UTUUTU

J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health)J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health)

Sanitasi Rumah Dasar adalah upaya untuk membuat rumah dan lingkungannya menjadi sehat. Rumah dengan sanitasi yang buruk akan memudahkan penyebaran penyakit menular, terutama penyakit saluran pernapasan dan pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek Pengetahuan Ibu tentang Pentingnya Sanitasi Rumah Tangga Dasar terhadap praktik sanitasi. Metode penelitian adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan memperoleh 57 sampel, yaitu ibu rumah tangga. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam dengan mengunjungi rumah warga. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pengelolaan sampah secara signifikan mempengaruhi praktik sanitasi ibu. Sementara hasil kualitatif menggunakan NVIVO menunjukkan bahwa masyarakat Desa Babul Makmur memiliki kebiasaan mengelola sampah dengan mengumpulkan sampah di tempat sampah terbuka. Beberapa responden langsung membakar sampah yang dikumpulkan di halaman mereka. Beberapa membuang sampah langsung ke tanah kosong dan membakarnya jika sampah menumpuk dalam jumlah besar. Semua air limbah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga dan mandi umum dibuang melalui selokan, yang mengarah ke badan air di sekitarnya. Kami menyimpulkan bahwa ada kebutuhan akan sosialisasi total sanitasi berbasis masyarakat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan praktik kebersihan dan sanitasi pribadi ibu dapat berkontribusi secara signifikan terhadap praktik sanitasi ibu.Oleh karena itu, sosialisasi di antara ibu di Kabupaten Simeulue tentang sanitasi total berbasis masyarakat diperlukan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan sosialisasi sanitasi total berbasis masyarakat di Kabupaten Simeulue. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi praktik sanitasi ibu, seperti pendidikan dan akses terhadap informasi. Penelitian kualitatif mendalam juga dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman ibu dalam menerapkan praktik sanitasi yang baik. Dengan demikian, intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan kebersihan lingkungan di daerah tersebut.

Read online
File size197.35 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test