PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA

Darma CendekiaDarma Cendekia

Brand personality merupakan salah satu alat komunikasi dan media promosi brand yang efektif dan dapat memunculkan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, brand personality perlu “dirancang, salah satunya dapat melalui logo brand. Logo brand, khususnya elemen warna logo, dapat dimanfaatkan untuk memunculkan brand personality tertentu yang dapat menarik konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk melihat lebih dalam pengaruh warna pada logo terhadap pembentukan brand personality. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa warna kuning dapat memengaruhi pembentukan brand personality excitement dan sincerity. Warna putih dapat memengaruhi pembentukan brand personality peacefulness dan sophistication. Sedangkan pembentukkan brand personality competence dipengaruhi oleh beberapa warna, yaitu biru, hitam, merah, dan putih. Warna hijau tidak memengaruhi brand personality apapun. Warna-warna tersebut diasosiasikan dengan beberapa karakteristik tertentu, yang juga merupakan karakteristik dari dimensi brand personality tertentu. Melihat pengaruh warna terhadap brand personality, perusahaan ataupun desainer logo dapat mempertimbangkan penggunaan yang tepat dalam menciptakan logo brand yang sesuai dengan brand personality.

Warna dapat memengaruhi pembentukan brand personality yang berbeda juga.Dari keenam warna yang diujikan pada penelitian ini lima diantaranya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dimensi brand personality tertentu, kecuali warna hijau.Satu dimensi brand personality tidak hanya dipengaruhi oleh satu warna, tetapi bisa juga dipengaruhi oleh beberapa warna.Pada penelitian ini ditemukan bahwa dimensi excitement dan sincerity dipengaruhi oleh warna kuning.Dimensi competence dipengaruhi warna biru, putih, hitam, dan merah.Dimensi peacefulness dan sophistication hanya dipengaruhi warna putih.

Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi secara mendalam mengenai proses asosiasi warna dengan brand personality, termasuk mekanisme kognitif yang terlibat. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara mendalam atau focus group discussion, untuk menggali alasan di balik preferensi warna dan bagaimana warna memengaruhi persepsi konsumen terhadap brand. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang budaya dan demografi untuk mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan signifikan dalam asosiasi warna dan brand personality lintas budaya. Hal ini penting untuk memahami bagaimana brand dapat beradaptasi dengan preferensi konsumen yang beragam. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh kombinasi warna pada logo terhadap pembentukan brand personality, karena dalam praktiknya logo jarang menggunakan satu warna saja. Dengan memahami bagaimana kombinasi warna yang berbeda dapat memengaruhi persepsi konsumen, desainer logo dapat menciptakan logo yang lebih efektif dalam mengkomunikasikan brand personality yang diinginkan.

  1. Strategi Memenangkan Pitching Pada Social Media Marketing | TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan... e-journal.nalanda.ac.id/index.php/TUTURAN/article/view/678Strategi Memenangkan Pitching Pada Social Media Marketing TUTURAN Jurnal Ilmu Komunikasi Sosial dan e journal nalanda ac index php TUTURAN article view 678
  2. Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Media Pengenalan Bidang Keilmuan Desain | Noviadji | Jurnal Desain.... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Jurnal_Desain/article/view/7930Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Media Pengenalan Bidang Keilmuan Desain Noviadji Jurnal Desain journal lppmunindra ac index php Jurnal Desain article view 7930
Read online
File size743.89 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test