UPN VeteranUPN Veteran

Journal of Economics Development IssuesJournal of Economics Development Issues

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang Rebound Effect (RE) dalam konteks circular economy (CE). Penelitian ini menggunakan narrative literature review untuk meninjau dan menganalisis literatur ilmiah yang relevan dengan topik CER. Banyak pendekatan dalam CE masih didominasi oleh sudut pandang teknik, yaitu melihat dunia sebagai sistem aliran material linier yang dapat diubah menjadi sirkular tanpa memperhitungkan kompleksitas pasar dan ekonomi. Atas kritik dan pemikiran tentang risiko pendekatan CE, muncul fenomena yang disebut Circular Economy Rebound (CER). CER terjadi ketika aktivitas circular meskipun memiliki dampak per unit yang lebih rendah justru memicu peningkatan total produksi dan konsumsi, yang pada akhirnya mengurangi atau bahkan menghilangkan manfaat lingkungan yang diharapkan. Berdasarkan pemetaan RE yang potensial terjadi pada CE, ditemukan sembilan penyebab, sementara untuk dimensi implementasi CE ditemukan 5 dimensi yang menyebabkan RE baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode untuk pengukuran RE pada CE menunjukkan bahwa RE dapat diukur pada tingkat agregasi mikro, meso, makro, dan global dengan teknik ekonometrika dan analisis Input-Output.

Kajian ini menyoroti pentingnya lensa ekonomi ekologi dalam memahami Rebound Effect (RE) pada circular economy (CE), yang selama ini menjadi celah teoritis dalam studi-studi sebelumnya.Metode Life Cycle Assessment (LCA) dan analisis Input-Output (I-O) paling banyak digunakan, sedangkan pendekatan ekonometrika masih terbatas.Indikator seperti rebound elasticity dan net resource savings diusulkan sebagai arah penelitian lanjutan untuk memperkaya pemahaman tentang RE dalam konteks CE.

Pertama, perlu dilakukan penelitian yang menggabungkan pendekatan ekonometrika dengan data primer dari perusahaan dan rumah tangga untuk mengukur sejauh mana efek rebound terjadi di tingkat mikro dalam konteks negara berkembang, mengingat mayoritas studi saat ini masih mengandalkan simulasi dan data sekunder. Kedua, diperlukan kajian longitudinal untuk meneliti dinamika jangka panjang efek rebound, termasuk bagaimana efek ini berkembang seiring waktu akibat perubahan kebijakan, teknologi, dan perilaku konsumen, karena hampir tidak ada penelitian yang menggunakan pendekatan temporal sistematis. Ketiga, perlu dikembangkan kerangka analisis multilevel yang menghubungkan dampak rebound dari tingkat individu hingga ke tingkat makroekonomi dan global, agar dapat dipahami bagaimana respons perilaku konsumen atau perubahan teknologi di tingkat mikro dapat memicu efek sistemik yang lebih luas, yang selama ini belum dianalisis secara menyeluruh dalam literatur yang ada.

  1. Do Methodological Choices in Environmental Modeling Bias Rebound Effects? A Case Study on Electric Cars... doi.org/10.1021/acs.est.6b01871Do Methodological Choices in Environmental Modeling Bias Rebound Effects A Case Study on Electric Cars doi 10 1021 acs est 6b01871
Read online
File size303.74 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test