WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER

Jurnal Farmasi SYIFAJurnal Farmasi SYIFA

Flavonoid merupakan salah satu metabolit sekunder yang banyak ditemukan pada tanaman obat dan diketahui memiliki aktivitas biologis yang penting, seperti antioksidan dan antiinflamasi. Tanaman pepaya (Carica papaya L.) telah banyak diteliti pada bagian daun dan buahnya, namun informasi mengenai kandungan flavonoid pada bagian batang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar total flavonoid dalam ekstrak batang pepaya menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan kuersetin sebagai standar kuantitatif. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa ekstrak batang pepaya memberikan respon positif terhadap flavonoid. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kadar flavonoid total dalam ekstrak batang pepaya adalah 6,03333±0,0002 mgQE/g ekstrak atau 0,6033±0,0002 % b/b. Analisis kuantitatif dapat ditentukan secara akurat menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dan dinyatakan sebagai ekuivalen kuersetin. Hasil ini mengindikasikan bahwa batang pepaya berpotensi sebagai sumber flavonoid dan metode spektrofotometri UV-Vis merupakan metode yang sederhana, cepat, dan efektif untuk penetapan flavonoid total pada bahan alam.

Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dan menentukan kadar flavonoid total dalam ekstrak batang pepaya (Carica papaya L.) dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dan kuersetin sebagai standar kuantitatif.Ekstrak batang pepaya positif mengandung flavonoid, dan metode spektrofotometri UV-Vis terbukti dapat mengukur kadar flavonoid secara efektif dan reproduktif.Hal ini menunjukkan bahwa batang pepaya merupakan sumber flavonoid yang potensial dan layak untuk dieksplorasi lebih lanjut dalam penelitian bioaktif maupun standardisasi fitofarmaka.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jenis flavonoid spesifik apa saja yang terkandung dalam batang pepaya, karena penelitian ini baru mengukur total flavonoid tanpa mengetahui komposisi spesifiknya. Kedua, perlu dikaji potensi aktivitas biologis ekstrak batang pepaya, seperti uji antioksidan, antiinflamasi, atau aktivitas antikanker secara in vitro maupun in vivo, agar nilai farmakologisnya dapat diketahui secara lebih nyata. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi perbandingan kadar flavonoid pada batang pepaya dari berbagai usia tanaman, lokasi tumbuh, dan metode ekstraksi untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi akumulasi flavonoid, sehingga dapat dioptimalkan pemanfaatannya sebagai bahan baku alami yang berkelanjutan.

  1. Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Batang Pepaya (Carica papaya L) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis... doi.org/10.63004/jfs.v4i1.1003Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Batang Pepaya Carica papaya L Dengan Metode Spektrofotometri Uv Vis doi 10 63004 jfs v4i1 1003
  2. PENETAPAN KADAR FLAVONOID PADA BATANG PEPAYA (Carica papaya L.) DENGAN METODE SPEKTROMETRI UV –... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/farmasi/article/view/6734PENETAPAN KADAR FLAVONOID PADA BATANG PEPAYA Carica papaya L DENGAN METODE SPEKTROMETRI UV Ae ejurnalmalahayati ac index php farmasi article view 6734
Read online
File size418.2 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test