UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianPenelitian ini mengevaluasi efektivitas media pertumbuhan berbasis limbah buah kelapa sawit (EFB) yang diinokulasi dengan Trichoderma spp. dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit dan menekan pertumbuhan Ganoderma boninense. Desain blok acak diterapkan dengan lima perlakuan: empat dosis Trichoderma spp. (2 g, 4 g, 6 g, 8 g) dan satu kontrol tanpa perlakuan, masing-masing diulang delapan kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, gejala serangan Ganoderma, dan intensitas penyakit. Hasil menunjukkan bahwa pada bulan pertama dan kedua, tidak terdeteksi gejala Ganoderma, sesuai dengan periode laten patogen yang panjang. Pada bulan ketiga, gejala awal muncul, seperti klorosis pada daun tua dan nekrosis pada ujung daun, meskipun tidak teramati miselium atau nekrosis pada akar. Analisis pertumbuhan vegetatif menunjukkan variasi antar perlakuan. Perlakuan Trichoderma 4 g dan 6 g tanaman yang dihasilkan memiliki batang tertinggi, sementara perlakuan 8 g menghasilkan jumlah daun terbanyak. Diameter batang tetap relatif seragam di antara perlakuan dan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Analisis ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan di antara perlakuan tidak signifikan secara statistik pada tingkat 5%, meskipun terdapat tren peningkatan pertumbuhan vegetatif pada tanaman yang diperlakukan dengan Trichoderma. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi PKEB dengan Trichoderma spp. berpotensi sebagai media organik dan agen biokontrol ramah lingkungan terhadap G. boninense. Namun, efektivitasnya tidak dapat diverifikasi secara statistik dalam periode pengamatan tiga bulan. Studi jangka panjang dengan lebih banyak replikasi dan penilaian fisiologis atau molekuler direkomendasikan untuk mengonfirmasi efektivitas dan mendukung penerapan di lapangan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang diperkaya dengan Trichoderma spp.berpotensi mendukung pertumbuhan bibit kelapa sawit sekaligus membantu menekan serangan Ganoderma boninense.Selama tiga bulan pengamatan, gejala serangan belum tampak jelas, meskipun pada bulan ketiga mulai terlihat tanda awal seperti klorosis dan nekrosis daun.Pertumbuhan vegetatif bibit sawit menunjukkan variasi antar perlakuan.Dosis Trichoderma 4 g dan 6 g cenderung menghasilkan tinggi bibit lebih baik, sedangkan dosis 8 g memberikan jumlah daun terbanyak.Diameter batang relatif sama pada semua perlakuan.Secara keseluruhan, kombinasi TKKS dan Trichoderma dapat menjadi media organik yang ramah lingkungan dan berpotensi sebagai agen biokontrol terhadap Ganoderma.Namun, efektivitasnya belum dapat dipastikan dalam waktu pengamatan yang singkat, sehingga penelitian lanjutan dengan periode lebih panjang dan metode lebih mendalam masih diperlukan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang interaksi antara limbah kelapa sawit, Trichoderma spp., dan Ganoderma boninense. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan durasi pengamatan yang lebih panjang, minimal satu tahun, untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang kombinasi media TKKS dan Trichoderma dalam menekan serangan Ganoderma boninense. Hal ini penting karena periode laten patogen cukup panjang, dan gejala serangan mungkin baru muncul setelah beberapa waktu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi dan karakterisasi metabolit sekunder yang dihasilkan oleh Trichoderma spp. dalam media TKKS, serta mekanisme kerjanya dalam menghambat pertumbuhan Ganoderma boninense. Pemahaman ini dapat membantu mengoptimalkan formulasi media dan meningkatkan efektivitas biokontrol. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji pengaruh kombinasi media TKKS dan Trichoderma spp. terhadap respons imunologis bibit kelapa sawit terhadap serangan Ganoderma boninense. Dengan demikian, dapat diketahui apakah kombinasi tersebut tidak hanya menekan pertumbuhan patogen, tetapi juga meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh informasi yang lebih komprehensif tentang potensi media TKKS dan Trichoderma spp. sebagai solusi berkelanjutan untuk mengendalikan penyakit busuk pangkal batang pada kelapa sawit.
