4141

Jurnal Perikanan TerpaduJurnal Perikanan Terpadu

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat pemanfaatan fasilitas pokok di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar. Penelitian ini berlokasi di Pelabuhan Perikanan Lambada, Aceh Besar. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data sekunder, yang diperoleh langsung dari kantor pengelola Pelabuhan Perikanan Lambada, yaitu data mengenai alat tangkap, hasil tangkapan, armada perikanan, dan fasilitas pelabuhan. Sementara itu, data primer diperoleh langsung di Pelabuhan Perikanan Lambada melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Metode wawancara yang digunakan adalah metode purposive sampling. Analisis fasilitas pokok di Pelabuhan Perikanan Lambada dilakukan dengan menghitung tingkat pemanfaatan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Perikanan Lambada memiliki luas 1 Ha, dermaga sepanjang 400 m dengan tingkat pemanfaatan hanya 70,75%, kolam pelabuhan seluas 3 Ha dengan tingkat pemanfaatan hanya 3%, dan kedalaman kolam pelabuhan yang kurang optimal dilihat dari banyaknya armada kapal yang mengalami kandas saat berlabuh di Pelabuhan Perikanan Lambada. Strategi yang dapat disarankan adalah meningkatkan fasilitas dan infrastruktur sesuai kebutuhan dan ketentuan untuk mendukung kegiatan perikanan yang baik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pelabuhan Perikanan Lambada memiliki fasilitas pokok, namun banyak yang dalam kondisi rusak seperti dermaga.Tingkat pemanfaatan dermaga mencapai 70,75% dan luas kolam pelabuhan hanya 3%.Kondisi kolam pelabuhan yang dangkal dan lokasi pelabuhan yang berada di aliran sungai menjadi permasalahan utama yang perlu ditangani untuk meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak sedimen dari aliran sungai terhadap pendangkalan kolam pelabuhan Lambada, termasuk pemodelan dinamika sedimen untuk merancang solusi pengerukan yang efektif dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis ekonomi untuk menentukan kelayakan investasi dalam perbaikan dan modernisasi fasilitas dermaga, dengan mempertimbangkan potensi peningkatan pendapatan dari kegiatan bongkar muat dan pemasaran ikan. Terakhir, perlu dilakukan kajian sosial-ekonomi untuk memahami preferensi dan kebutuhan nelayan terkait fasilitas pelabuhan, termasuk potensi pengembangan TPI yang lebih representatif dan terintegrasi dengan sistem pemasaran digital, guna meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan.

Read online
File size387.94 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test