukkan dengan aspirasi UAJY untuk menjadi Universitas Laudato Si. Pemahaman tentang LS dan ekologi integral juga tercermin dalam rencana kebijakan