| File size | 374.15 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA Selanjutnya dikeringkan di lemari pengering dengan variasi suhu 50°C, 90°C dan 110°C dengan waktu berturut-turut (110, 130, dan 150 menit) kemudianSelanjutnya dikeringkan di lemari pengering dengan variasi suhu 50°C, 90°C dan 110°C dengan waktu berturut-turut (110, 130, dan 150 menit) kemudian
IRIBBIRIBB Efektivitas Ganor dalam menyehatkan tanaman kelapa sawit terserang Ganoderma ini terindikasi juga dari perkembangan organ reproduktifnya. Sex ratio meningkatEfektivitas Ganor dalam menyehatkan tanaman kelapa sawit terserang Ganoderma ini terindikasi juga dari perkembangan organ reproduktifnya. Sex ratio meningkat
POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR Alat yang dibangun dapat bekerja dengan maksimal pada radius 15 m dari titik api. Sistem ini menggunakan modul ESP32, sensor MQ4, dan sensor DHT11 untukAlat yang dibangun dapat bekerja dengan maksimal pada radius 15 m dari titik api. Sistem ini menggunakan modul ESP32, sensor MQ4, dan sensor DHT11 untuk
STTMIGASSTTMIGAS Data yang digunakan diperoleh dari GHGSat, Sentinel-5P TROPOMI, PRISMA, EnMAP, dan EMIT, yang menyediakan informasi spasial dan temporal mengenai distribusiData yang digunakan diperoleh dari GHGSat, Sentinel-5P TROPOMI, PRISMA, EnMAP, dan EMIT, yang menyediakan informasi spasial dan temporal mengenai distribusi
LIMM PUBLIMM PUB Keberhasilan ini didukung oleh visi dan misi untuk mensejahterakan petani serta kemampuan pemimpin dalam memberikan inspirasi dan kepedulian. Kendala yangKeberhasilan ini didukung oleh visi dan misi untuk mensejahterakan petani serta kemampuan pemimpin dalam memberikan inspirasi dan kepedulian. Kendala yang
PELANTARPRESSPELANTARPRESS Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel accidental sebanyak 80 orang. Teknik pengumpulan data meliputi wawancaraMetode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel accidental sebanyak 80 orang. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara
PELANTARPRESSPELANTARPRESS Penelitian membuktikan sensing dan reconfiguring secara signifikan mendorong kebaruan produk BUMDesa, sedangkan seizing tidak berpengaruh karena keterbatasanPenelitian membuktikan sensing dan reconfiguring secara signifikan mendorong kebaruan produk BUMDesa, sedangkan seizing tidak berpengaruh karena keterbatasan
UNKAUNKA Manajer Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Sinar Dinamika Kapuas Desa Batu Buil Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi melakukan penilaian kinerja karyawanManajer Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Sinar Dinamika Kapuas Desa Batu Buil Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi melakukan penilaian kinerja karyawan
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-November 2025 di Greenhouse dan dilanjutkan di Laboratorium Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan UniversitasPenelitian ini dilaksanakan pada bulan September-November 2025 di Greenhouse dan dilanjutkan di Laboratorium Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan Universitas
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi sodium alginat 2% dan kalsium klorida 1% berpotensi diaplikasikan sebagai perlakuan operasional pada industriHasil penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi sodium alginat 2% dan kalsium klorida 1% berpotensi diaplikasikan sebagai perlakuan operasional pada industri
ISIMU PACITANISIMU PACITAN Permainan yang dilakukan, yaitu permainan hijau hitam, lari masuk ban, lari meletakkan kardus, dan lari zig-zag, terbukti dapat meningkatkan motivasi,Permainan yang dilakukan, yaitu permainan hijau hitam, lari masuk ban, lari meletakkan kardus, dan lari zig-zag, terbukti dapat meningkatkan motivasi,
FIB UNMULFIB UNMUL Penelitian yang dilakukan menggunakan metode fenomenologi dengan melakukan studi lapangan ke sejumlah praktisi Tembang Sunda Cianjuran di wilayah Bandung,Penelitian yang dilakukan menggunakan metode fenomenologi dengan melakukan studi lapangan ke sejumlah praktisi Tembang Sunda Cianjuran di wilayah Bandung,