ORLIORLI

Oto Rhino Laryngologica IndonesianaOto Rhino Laryngologica Indonesiana

Latar belakang: Abses Citelli merupakan komplikasi ekstrakranial yang jarang terjadi pada otitis media supuratif kronik (OMSK) maligna. Kondisi ini menggambarkan abses subperiosteal yang meluas dari aspek medial mastoid ke dalam fossa digastrik. Karena jarangnya kasus, komplikasi ini sering kali tidak terlaporkan, dan keterlambatan diagnosis dapat menyebabkan dampak yang serius. Tujuan: Melaporkan suatu kasus OMSK maligna yang disertai komplikasi berupa abses subperiosteal dan abses Citelli. Laporan kasus: Seorang pria berusia 31 tahun didiagnosis dengan OMSK pada telinga kiri yang berkembang menjadi komplikasi ekstrakranial. Hasil pemeriksaan Computed Tomography (CT) kepala dan leher menunjukkan kerusakan osikular akibat kolesteatoma, abses subperiosteal dan abses Citelli yang meluas di intrakranial ke area ekstra-aksial di regio temporal kiri. Pasien menjalani insisi dan drainase sebelum hasil CT scan diterima, diikuti dengan operasi mastoidektomi radikal dan pengobatan antibiotik spektrum luas. Pertanyaan klinis: Pada pasien dengan OMSK, bagaimana perbandingan prevalensi komplikasi ekstrakranial dengan komplikasi intrakranial dalam hal frekuensi dan hasil pengobatan? Metode: Pencarian sistematis dilakukan di PubMed, ProQuest, EBSCOhost, dan Medline untuk menemukan studi tentang komplikasi ekstrakranial dan intrakranial OMSK, yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024. Hasil: Dari 84 artikel yang ditemukan, 6 memenuhi kriteria inklusi. Komplikasi ekstrakranial lebih umum ditemukan, meskipun terdapat variasi regional yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap komplikasi intrakranial karena tingkat keparahannya. Kesimpulan: Abses subperiosteal, termasuk abses Citelli, adalah komplikasi ekstrakranial OMSK yang jarang namun serius. Intervensi bedah yang cepat dan terapi antibiotik yang tepat, sangat penting untuk hasil klinis yang memuaskan.

Abses subperiosteal, termasuk abses Citelli, merupakan komplikasi ekstrakranial dari OMSK yang jarang namun serius.Intervensi bedah yang cepat dan terapi antibiotik yang tepat sangat penting untuk hasil klinis yang memuaskan.Studi menunjukkan bahwa komplikasi ekstrakranial lebih umum ditemukan dibandingkan komplikasi intrakranial, namun kewaspadaan terhadap komplikasi intrakranial tetap penting karena tingkat keparahannya.

Berdasarkan temuan studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor risiko spesifik yang berkontribusi pada perkembangan abses subperiosteal dan Citelli pada pasien dengan OMSK, terutama dalam konteks variasi regional yang ditemukan. Kedua, studi prospektif yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai protokol pengobatan, termasuk kombinasi terapi antibiotik dan intervensi bedah, dalam meningkatkan hasil klinis dan mengurangi morbiditas. Ketiga, penelitian yang berfokus pada pengembangan strategi pencegahan, seperti peningkatan akses ke perawatan kesehatan primer dan edukasi pasien mengenai pentingnya deteksi dini dan penanganan OMSK yang tepat, dapat membantu mengurangi insiden komplikasi serius ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang patofisiologi, diagnosis, dan manajemen abses subperiosteal dan Citelli, sehingga pada akhirnya meningkatkan kualitas perawatan pasien dengan OMSK.

Read online
File size461.91 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test