ASIAASIA

RISTANSI: Riset AkuntansiRISTANSI: Riset Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menguji etika sebagai pemoderasi hubungan kompetensi dan independensi auditor dengan kualitas audit aparat inspektorat. Populasi penelitian ini adalah pegawai pada Inspektorat Provinsi Maluku dan Kota Ambon. Pengambilan sampel menggunakan metode judgement sampling dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden. Tenik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik survei dengan mengunakan kuisioner. Analisis data menggunakan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukan kompetensi tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, independensi auditor berpengaruh terhadap kualitas audit. Selanjutnya etika auditor dapat memoderasi hubungan kompetensi dan independensi auditor dengan kualitas audit sedangkan motivasi tidak dapat memoderasi hubungan kompetensi dan independensi auditor dengan kualitas audit.

Berdasarkan bukti-bukti empiris yang diperoleh, kompetensi tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, independensi berpengaruh terhadap kualitas audit, etika memoderasi hubungan kompetensi dengan kualitas audit, etika memoderasi hubungan independensi dengan kualitas audit, motivasi tidak dapat memoderasi hubungan kompetensi dengan kualitas audit, dan motivasi tidak memoderasi hubungan independensi dengan kualitas audit.Penelitian ini memberikan wawasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas audit di aparat inspektorat, khususnya peran etika sebagai pemoderasi.Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan dan peningkatan kualitas audit di sektor publik.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas wilayah penelitian ke berbagai pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, penelitian mendatang dapat menginvestigasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kualitas audit, seperti budaya organisasi, tekanan politik, atau kompleksitas regulasi. Ketiga, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana implementasi teknologi, seperti analitik data dan kecerdasan buatan, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi audit di sektor publik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas publik di Indonesia. Dengan memperluas cakupan penelitian dan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual yang lebih luas, pemahaman kita tentang kualitas audit di sektor publik akan semakin komprehensif dan relevan.

Read online
File size1.46 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test