IAIN LANGSAIAIN LANGSA
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-UndanganAl-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-UndanganRebu ngerana merupakan tradisi yang membatasi komunikasi antara tiga pihak, yaitu mertua laki-laki dan menantu perempuan, mertua perempuan dengan menantu laki-laki, serta sesama ipar berbeda jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna tradisi rebu ngerana dan hubungannya dengan hukum Islam. Menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan urf, hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat Karo memahami tradisi ini sebagai warisan leluhur yang harus dilestarikan karena memiliki nilai dalam kehidupan rumah tangga. Namun, dalam praktiknya di Desa Ujung Teran, tradisi ini hanya berlaku terhadap saudara ipar untuk mengingatkan pentingnya prinsip sosial dalam kekerabatan. Dalam perspektif urf, tradisi rebu ngerana termasuk dalam kategori urf sahih karena tidak bertentangan dengan syariat dan berfungsi menjaga kehormatan keluarga.
Masyarakat Desa Ujung Teran memahami tradisi rebu ngerana sebagai warisan nenek moyang yang layak dipertahankan karena memiliki nilai dalam kehidupan rumah tangga.Namun, dalam pelaksanaannya, tradisi ini mengalami pergeseran dan hanya berlaku terhadap saudara ipar.Dalam pandangan urf, rebu ngerana merupakan tradisi sahih yang tidak bertentangan dengan hukum Islam dan berperan dalam menjaga kesopanan serta keharmonisan hubungan antar-anggota keluarga.
Bagaimana bentuk adaptasi rebu ngerana pada pasangan beda agama yang menikah di luar suku Karo, agar nilai kesopanan tetap terjaga tanpa menimbulkan konflik budaya? Apakah peran digital dapat menjadi media aman untuk membangun komunikasi tertutup antara ipar tanpa melanggar esensi rebu, misalnya melalui grup keluarga yang dikelola secara khusus? Serta, bagaimana merancang model pelatihan pra-nikah berbasis nilai rebu bagi generasi muda Karo urban agar mereka tetap memahami batasan sosial tanpa kehilangan jati diri dalam tatanan modern?.
- Rebu dalam Sistem Kekerabatan Etnis Batak Karo di Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo... doi.org/10.24114/gondang.v3i1.13018Rebu dalam Sistem Kekerabatan Etnis Batak Karo di Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo doi 10 24114 gondang v3i1 13018
- Tradisi Rebu Ngerana Pasca Perkawinan Pada Masyarakat Karo Sumatera Utara Perspektif ‘Urf... journal.iainlangsa.ac.id/index.php/qadha/article/view/1962Tradisi Rebu Ngerana Pasca Perkawinan Pada Masyarakat Karo Sumatera Utara Perspektif yCuUrf journal iainlangsa ac index php qadha article view 1962
| File size | 739.77 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Ikan yang dibudidayakan juga berperan sebagai sumber protein hewani penting untuk menunjang ketahanan gizi rumah tangga. Namun demikian, dalam praktiknya,Ikan yang dibudidayakan juga berperan sebagai sumber protein hewani penting untuk menunjang ketahanan gizi rumah tangga. Namun demikian, dalam praktiknya,
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Namun, individu lainnya dianggap sebagai mukallaf dan dikenai kewajiban taklīf sesuai dengan kapasitas masing-masing. Dalam hal kewajiban keagamaan, penyandangNamun, individu lainnya dianggap sebagai mukallaf dan dikenai kewajiban taklīf sesuai dengan kapasitas masing-masing. Dalam hal kewajiban keagamaan, penyandang
STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU Untuk memaksimalkan hasil pembelajaran, pelatihan dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil, menggunakan metode pengajaran interaktif dan evaluasi berkelanjutan.Untuk memaksimalkan hasil pembelajaran, pelatihan dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil, menggunakan metode pengajaran interaktif dan evaluasi berkelanjutan.
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Edukasi diberikan melalui penyuluhan dan pelatihan, sementara aksi sosial dilakukan dengan operasi gabungan antara masyarakat dan aparat desa dalam menindakEdukasi diberikan melalui penyuluhan dan pelatihan, sementara aksi sosial dilakukan dengan operasi gabungan antara masyarakat dan aparat desa dalam menindak
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Oleh karena itu, perkawinan menciptakan hak-hak istimewa dan akibat-akibat yang baru didapatkan ketika perkawinan telah berlangsung. Di Indonesia sendiriOleh karena itu, perkawinan menciptakan hak-hak istimewa dan akibat-akibat yang baru didapatkan ketika perkawinan telah berlangsung. Di Indonesia sendiri
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Sedangkan dalam KHI berpendapat bahwa hukumnya adalah sah menikahi wanita hamil akibat zina bila yang menikahinya adalah lelaki yang menghamilinya. Namun,Sedangkan dalam KHI berpendapat bahwa hukumnya adalah sah menikahi wanita hamil akibat zina bila yang menikahinya adalah lelaki yang menghamilinya. Namun,
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Tulisan ini melacak paradigma hukum penghulu muda Jawa Timur yang berjumlah 7 penghulu terhadap beberapa pasal dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang menyinggungTulisan ini melacak paradigma hukum penghulu muda Jawa Timur yang berjumlah 7 penghulu terhadap beberapa pasal dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang menyinggung
UNUDUNUD Data diambil kepada tokoh agama dan masyarakat melalui observasi, wawancara, dan dokumen terkait radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Bali. DataData diambil kepada tokoh agama dan masyarakat melalui observasi, wawancara, dan dokumen terkait radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Bali. Data
Useful /
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Artikel ini menyoroti potensi sejarah lisan sebagai alat pemberdayaan sosial dan emosional, serta perannya dalam memperkaya narasi sejarah lokal. KesimpulanArtikel ini menyoroti potensi sejarah lisan sebagai alat pemberdayaan sosial dan emosional, serta perannya dalam memperkaya narasi sejarah lokal. Kesimpulan
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Selain itu, kegiatan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara alami dan mandiri. Program kebun TOGA di Desa PurwodadiSelain itu, kegiatan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara alami dan mandiri. Program kebun TOGA di Desa Purwodadi
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Dampak yang dicapai antara lain peningkatan kesadaran hukum, penguatan kapasitas digital, pengurangan limbah pertanian, serta terciptanya peluang usahaDampak yang dicapai antara lain peningkatan kesadaran hukum, penguatan kapasitas digital, pengurangan limbah pertanian, serta terciptanya peluang usaha
STMIKISTMIKI Namun, semakin banyaknya pilihan yang tersedia sering kali menimbulkan kebingungan dan kesulitan dalam membuat keputusan. Fenomena overload pilihan, yangNamun, semakin banyaknya pilihan yang tersedia sering kali menimbulkan kebingungan dan kesulitan dalam membuat keputusan. Fenomena overload pilihan, yang