UNESAUNESA

Jurnal Prestasi OlahragaJurnal Prestasi Olahraga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kebugaran Jasmani pada siswa SMA Negeri 1 Lawang Tahun Akademik 2022-2023. Penelitian ini menggunakan metode survei dan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dengan teknik tes instrumen TKJI usia 16-19 tahun. Hasil tes menunjukkan bahwa secara klasifikasi untuk putra kriteria baik 25% (3 siswa), cukup 75% (9 siswa), sedangkan untuk putri kriteria baik 100% (20 siswa). Perbedaan hasil tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya faktor internal; faktor genetik, faktor usia, faktor jenis kelamin dan eksternal aktivitas fisik, rutinitas olahraga, dan porsi istirahat. Pendidikan jasmani merupakan pendidikan yang wajib diberikan di sekolah menengah dengan proses aktivitas fisik, dengan aktivitas fisik yang baik diharapkan meningkatkan kemampuan dan kesanggupan tubuh berfungsi secara optimal dan efisien serta bugar. Kebugaran jasmani merupakan hal penting dalam kehidupan untuk menunjang segala aktivitasnya.

Berdasarkan penelitian ini, tingkat kebugaran jasmani siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lawang menunjukkan perbedaan antara siswa putra dan putri.Secara keseluruhan, siswa putra menunjukkan kriteria baik pada 25% (3 siswa) dan cukup pada 75% (9 siswa), sedangkan siswa putri menunjukkan kriteria baik pada 100% (20 siswa).Faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kebugaran jasmani meliputi faktor internal seperti genetik, usia, dan jenis kelamin, serta faktor eksternal seperti aktivitas fisik, rutinitas olahraga, dan porsi istirahat.Peningkatan kebugaran jasmani, khususnya pada siswa putra, perlu menjadi perhatian untuk mencapai klasifikasi yang lebih baik.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai pengaruh pola makan terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa, dengan fokus pada jenis makanan dan frekuensi konsumsi. Kedua, perlu dilakukan penelitian komparatif antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga dengan siswa yang tidak, untuk mengetahui apakah partisipasi dalam kegiatan olahraga secara signifikan meningkatkan kebugaran jasmani. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program latihan kebugaran jasmani yang disesuaikan dengan jenis kelamin dan tingkat kebugaran awal siswa, untuk mengoptimalkan peningkatan kebugaran jasmani secara merata. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani siswa dan mengembangkan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan fisik mereka, sehingga berdampak positif pada prestasi akademik dan kualitas hidup secara keseluruhan. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi sekolah untuk merancang program pendidikan jasmani yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Read online
File size368.21 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test