UMDUMD
Jurnal Ilmiah Raad KerthaJurnal Ilmiah Raad KerthaResi gudang merupakan klasifikasi jaminan kebendaan atas benda bergerak. Melalui skema pembiayaan sistem resi gudang, risiko bank sebagai kreditor akan termitigasi dengan hak jaminan resi gudang yang memberikan hak utama bagi kreditor pemegangnya. Akan tetapi, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2016 tentang Lembaga Pelaksana Penjaminan Sistem Resi Gudang sejatinya belum mengatur secara eksplisit mengenai perlindungan terhadap kreditor apabila debitur cidera janji/wanprestasi dan objek jaminannya musnah sehingga hal tersebut berakibat dengan adanya ketidakpastian hukum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah dan menganalisis mengenai kedudukan kreditor pemegang hak jaminan atas resi gudang yang objek hak jaminannya musnah dan bentuk perlindungan hukum bagi kreditor yang dirugikan akibat debitur wanprestasi dan musnahnya objek hak jaminan resi gudang. Hasil penelitian ini menunjukkan kedudukan kreditor pemegang hak jaminan resi gudang setelah musnahnya objek jaminan tidak lagi sebagai kreditor preferen (istimewa), melainkan berubah menjadi kreditor konkuren yang tidak lagi memiliki hak istimewa untuk didahulukan terhadap pelunasan utangnya walaupun terhadap hak piutangnya dalam perjanjian pokoknya sebagai kreditor sama sekali tidak menghapuskan kewajiban debitur. Bentuk perlindungan hukum terhadap kreditor sebagai pemegang hak jaminan resi gudang diatur dalam Pasal 27 ayat (2) UU Sistem Resi Gudang dan Pasal 40 huruf k Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang, yaitu mewajibkan pengelola gudang untuk mengasuransikan barang objek jaminan yang disimpan serta mewajibkan kepada pengelola gudang untuk membayar ganti rugi kepada si pemegang resi apabila terjadi kehilangan dan/atau kerugian terhadap barang oleh karena kelalaian.
Berdasarkan pemaparan tersebut dapat disimpulkan yaitu sebagai berikut.(1) Kedudukan kreditor pemegang hak jaminan atas resi gudang yang objek hak jaminannya musnah adalah objek jaminan tidak lagi berkedudukan sebagai kreditor preferen (istimewa), melainkan berubah statusnya turun menjadi kreditor konkuren yang tidak lagi memiliki hak istimewa untuk didahulukan terhadap pelunasan utangnya dikarenakan objek hak resi gudang musnah, walaupun terhadap hak piutangnya dalam perjanjian pokoknya sebagai kreditor sama sekali tidak menghapuskan kewajiban debitur.(2) Bentuk perlindungan hukum bagi kreditor yang dirugikan akibat debitur wanprestasi dan musnahnya objek jaminan resi gudang yaitu perlindungan terhadap kreditor sebagai pemegang hak jaminan resi gudang telah diatur sebagaimana ketentuan Pasal 27 ayat (2) UU Sistem Resi Gudang dan Pasal 40 huruf k Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang, yang ini mewajibkan kepada pengelola gudang untuk mengasuransikan barang objek jaminan yang disimpan digudang serta mewajibkan kepada pengelola gudang untuk membayar ganti rugi kepada si pemegang resi apabila terjadi kehilangan dan/atau kerugian terhadap barang oleh karena kelalaian.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai perlindungan hukum bagi kreditor dalam kasus musnahnya objek jaminan resi gudang, khususnya terkait dengan mekanisme klaim asuransi dan tanggung jawab pengelola gudang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model sistem resi gudang yang lebih adaptif terhadap risiko musnahnya objek jaminan, misalnya dengan penerapan teknologi pelacakan dan pemantauan barang secara real-time. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas lembaga penjaminan dalam melindungi hak-hak kreditor resi gudang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja lembaga tersebut. Dengan demikian, sistem resi gudang dapat menjadi instrumen pembiayaan yang lebih aman dan terpercaya bagi pelaku usaha, sekaligus berkontribusi pada stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi penyusunan kebijakan hukum yang lebih komprehensif dan melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat dalam sistem resi gudang, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
