STTSAPPISTTSAPPI
http://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexhttp://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Penelitian ini menggunakan metode pustaka dan menganalisis dimensi soteriologi Matius. Penelitian ini menemukan bahwa dimensi soteriologi Matius dengan tegas menghubungkan konsep keselamatan dengan tindakan dan ketaatan orang percaya, yang harus menjadi satu kesatuan dalam pribadi orang percaya. Ibarat pohon yang tidak berbuah maka akan ditebang. Dimensi soteriologi Imperatif Matius adalah tuntutan yang kuat untuk menaati perintah-perintah Allah, yang ditetapkan dalam konteks struktur yang mendasari kasih karunia dan kerangka perjanjian baru Allah mengenai keselamatan dan pengampunan di dalam Yesus. Melaksanakan “Kehendak Tuhan bagi umat Kristiani dalam arti tertentu mempunyai arti “poieo: berbuat, menaati hukum secara menyeluruh. Kata “poieō ini selalu ditekankan dalam Injil Matius sebagai motivasi yang mendorong orang percaya untuk hidup taat kepada Tuhan.
Injil Matius menekankan hubungan antara anugerah dan ketaatan, di mana ketaatan merupakan respons terhadap anugerah penebusan Kristus.Ketaatan pada perintah Tuhan menjadi bagian penting dalam keselamatan yang ditawarkan oleh Matius.Penelitian ini menemukan bahwa dimensi soteriologi Matius menekankan tuntutan untuk menaati perintah Allah dalam konteks kasih karunia dan perjanjian baru.Dengan demikian, keselamatan tidak hanya merupakan pemberian, tetapi juga membutuhkan respons aktif berupa ketaatan dan perbuatan baik.
Berdasarkan analisis terhadap Injil Matius, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai bagaimana konsep poieō (berbuat, melakukan) dalam Injil Matius dapat diimplementasikan dalam konteks kehidupan Kristen modern. Penelitian ini dapat mengkaji berbagai bentuk tindakan nyata yang mencerminkan ketaatan kepada perintah Allah, serta dampaknya terhadap pertumbuhan spiritual dan pelayanan di gereja. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan pandangan soteriologi imperatif dalam Injil Matius dengan pandangan soteriologi Paulus, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan, serta implikasinya terhadap pemahaman teologis yang komprehensif tentang keselamatan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada studi kasus tentang bagaimana komunitas Kristen pada masa kini menerapkan prinsip-prinsip soteriologi imperatif dalam menghadapi tantangan sosial dan moral, serta bagaimana hal ini dapat memperkuat identitas dan misi mereka sebagai pengikut Kristus. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang relevansi soteriologi imperatif dalam konteks kehidupan Kristen kontemporer.
| File size | 367.43 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
STTSAPPISTTSAPPI Sehingga Gereja sebagai persekutuan orang beriman (koinonia) dengan penuh kegembiraan mewartakan kasih dan kebenaran. Sederhananya fungsi-fungsi GerejaSehingga Gereja sebagai persekutuan orang beriman (koinonia) dengan penuh kegembiraan mewartakan kasih dan kebenaran. Sederhananya fungsi-fungsi Gereja
BUMIGORABUMIGORA This research aims to develop and evaluate a responsive web-based e-learning application for learning the Samawa (Sumbawa) regional language, in responseThis research aims to develop and evaluate a responsive web-based e-learning application for learning the Samawa (Sumbawa) regional language, in response
STTKBSTTKB Pendekatan ini menegaskan bahwa pembentukan jemaat tidak hanya berlandaskan doktrin, melainkan juga keteladanan hidup yang nyata. Selain itu, strategiPendekatan ini menegaskan bahwa pembentukan jemaat tidak hanya berlandaskan doktrin, melainkan juga keteladanan hidup yang nyata. Selain itu, strategi
STTSAPPISTTSAPPI Perambaan hutan di Indonesia merupakan masalah serius yang berdampak pada keseimbangan ekosistem dan kehidupan manusia. Gereja memiliki peran penting dalamPerambaan hutan di Indonesia merupakan masalah serius yang berdampak pada keseimbangan ekosistem dan kehidupan manusia. Gereja memiliki peran penting dalam
UNDIPUNDIP The results of the study revealed that both domestic and foreign tourist groups judged influencers by their attractiveness to create a feeling of trustThe results of the study revealed that both domestic and foreign tourist groups judged influencers by their attractiveness to create a feeling of trust
UNDIPUNDIP In addition, the results of the correlation relationship between the three variables were obtained. Variable artificial intelligence (AI) and personalizedIn addition, the results of the correlation relationship between the three variables were obtained. Variable artificial intelligence (AI) and personalized
STTSAPPISTTSAPPI 22-25 mengatur hukum kompensasi mata ganti mata dan gigi ganti gigi sebagai bentuk hukum pembalasan yang diterapkan pada zaman dahulu, yang masih relevan22-25 mengatur hukum kompensasi mata ganti mata dan gigi ganti gigi sebagai bentuk hukum pembalasan yang diterapkan pada zaman dahulu, yang masih relevan
UKRIMUKRIM Keempat, Yesus mengutus murid-murid untuk memuridkan orang lain (10:5-10). Kelima, gerakan pemuridan Yesus, (28:18-20). Prinsip pemuridan Yesus menurutKeempat, Yesus mengutus murid-murid untuk memuridkan orang lain (10:5-10). Kelima, gerakan pemuridan Yesus, (28:18-20). Prinsip pemuridan Yesus menurut
Useful /
UNIVAUNIVA Guru mampu mengeksplorasi fitur kuis, permainan, hingga format cetak (PDF) untuk mengatasi kendala jaringan. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memperkecilGuru mampu mengeksplorasi fitur kuis, permainan, hingga format cetak (PDF) untuk mengatasi kendala jaringan. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memperkecil
AMNUS BJMAMNUS BJM Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik draft survey adalah media efektif untuk membentuk profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapiPenelitian ini menyimpulkan bahwa praktik draft survey adalah media efektif untuk membentuk profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi
STTSAPPISTTSAPPI Hal ini menyebabkan tidak adanya keseragaman dalam penggunaan istilah Penatua. Penelitian ini bertujuan mengkaji fungsi kepenatuaan berdasarkan 1 TimotiusHal ini menyebabkan tidak adanya keseragaman dalam penggunaan istilah Penatua. Penelitian ini bertujuan mengkaji fungsi kepenatuaan berdasarkan 1 Timotius
UNIVAUNIVA Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang sebagian besar adalah Guru. Data yang digunakan berupa data hasil nilai mata pelajaran IPA dan IPSKegiatan pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang sebagian besar adalah Guru. Data yang digunakan berupa data hasil nilai mata pelajaran IPA dan IPS