POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Jurnal Lintas KeperawatanJurnal Lintas KeperawatanLatar Belakang : Aktivitas fisik dan durasi tidur semakin diakui sebagai faktor gaya hidup yang penting untuk meningkatkan kesehatan. Namun, saat ini hal tersebut masih jarang dilakukan oleh kalangan akademisi, seperti mahasiswa. Kurangnya aktivitas fisik di Provinsi Yogyakarta meningkat dari 20% menjadi 25,2 persen antara tahun 2013 dan 2018. Jika perilaku ini terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama, dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah sistolik tinggi.. Metode : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik dan durasi tidur terhadap tekanan darah sistolik pada mahasiswa keperawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 98 responden direkrut dengan menggunakan simple random sampling, dengan data dikumpulkan menggunakan kuesioner IPAQ, STQ, dan tekanan darah diukur dengan tensimeter.. Hasil: Uji statistik yang digunakan adalah korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai p sebesar 0,009 untuk hubungan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah sistolik dan nilai p sebesar 0,026 untuk hubungan antara lama tidur dengan tekanan darah sistolik.
Aktivitas fisik dan lama tidur memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tekanan darah sistolik pada mahasiswa keperawatan.Penelitian ini mengindikasikan pentingnya menjaga gaya hidup sehat, termasuk aktivitas fisik yang cukup dan durasi tidur yang memadai, untuk mengontrol tekanan darah.Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan program kesehatan di kalangan mahasiswa keperawatan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengkaji hubungan sebab-akibat antara aktivitas fisik, durasi tidur, dan tekanan darah sistolik pada mahasiswa keperawatan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Kedua, studi intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program peningkatan aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada populasi mahasiswa. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi hubungan antara gaya hidup dan tekanan darah, seperti stres akademik, pola makan, dan riwayat keluarga, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kesehatan kardiovaskular mahasiswa keperawatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan berkontribusi pada pengembangan strategi pencegahan dan penanganan hipertensi yang lebih efektif di kalangan mahasiswa.
| File size | 315.89 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UWMYUWMY Hasil analisa menunjukkan ada hubungan antara siklus menstruasi dengan durasi tidur (p-value = 0,025). Mayoritas siswi dengan siklus menstruasi tidak teraturHasil analisa menunjukkan ada hubungan antara siklus menstruasi dengan durasi tidur (p-value = 0,025). Mayoritas siswi dengan siklus menstruasi tidak teratur
UNMUNM Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 239 mahasiswa aktif Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas NegeriPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 239 mahasiswa aktif Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri
STIKMKSSTIKMKS Hasil menunjukkan nilai ρ < α (0,05) untuk tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berarti ada pengaruh edukasi terhadap perubahan tekanan darah.Hasil menunjukkan nilai ρ < α (0,05) untuk tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berarti ada pengaruh edukasi terhadap perubahan tekanan darah.
UmriUmri Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Bambukuning Puskesmas Rejosari menunjukkan bahwa prenatal yoga berpengaruh positif terhadapKegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Bambukuning Puskesmas Rejosari menunjukkan bahwa prenatal yoga berpengaruh positif terhadap
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Hasil: terdapat hasil yang signifikan bermakna secara statistik di antara subjek CAD, SCF dan subjek sehat dalam hal usia, jenis kelamin, tekanan darahHasil: terdapat hasil yang signifikan bermakna secara statistik di antara subjek CAD, SCF dan subjek sehat dalam hal usia, jenis kelamin, tekanan darah
UNUSAUNUSA Baik betatrophin maupun GAD65 menunjukkan janji sebagai biomarker masa depan, membuka jalan baru untuk menilai sindrom metabolik dan risiko DM. Ini menekankanBaik betatrophin maupun GAD65 menunjukkan janji sebagai biomarker masa depan, membuka jalan baru untuk menilai sindrom metabolik dan risiko DM. Ini menekankan
UNIVMEDUNIVMED Uji Chi kuadrat, uji eksak Fisher, dan uji t independen digunakan untuk menganalisis data. Untuk menentukan prediktor independen dari PJK, rasio odds (OR)Uji Chi kuadrat, uji eksak Fisher, dan uji t independen digunakan untuk menganalisis data. Untuk menentukan prediktor independen dari PJK, rasio odds (OR)
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Perubahan gaya hidup, seperti kurangnya pergerakan, menjadi salah satu faktor penyebab penyakit ini. Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektivitasPerubahan gaya hidup, seperti kurangnya pergerakan, menjadi salah satu faktor penyebab penyakit ini. Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektivitas
Useful /
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Metode analisis dokumen, termasuk putusan pengadilan, digunakan untuk mengidentifikasi aspek-aspek kesejahteraan yang menjadi perhatian. Hasil analisisMetode analisis dokumen, termasuk putusan pengadilan, digunakan untuk mengidentifikasi aspek-aspek kesejahteraan yang menjadi perhatian. Hasil analisis
UNUSAUNUSA Analisis komparatif dilakukan untuk mengevaluasi perbedaan antara kadar albumin yang diukur dengan SPEP dan BCG, serta bagaimana variasi ini berhubunganAnalisis komparatif dilakukan untuk mengevaluasi perbedaan antara kadar albumin yang diukur dengan SPEP dan BCG, serta bagaimana variasi ini berhubungan
UNUSAUNUSA Normalitas data dievaluasi menggunakan uji Kruskal-Wallis, sedangkan perbedaan antar kelompok dianalisis dengan ANOVA satu arah. Hasil ANOVA satu arahNormalitas data dievaluasi menggunakan uji Kruskal-Wallis, sedangkan perbedaan antar kelompok dianalisis dengan ANOVA satu arah. Hasil ANOVA satu arah
UNUSAUNUSA Selain itu, evaluasi spektroskopi dari FTIR dan GC-MS menunjukkan keberadaan kelompok kimia, termasuk ester, aldehid, dan aromatik. Pengujian klinis lebihSelain itu, evaluasi spektroskopi dari FTIR dan GC-MS menunjukkan keberadaan kelompok kimia, termasuk ester, aldehid, dan aromatik. Pengujian klinis lebih