RIAURIAU

IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan InovasiIPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui penerapan program bimbingan karir pada peserta didik sehubungan dengan kompetensi dalam memasuki dunia kerja.; (2) menganalisis kontribusi program bimbingan karir di SMK guna pengembangan diri peserta didik dalam pencapaian karir secara tepat. Penelitian ini adalah penelitian ex post facto karena berhadapan dengan faktor-faktor yang sudah terjadi dan tidak perlu membahas variabel yang diteliti. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif yaitu Desain Cross Sectional, sedangkan metode kualitatif menggunakan teknik wawancara dan pengamatan menyeluruh. Hasil penelitian menerangkan bahwa Bimbingan Karir mempunyai korelasi atau kontribusi terhadap minat dan kesiapan peserta didik memasuki dunia kerja. Peserta didik yang memiliki minat dan kesiapan kerja serta merasakan manfaat Bimbingan Karir didominasi perempuan. Rekomendasi penelitian yaitu: (1) Diperlukan kesesuaian kurikulum, dan kehadiran pendidik atau instruktur dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI); (2) Perlu ditambah waktu magang guru serta pemagangan/praktek kerja lapangan bagi siswa di DUDI; (3) Perlu lebih dioptimalkan Bimbingan Karir dengan pengembangan modul Bimbingan Karir yang sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan DUDI.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bimbingan Karir memiliki korelasi atau kontribusi terhadap minat dan kesiapan siswa memasuki dunia kerja, dengan siswa perempuan lebih mendominasi dalam merasakan manfaat bimbingan karir.Penelitian ini merekomendasikan perlunya kesesuaian kurikulum, peningkatan waktu magang guru dan siswa di DUDI, serta optimalisasi Bimbingan Karir melalui pengembangan modul yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri.Dengan demikian, diharapkan lulusan SMK dapat lebih siap dan kompeten dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode bimbingan karir, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan peer mentoring, dalam meningkatkan minat dan kesiapan siswa terhadap dunia kerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bimbingan karir yang terintegrasi dengan kurikulum sekolah dan kebutuhan industri lokal, sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dan mudah diserap oleh pasar kerja. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran orang tua dan masyarakat dalam mendukung bimbingan karir siswa, serta bagaimana meningkatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan industri untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan karir siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing.

Read online
File size295.07 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test