UNTAGUNTAG

JURNAL KAJIAN TEKNIK MESINJURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN

Kemajuan teknologi di bidang manufaktur memberikan kemudahan dalam proses produksi, diantaranya dengan berkembangnya mesin-mesin pendukung pekerjaan. Mesin sebagai sarana produksi dalam sebuah industri dituntut untuk dapat bekerja seoptimal mungkin untuk mencapai target produksi yang ditetapkan. Kondisi ini dapat menyebabkan mesin harus bekerja non-stop. Untuk mencapai kondisi optimal bagi sebuah mesin dan agar dapat bekerja dengan baik maka perlu dilakukan perawatan yang rutin dan berkala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kondisi manajemen perawatan yang dilaksanakan di PT SMC Automation Indonesia pada mesin Kompresor Sentrifugal. Fokus penelitian ini adalah pada Preventive Maintenance dengan menggunakan metode Mean Time Between Failure (MTTF) dan Mean Time To Repair (MTTR). Hasil dari penelitian ini adalah usulan perbaikan jadwal perawatan, dimana sebelumnya untuk perawatan mesin kompresor sentrifugal dilakukan dalam 3 (tiga) bulan sekali, menjadi periode 2 (dua) bulan sekali.

Kegiatan preventive maintenance bagi sebuah mesin dan peralatan dalam sebuah proses produksi sangat penting, karena dengan menerapkan manajemen perawatan yang baik dan benar akan menghindarkan dari kerugian yang diakibatkan oleh mesin yang rusak pada saat proses produksi sedang berlangsung.Pembuatan jadwal usulan perawatan mesin yang baru akan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi perawatan mesin kompresor sentrifugal.Hasil analisa yang diperoleh dari data kerusakan mesin kompresor sentrifugal pada periode Januari – Desember 2021, menunjukkan nilai MTBF total adalah sebesar 90.726 menit, MTTR total adalah sebesar 300 menit, dan nilai availability adalah 77,98%.Dari hasil perhitungan ini maka ditentukan untuk penjadwalan preventive maintenance untuk pembersihan dan perawatan mesin kompresor sentrifugal yang baru dirubah menjadi 2 (dua) bulan sekali.Hal ini bertujuan untuk mengurangi waktu downtime dari mesin, sehingga proses produksi dapat berjalan lebih optimal.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan sistem pemantauan kondisi mesin secara *real-time* (condition-based maintenance) untuk memprediksi potensi kerusakan dan mengoptimalkan jadwal perawatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis biaya perawatan mesin kompresor sentrifugal dengan mempertimbangkan biaya perbaikan, biaya downtime, dan biaya penggantian suku cadang, sehingga dapat ditentukan strategi perawatan yang paling ekonomis. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediktif kerusakan mesin kompresor sentrifugal menggunakan data historis dan sensor yang terpasang pada mesin, sehingga dapat memberikan peringatan dini terhadap potensi kerusakan dan memungkinkan tindakan pencegahan yang lebih efektif. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan keandalan mesin, mengurangi biaya perawatan, dan meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan.

Read online
File size254.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test