AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT
Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Laboratorium Kesehatan (JIPMASLAB)Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Laboratorium Kesehatan (JIPMASLAB)Glukosa darah tinggi merupakan indikasi gangguan metabolisme yang dikenal sebagai Diabetes Mellitus (DM). Berbagai komplikasi kronis dapat timbul akibat kondisi ini. Penderita DM juga rentan terhadap infeksi bakteri, jamur, atau virus. Untuk mencegah penyakit DM, skrining dan edukasi sangat penting. Daun kelor merupakan salah satu tanaman yang membantu mengontrol gula darah. Namun, sebagian masyarakat Indonesia kurang menyadari manfaat daun kelor dan enggan mengonsumsinya karena aromanya yang khas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan tentang DM dan pemanfaatan daun kelor sebagai upaya pencegahan diabetes mellitus, menurunkan kadar gula darah, serta mencegah infeksi jamur dan bakteri. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu anggota PKK di Desa Bakipandeyan, Baki. Metode pengabdian masyarakat dilakukan melalui skrining DM, edukasi menggunakan media PowerPoint, dan pelatihan pembuatan bubuk daun kelor. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan kenaikan nilai pretest dari 89,63 menjadi 96,06, serta hasil skrining yang menunjukkan 100% anggota yang hadir memiliki kadar gula darah normal. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit DM dan pemahaman tentang pencegahannya.
Edukasi dan pelatihan pembuatan bubuk daun kelor pada kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bakipandeyan efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat, dengan peningkatan nilai post-test dari pre-test.Masyarakat memiliki pengetahuan tentang cara pembuatan bubuk daun kelor yang dapat dikonsumsi, sehingga berdampak pada pencegahan penyakit DM.Untuk kegiatan pengabdian berikutnya, disarankan untuk tidak hanya fokus pada penyuluhan satu kali, melainkan juga mengadakan program pendampingan keluarga agar anggota keluarga dapat membantu pasien DM dalam manajemen pola makan dan gaya hidup.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas bubuk daun kelor dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 melalui uji klinis terkontrol. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik dalam daun kelor yang bertanggung jawab atas efek hipoglikemik dan antioksidannya, serta mekanisme kerjanya pada tingkat molekuler. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi preferensi masyarakat terhadap berbagai formulasi produk berbasis daun kelor, seperti kapsul, teh, atau makanan ringan, untuk meningkatkan akseptabilitas dan konsumsi daun kelor secara berkelanjutan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan focus group discussion (FGD) untuk memahami persepsi dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, intervensi kesehatan berbasis daun kelor dapat dirancang lebih efektif dan sesuai dengan konteks budaya dan sosial masyarakat.
- Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Meningkatkan Derajat Kesehatan... doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss2.957Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Meningkatkan Derajat Kesehatan doi 10 25311 jpkk Vol1 Iss2 957
- DOI Name 10.1016 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support namespace... doi.org/10.1016DOI Name 10 1016 Values name values index type timestamp data serv crossref email support namespace doi 10 1016
| File size | 373.21 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Pneumonia menimbulkan beban klinis dan ekonomi yang tinggi, terutama pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (DM). Pemilihan antibiotik yang tepatPneumonia menimbulkan beban klinis dan ekonomi yang tinggi, terutama pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (DM). Pemilihan antibiotik yang tepat
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Diabetes Melitus Tipe II merupakan salah satu gangguan sistem endokrin yang ditandai dengan hiperglikemia kronik akibat resistensi insulin dan/atau penurunanDiabetes Melitus Tipe II merupakan salah satu gangguan sistem endokrin yang ditandai dengan hiperglikemia kronik akibat resistensi insulin dan/atau penurunan
UnwahasUnwahas Hasil ketepatan berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat pasien sebesar 100%. Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan obat antidiabetesHasil ketepatan berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat pasien sebesar 100%. Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan obat antidiabetes
STIKES ISFISTIKES ISFI Rata-rata kadar glukosa darah puasa responden adalah sebesar 190.98 ±74,85,sedangkan sesudah konseling, turun menjadi 73,79 ± 97,48, dan kadar glukosaRata-rata kadar glukosa darah puasa responden adalah sebesar 190.98 ±74,85,sedangkan sesudah konseling, turun menjadi 73,79 ± 97,48, dan kadar glukosa
UMBJMUMBJM 383. Berdasarkan perhitungan metode analisis ACER dan ICER, terapi Metformin 500 mg – Acarbose 100 mg dinilai paling cost- effective dan direkomendasikan383. Berdasarkan perhitungan metode analisis ACER dan ICER, terapi Metformin 500 mg – Acarbose 100 mg dinilai paling cost- effective dan direkomendasikan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Setelah pendidikan, 77,8% responden di kelompok perlakuan menunjukkan kepatuhan yang baik. Sebaliknya, 81,5% responden di kelompok kontrol tetap pada tingkatSetelah pendidikan, 77,8% responden di kelompok perlakuan menunjukkan kepatuhan yang baik. Sebaliknya, 81,5% responden di kelompok kontrol tetap pada tingkat
HELVETIAHELVETIA Metode: Penelitian ini Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest only design dengan melibatkan 40 responden berdasarkan perhitungan besarMetode: Penelitian ini Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest only design dengan melibatkan 40 responden berdasarkan perhitungan besar
UNARUNAR Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan ujiTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji
Useful /
AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Mendalo Laut, Puskesmas Penyengat Olak, dan Dinas Kesehatan KabupatenKegiatan Pengabdian Masyarakat ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Mendalo Laut, Puskesmas Penyengat Olak, dan Dinas Kesehatan Kabupaten
AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT Tingginya prevalensi asam urat (gout) dan kolesterol (hiperkolesterolemia) di Indonesia, khususnya pada kelompok usia lanjut (lansia), menjadi masalahTingginya prevalensi asam urat (gout) dan kolesterol (hiperkolesterolemia) di Indonesia, khususnya pada kelompok usia lanjut (lansia), menjadi masalah
UnwahasUnwahas Studi ini menggunakan penambatan molekuler dan pemodelan farmakofor dengan prinsip structure-based drug design yang ditujukan untuk simulasi bagaimanaStudi ini menggunakan penambatan molekuler dan pemodelan farmakofor dengan prinsip structure-based drug design yang ditujukan untuk simulasi bagaimana
UnwahasUnwahas Kelompok 1 kontrol positif obat (amitriptilin), kelompok 2 kontrol negatif (CMC Na 0,5%), kelompok 3, 4, 5 diberikan ekstrak etanol daun singkong denganKelompok 1 kontrol positif obat (amitriptilin), kelompok 2 kontrol negatif (CMC Na 0,5%), kelompok 3, 4, 5 diberikan ekstrak etanol daun singkong dengan