| File size | 195.21 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
BSIBSI Selain itu, sistem ini diharapkan mampu memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan dan mendapatkan tanggapan yang cepat sertaSelain itu, sistem ini diharapkan mampu memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan dan mendapatkan tanggapan yang cepat serta
UWKSUWKS Selain itu, pengelolaan risiko dalam rantai pasok agroindustri, seperti pada industri susu, dilakukan dengan menggunakan pendekatan berbasis logika fuzzySelain itu, pengelolaan risiko dalam rantai pasok agroindustri, seperti pada industri susu, dilakukan dengan menggunakan pendekatan berbasis logika fuzzy
SARI MUTIARASARI MUTIARA Strategi yang dilakukan yaitu dengan evaluasi dan analisis, penetuan tujuan dan rencana, penerapan system akuntansi yang tepat, pelatihan dan peningkatanStrategi yang dilakukan yaitu dengan evaluasi dan analisis, penetuan tujuan dan rencana, penerapan system akuntansi yang tepat, pelatihan dan peningkatan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai *hate speech* yang ditinjau dari Undang-Undang No. 11 Tahun 2008Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai *hate speech* yang ditinjau dari Undang-Undang No. 11 Tahun 2008
SARI MUTIARASARI MUTIARA Sosialisasi ini sangat penting dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengguna dan teknisi dalam pemeliharaan peralatan, memperpanjangSosialisasi ini sangat penting dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengguna dan teknisi dalam pemeliharaan peralatan, memperpanjang
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil menyelesaikan sosialisasi mengenai pertanggungjawaban hukum pidana bagi pria transgender sebagai pelaku pelanggaranKegiatan pengabdian masyarakat berhasil menyelesaikan sosialisasi mengenai pertanggungjawaban hukum pidana bagi pria transgender sebagai pelaku pelanggaran
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH 0 membawa kemudahan dan efisiensi dalam transaksi keuangan, terutama melalui layanan seperti internet banking dan mobile banking. Namun, perubahan ini0 membawa kemudahan dan efisiensi dalam transaksi keuangan, terutama melalui layanan seperti internet banking dan mobile banking. Namun, perubahan ini
UMUSLIMUMUSLIM Individu tersebut memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tugas dan kewajiban yang telah ditetapkan oleh aturan dan kebijakan yang berlaku di tempatIndividu tersebut memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tugas dan kewajiban yang telah ditetapkan oleh aturan dan kebijakan yang berlaku di tempat
Useful /
BSIBSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster ideal adalah 7, dengan nilai Davies‑Bouldin Index (DBI) 0,467. Setiap klaster menunjukkan tingkat pendidikanHasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster ideal adalah 7, dengan nilai Davies‑Bouldin Index (DBI) 0,467. Setiap klaster menunjukkan tingkat pendidikan
SARI MUTIARASARI MUTIARA ) memiliki pigmen betasianin yang menghasilkan warna merah dan sering digunakan sebagai pewarna alami makanan. Beberapa bahan pewarna makanan alami dapat) memiliki pigmen betasianin yang menghasilkan warna merah dan sering digunakan sebagai pewarna alami makanan. Beberapa bahan pewarna makanan alami dapat
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tujuannya adalah memaksimalkan pemahaman dan pemanfaatan layanan e-resources Perpustakaan Nasional untuk penelitian, tugas perkuliahan, dan peningkatanTujuannya adalah memaksimalkan pemahaman dan pemanfaatan layanan e-resources Perpustakaan Nasional untuk penelitian, tugas perkuliahan, dan peningkatan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Metode kegiatan berupa penyuluhan dengan ceramah interaktif. Hasil kegiatan dihadiri oleh 18 peserta, dimana 50% diantaranya tidak mengikuti program KB.Metode kegiatan berupa penyuluhan dengan ceramah interaktif. Hasil kegiatan dihadiri oleh 18 peserta, dimana 50% diantaranya tidak mengikuti program KB.