YAYASANBHZYAYASANBHZ

I’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu KesyariahanI’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan

Penelitian ini akan menganalisis sesuai kaedah fiqhiyyah berlakunya pengulangan ijab dan kabul dalam perkawinan. Pengulangan itu terjadi karena salah redaksi dalam pengucapan ijab dan kabul. Dalam kaidah fiqhiyyah Iimal al kalam aula min ihmalili (memaknai sebuah ucapan lebih baik daripada mengabaikannya). Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris yang menganalisis permasalahan dilakukan dengan cara memadukan bahan-bahan hukum (yang merupakan data sekunder) dengan data primer yang diperoleh di lapangan. Adapun hasil penelitian bahwa pengulangan tersebut terjadi di Kecamatan Dolok dikarenakan pengulangan akad yang sudah jelas; jika dikaitkan kepada kaidah fiqhiyyah, itu termasuk mensia-siakan suatu ucapan, tetapi pengulangan itu disebabkan untuk menguatkan ijab dan kabul pertama sehingga tidak mengabaikan ijab dan kabul pertama.

Perkawinan ditandai dengan akad yang menghalalkan hubungan suami istri yang semula haram.Agar sah dan halal, pernikahan harus memenuhi syarat dan rukun yang berlaku.Faktor penyebab pengulangan ijab dan kabul antara lain kesalahan redaksi, ketidakjelasan pengucapan, atau untuk menguatkan akad pertama.

Pertama, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana persepsi masyarakat di Kecamatan Dolok terhadap keabsahan akad nikah yang diulang, khususnya terkait apakah mereka memahami bahwa pengulangan bisa justru menimbulkan ketidakjelasan hukum. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan bagi penghulu atau tokoh agama dalam menyampaikan ijab dan kabul secara tepat dan jelas agar tidak terjadi kesalahan redaksi yang memicu pengulangan. Ketiga, sebaiknya dikaji secara empiris dampak psikologis pengulangan ijab dan kabul terhadap calon pengantin pria, terutama dalam konteks rasa percaya diri dan kondisi mental saat prosesi berlangsung, agar prosesi pernikahan tetap menjadi momen sakral tanpa tekanan berlebihan.

  1. Fenomena Menarik Perkawinan Dibawah Umur Menjadi Trend Masa Kini di Bittuju Tapanuli Selatan | AL-MANHAJ:... doi.org/10.37680/almanhaj.v4i1.1571Fenomena Menarik Perkawinan Dibawah Umur Menjadi Trend Masa Kini di Bittuju Tapanuli Selatan AL MANHAJ doi 10 37680 almanhaj v4i1 1571
  2. INTERPRETASI TERHADAP SYARAT IJAB KABUL Ittihad Al-Majlis Dalam Akad Nikah Perspektif Ulama Empat Madzhab... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/hukumislam/article/view/17428INTERPRETASI TERHADAP SYARAT IJAB KABUL Ittihad Al Majlis Dalam Akad Nikah Perspektif Ulama Empat Madzhab ejournal uin suska ac index php hukumislam article view 17428
  3. One moment, please.... moment please wait request verified ejournal.45mataram.ac.id/index.php/seikat/article/view/97One moment please moment please wait request verified ejournal 45mataram ac index php seikat article view 97
Read online
File size163.76 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test