UNSURUNSUR
JURNAL AGRITAJURNAL AGRITABunga krisan (Chrysanthemum sp.) potong adalah komoditas hortikultura tanaman hias populer di Indonesia yang memiliki daya tahan lama, beragam warna dan bentuk menarik. Selain daripada itu, banyak diminati untuk pernikahan, keagamaan atau kegiatan formal dan produk utama di toko bunga ataupun pasar grosir. Tingginya permintaan menunjukkan potensi pasar yang besar sehingga petani memiliki peluang menjanjikan untuk mengembangkan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk peluang pasar dengan melalui penerapan bauran pemasaran (marketing mix) yang mencakup aspek produk, harga, tempat dan promosi. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani Mandiri Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Maret - Juni 2025. Populasi yang digunakan 60 petani budidaya dan pemasaran bunga krisan (Chrysanthemum sp.) potong di Kelompok Tani Mandiri dan sampelnya 24 responden yang terdiri dari 22 petani, seorang pengepul, pedagang/pengecer dan seorang konsumen akhir. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bauran pemasaran (marketing mix), bahwa bunga krisan (Chrysanthemum sp.) kelas super memiliki margin pemasaran Rp.4.000, kelas biasa 3.00, kelas campuran 2.200 dengan farmer share pada kelas super 73%, kelas biasa 71% dan pada kelas campuran 83%. Distribusi margin kelas super pada pengepul 25%, pedagang besar 25 dan pengecer 50%. Kelas biasa pada pengepul 29%, pedagang besar 29%, pengecer 43%. Kelas campuran pada pengepul 100%. Efisiensi pemasaran pada kelas super 13%, kelas biasa 17%, kelas campuran 8%. Dapat disimpulkan bahwa margin pemasaran terdistribusi merata antar pelaku/lembaga pemasaran dan tingkat efisiensi terbaik pada angka 8% yaitu kelas campuran.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Kelompok Tani Mandiri memproduksi bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.) potong yang dijual perikat berisi 5–10 tangkai.Harga ditentukan berdasarkan harga pokok, kualitas bunga, jenis pembeli, dan harga pasar.Pemasaran dilakukan melalui florist, kegiatan Car Free Day (CFD), pengepul dan pasar besar seperti Rawa Belong dengan empat saluran pemasaran yaitu langsung ke konsumen, melalui pengecer, pengepul–pengecer dan pengepul–pedagang besar–pengecer.Promosi dilakukan lewat media sosial (Facebook), relasi dengan pengepul dan pedagang, serta partisipasi dalam seminar dan pameran bunga.Margin pemasaran bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.) menunjukkan semakin tinggi kualitas, semakin besar marginnya yaitu super Rp4.Farmer share masing-masing sebesar 73% (super), 71% (biasa), dan 83% (campuran), menandakan petani krisan (Chrysanthemum sp.) potong campuran menerima bagian harga tertinggi karena jalur pemasarannya lebih pendek.Distribusi margin menunjukkan pengecer mendapat porsi terbesar, terutama pada krisan (Chrysanthemum sp.) potong super dan biasa, sedangkan pada krisan campuran seluruh margin berada di pengecer.Tingkat efisiensi pemasaran tergolong baik dengan nilai 13% (super), 17% (biasa), dan 8% (campuran), sehingga seluruh sistem pemasaran krisan dinilai efisien.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:. . Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap efektivitas pemasaran bunga krisan. Hal ini penting untuk melihat bagaimana petani dapat memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi petani dalam mengadopsi TIK, serta memberikan rekomendasi strategi pemasaran digital yang efektif.. . Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan produk olahan bunga krisan, seperti teh bunga krisan atau produk kosmetik berbahan dasar ekstrak bunga krisan. Diversifikasi produk ini dapat meningkatkan nilai tambah bunga krisan dan membuka peluang pasar baru. Penelitian ini dapat mengeksplorasi potensi pasar untuk produk olahan bunga krisan, serta mengidentifikasi teknologi pengolahan yang tepat dan berkelanjutan.. . Ketiga, penelitian lanjutan dapat meneliti mengenai pengaruh pelatihan manajemen bisnis terhadap peningkatan kemampuan petani dalam mengelola usaha budidaya bunga krisan. Pelatihan ini dapat mencakup aspek-aspek seperti perencanaan keuangan, pemasaran, dan manajemen sumber daya manusia. Dengan meningkatkan kemampuan manajemen bisnis petani, diharapkan mereka dapat meningkatkan efisiensi usaha, mengurangi risiko, dan meningkatkan pendapatan.
