UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA
PROSIDING SAFANAPROSIDING SAFANAPemanfaatan pewarna alami dalam sediaan minuman herbal semakin diminati karena dinilai lebih aman dan menyehatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan variasi konsentrasi Caesalpinia sappan terhadap karakteristik fisik dan kimia teh celup Z.officinale var. rubrum. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap satu faktor, dengan tiga variasi konsentrasi yakni 5%, 10% dan 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan secang meningkatkan intensitas warna merah pada seduhan teh tanpa mengganggu aroma khas jahe. Nilai pH cenderung sedikit menurun seiring bertambahnya konsentrasi C.sappan, namun tetap dalam kisaran aman. Uji fitokimia menunjukkan semua sediaan positif mengandung senyawa aktif alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Secara organoleptik, F2 dengan konsentrasi secang 10% paling disukai dari segi warna dan rasa. Semakin tinggi konsentrasi C.sappan maka warna sediaan akan semakin gelap.
Semakin tinggi konsentrasi secang maka warna sediaan teh celup semakin gelap.sappan terbukti mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin serta memenuhi persyaratan hasil evaluasi sediaan yang baik.Formula yang paling digemari panelis adalah F2 15%.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada optimasi formulasi teh celup dengan variasi konsentrasi secang yang berbeda untuk mendapatkan profil rasa dan aroma yang lebih disukai konsumen. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) untuk menentukan kombinasi konsentrasi secang dan jahe merah yang optimal. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji aktivitas antioksidan dan manfaat kesehatan lainnya dari teh celup jahe merah dengan tambahan secang secara in vivo. Penelitian ini dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat mengenai potensi manfaat kesehatan dari produk tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan ekstrak secang yang telah dimodifikasi atau dienkapsulasi untuk meningkatkan stabilitas dan bioavailabilitas senyawa aktifnya dalam teh celup. Modifikasi ekstrak dapat dilakukan dengan teknik seperti mikroenkapsulasi atau nanoenkapsulasi untuk melindungi senyawa aktif dari degradasi dan meningkatkan penyerapan dalam tubuh.
| File size | 422.95 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan bayi dengan kadar glukosa ibu saat persalinan pada pasien poli obgyn Rumah SakitPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan bayi dengan kadar glukosa ibu saat persalinan pada pasien poli obgyn Rumah Sakit
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Seiring dengan perkembangan penyakit dan penurunan fungsi organ tubuh, sebagian lansia dengan hipertensi kronis dapat masuk dalam kategori pasien yangSeiring dengan perkembangan penyakit dan penurunan fungsi organ tubuh, sebagian lansia dengan hipertensi kronis dapat masuk dalam kategori pasien yang
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM Terdapat 3 faktor resiko terjadinya ISPA yaitu faktor lingkungan, faktor individu anak dan faktor perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkanTerdapat 3 faktor resiko terjadinya ISPA yaitu faktor lingkungan, faktor individu anak dan faktor perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan
UNIDAUNIDA Es krim dengan penambahan ekstrak bawang dayak telah dievaluasi untuk karakteristik fisikokimia dan sensorinya, dengan tujuan mempertahankan kandunganEs krim dengan penambahan ekstrak bawang dayak telah dievaluasi untuk karakteristik fisikokimia dan sensorinya, dengan tujuan mempertahankan kandungan
UNIDAUNIDA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan minyak atsiri jahe merah terhadap sifat fisikokimia dan kontaminasi mikroba pada sediaanTujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan minyak atsiri jahe merah terhadap sifat fisikokimia dan kontaminasi mikroba pada sediaan
UNIBAUNIBA Laporan Kasus: Seorang pria berusia 35 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RSUD Dr. Zainoel Abidin di Banda Aceh dengan keluhan luka tusuk kayu pada sisiLaporan Kasus: Seorang pria berusia 35 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RSUD Dr. Zainoel Abidin di Banda Aceh dengan keluhan luka tusuk kayu pada sisi
UNIBAUNIBA Banyak faktor risiko berbeda yang diklaim menjadi penyebab perkembangan striae distensae, salah satunya adalah riwayat keluarga dan indeks masa tubuh (IMT).Banyak faktor risiko berbeda yang diklaim menjadi penyebab perkembangan striae distensae, salah satunya adalah riwayat keluarga dan indeks masa tubuh (IMT).
UNIBAUNIBA Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental menggunakan rancangan secara acak dengan tes dan kelompok kontrol (The Randomized Posttest OnlyMetode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental menggunakan rancangan secara acak dengan tes dan kelompok kontrol (The Randomized Posttest Only
Useful /
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Analisis kimia meliputi pengukuran pH dan penetapan total asam melalui titrasi. Pengujian antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dan diukur sebagaiAnalisis kimia meliputi pengukuran pH dan penetapan total asam melalui titrasi. Pengujian antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dan diukur sebagai
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Bagian dari tanaman sirih yang sering dimanfaatkan sebagai alternatif obat adalah bagian daunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunderBagian dari tanaman sirih yang sering dimanfaatkan sebagai alternatif obat adalah bagian daunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder
STIKKENDALSTIKKENDAL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, santri, dan pengelola madrasah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, santri, dan pengelola madrasah.
UBUB mL-1 pada 48 jam dan pengikatan nitrogen sebesar 2,52 μg. Isolat P1 diidentifikasi sebagai Stenotrophomonas rhizophila dengan kesamaan (99,91%). IsolatmL-1 pada 48 jam dan pengikatan nitrogen sebesar 2,52 μg. Isolat P1 diidentifikasi sebagai Stenotrophomonas rhizophila dengan kesamaan (99,91%). Isolat