UMGUMG

E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan InformatikaE-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika

Perkembangan ekonomi dan urbanisasi di Indonesia yang pesat mengakibatkan peningkatan jumlah transportasi. Peningkatan jumlah pengguna transportasi tidak seimbang dengan peningkatan kesadaran berkendara, sehingga memperparah masalah keselamatan lalu lintas. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas yang memakan banyak korban. Sebanyak 73% kecelakaan terjadi saat cuaca cerah dan terik. Temperatur jalan memengaruhi gesekan antara ban dan aspal, yang dapat menyebabkan perubahan struktur dan ketebalan ban, serta berpotensi memicu pecah ban. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini merancang inovasi alat pendeteksi tekanan dan suhu ban menggunakan sensor infrared pyrometer dengan modifikasi tambahan agar alat dapat bekerja secara optimal dan memberikan kemudahan bagi pengguna.

Alat Smart Tire Gauge memiliki potensi besar dalam mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan oleh pecah ban.Alat ini terintegrasi dengan smartphone dan dilengkapi fitur keamanan, pelacak, alarm peringatan saat suhu atau tekanan melebihi batas normal, serta penyimpanan data hasil deteksi.Integrasi sistem monitoring jarak jauh melalui aplikasi membuat pengguna dapat secara aktif memantau kondisi ban secara real-time.

Pertama, perlu dikaji bagaimana performa Smart Tire Gauge dalam kondisi jalan ekstrem seperti banjir, tanjakan curam, atau suhu sangat rendah, untuk memastikan keandalannya dalam berbagai lingkungan operasional. Kedua, penting untuk mengevaluasi masa pakai baterai dan efisiensi daya alat dalam penggunaan jangka panjang, serta mengeksplorasi kemungkinan penggunaan sumber energi alternatif seperti energi kinetik rotasi ban atau panel surya mini. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang integrasi alat ini dengan sistem kendaraan cerdas atau platform manajemen armada, guna memungkinkan peringatan otomatis terkirim ke pusat layanan darurat atau bengkel terdekat ketika kondisi ban mencapai ambang bahaya, sehingga respons perbaikan menjadi lebih cepat dan efektif. Studi lanjutan juga bisa mengeksplorasi kemampuan prediktif alat dengan menggabungkan data historis suhu dan tekanan menggunakan algoritma machine learning untuk memperkirakan kapan ban kemungkinan besar akan mengalami kegagalan. Selain itu, penting menilai aspek keamanan data ketika informasi suhu dan tekanan dikirim ke smartphone, terutama terkait risiko peretasan atau pelacakan lokasi tidak sah. Penelitian lebih lanjut juga dapat menguji efektivitas alat pada berbagai jenis kendaraan seperti truk besar atau sepeda motor listrik yang memiliki pola penggunaan dan tekanan ban berbeda. Studi tentang persepsi pengguna terhadap kemudahan penggunaan dan kepercayaan terhadap alat juga dapat dilakukan untuk meningkatkan desain antarmuka dan adopsi teknologi. Selain itu, perlu dikaji dampak ekonomi dari pemasangan alat ini secara massal terhadap frekuensi kecelakaan dan biaya perbaikan kendaraan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi kemungkinan penggunaan material casing tahan panas dan benturan tinggi untuk meningkatkan durabilitas perangkat. Semua pengembangan ini akan mendukung terciptanya sistem monitoring ban yang lebih komprehensif, aman, dan layak digunakan secara luas di berbagai kondisi jalan di Indonesia.

Read online
File size356.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test