| File size | 455.97 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Riset ini bertujuan untuk mengetahui dampak Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Price Earnings Ratio (PER), dan Earnings Per Share (EPS) padaRiset ini bertujuan untuk mengetahui dampak Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Price Earnings Ratio (PER), dan Earnings Per Share (EPS) pada
YWNRYWNR Hal ini menyebabkan ketidakakuratan dalam menentukan harga jual. Studi ini menggunakan metode cost-plus pricing. Metode ini menghitung kembali biaya produksiHal ini menyebabkan ketidakakuratan dalam menentukan harga jual. Studi ini menggunakan metode cost-plus pricing. Metode ini menghitung kembali biaya produksi
IAIN MADURAIAIN MADURA The proposed government policy in realizing food self-sufficiency based on the syirkah bi al-muzāraah contract in the Nusantara Capital City can be viewedThe proposed government policy in realizing food self-sufficiency based on the syirkah bi al-muzāraah contract in the Nusantara Capital City can be viewed
STIMSUKMAMEDANSTIMSUKMAMEDAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, uji analisa menggunakan uji instrumen yaitu uji validitasMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, uji analisa menggunakan uji instrumen yaitu uji validitas
UNPERBAUNPERBA Sebagian besar peserta mampu menerima materi dengan baik dan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam proses kegiatan. Kegiatan ini dapat dilanjutkan denganSebagian besar peserta mampu menerima materi dengan baik dan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam proses kegiatan. Kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini disimpulkan bahwa PNKT merasa senang dengan adanya Sistem Antian Bongkar Ikan di Pelabuhan Perikanan PantaiDari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini disimpulkan bahwa PNKT merasa senang dengan adanya Sistem Antian Bongkar Ikan di Pelabuhan Perikanan Pantai
UNSIQUNSIQ Kelompok-3 menunjukkan kualitas hidup sedang pada dimensi fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Analisis bivariat dengan uji Chi-square menunjukkanKelompok-3 menunjukkan kualitas hidup sedang pada dimensi fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Analisis bivariat dengan uji Chi-square menunjukkan
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Hamba dalam mengelola data pencatatan pembangunan secara lebih efisien. Sistem ini mendukung proses pembuatan RAB, pembobotan RAB, serta pencatatan pembangunanHamba dalam mengelola data pencatatan pembangunan secara lebih efisien. Sistem ini mendukung proses pembuatan RAB, pembobotan RAB, serta pencatatan pembangunan
Useful /
UNSURUNSUR This study aims to analyze the effect of Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence partially and simultaneously on the decisionThis study aims to analyze the effect of Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence partially and simultaneously on the decision
UNSURUNSUR Hasil analisis IFE menunjukkan kekuatan utama dari agroindustri olahan belimbing yaitu produk telah bersertifikasi dan harga produk terjangkau dengan nilaiHasil analisis IFE menunjukkan kekuatan utama dari agroindustri olahan belimbing yaitu produk telah bersertifikasi dan harga produk terjangkau dengan nilai
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Perlunya pendidikan berdiferensiasi untuk agar pembelajaran yang diajarkan bisa tersampaikan dan dipahami sampai pada pengamalan yang baik bagi generasiPerlunya pendidikan berdiferensiasi untuk agar pembelajaran yang diajarkan bisa tersampaikan dan dipahami sampai pada pengamalan yang baik bagi generasi
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Pokok bahasan dari pendidikan nasional dan pendidikan islam tidak terlepas dari pendidikan karakter. Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untukPokok bahasan dari pendidikan nasional dan pendidikan islam tidak terlepas dari pendidikan karakter. Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untuk