UNESAUNESA
Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa MesinRoda kereta merupakan komponen vital dalam sistem perkeretaapian yang harus mampu menahan beban operasi secara aman dengan deformasi dan konsentrasi tegangan yang terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan performa struktural dua desain roda kereta melalui pendekatan Finite Element Analysis (FEA). Analisis dilakukan menggunakan ANSYS Workbench 17.2 dengan memodelkan kontak roda dengan rel menggunakan tipe kontak frictionless agar kondisi batas lebih merepresentasikan kondisi operasi nyata. Material yang digunakan adalah baja karbon ASTM A36 sebagai pendekatan baseline, dengan pembebanan vertikal sebesar 110.362,5 N yang merepresentasikan setengah beban gandar jalur rel kelas I. Parameter evaluasi meliputi tegangan ekuivalen Von Mises, total deformasi, dan safety factor. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Model B memiliki performa struktural yang lebih baik dibandingkan Model A, ditunjukkan oleh tegangan maksimum yang lebih rendah (160,82 MPa dibandingkan 195,19 MPa), deformasi maksimum yang lebih kecil (0,029245 mm dibandingkan 0,045356 mm), serta nilai safety factor minimum yang lebih tinggi (1,3742 dibandingkan 1,1322). Perbedaan kinerja ini dipengaruhi oleh variasi geometri, khususnya pada web plate, radius transisi, dan distribusi massa roda. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemahaman pengaruh geometri terhadap respons struktural roda kereta dan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi awal desain roda kereta menggunakan pendekatan FEA.
Berdasarkan hasil Finite Element Analysis (FEA) terhadap dua desain roda kereta, dapat disimpulkan bahwa variasi geometri berpengaruh signifikan terhadap performa struktural roda.Model B menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan Model A dengan menghasilkan tegangan Von Mises maksimum sebesar 160,82 MPa, lebih rendah dibandingkan Model A sebesar 195,19 MPa, serta deformasi maksimum yang lebih kecil yaitu 0,029245 mm dibandingkan 0,045356 mm pada Model A.Selain itu, nilai safety factor minimum Model B sebesar 1,3742 lebih tinggi dibandingkan Model A sebesar 1,1322, yang menunjukkan margin keamanan struktural yang lebih baik meskipun kedua model masih berada dalam kondisi elastis dan jauh di bawah batas luluh material ASTM A36 sebesar 250 MPa.Perbedaan performa ini terutama dipengaruhi oleh konfigurasi geometri Model B yang lebih efektif dalam mendistribusikan beban, khususnya pada desain web plate dan radius transisi, sehingga Model B dapat direkomendasikan sebagai desain yang lebih optimal untuk menahan pembebanan statis pada roda kereta.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk meningkatkan pemahaman dan performa desain roda kereta. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pemodelan kontak roda-rel yang lebih kompleks, dengan mempertimbangkan gaya gesek dan kondisi permukaan yang realistis, untuk mendapatkan simulasi yang lebih akurat. Kedua, investigasi terhadap pengaruh material alternatif, seperti baja paduan dengan kekuatan dan ketahanan kelelahan yang lebih tinggi, dapat dilakukan untuk mengoptimalkan performa struktural roda kereta. Ketiga, analisis dinamis, termasuk simulasi getaran dan dampak, perlu dilakukan untuk mengevaluasi respons roda kereta terhadap beban dinamis yang terjadi selama operasi, sehingga desain dapat dioptimalkan untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kenyamanan penumpang.
- Analisis Kimia dan Mikrostruktur Rem Blok pada Roda Kereta Rel Listrik dengan Keausan Beralur | Jurnal... doi.org/10.37367/jpi.v6i1.190Analisis Kimia dan Mikrostruktur Rem Blok pada Roda Kereta Rel Listrik dengan Keausan Beralur Jurnal doi 10 37367 jpi v6i1 190
- Static Analysis of Railway Axle using Finite Element Method and Monitoring of Railway Bearing Based on... iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1845/1/012037Static Analysis of Railway Axle using Finite Element Method and Monitoring of Railway Bearing Based on iopscience iop article 10 1088 1742 6596 1845 1 012037
| File size | 655.48 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PIPI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengangguran serta memprediksi kondisinya di tahun berikutnya menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengangguran serta memprediksi kondisinya di tahun berikutnya menggunakan
UNIBAUNIBA Suatu mesin tidak dapat hidup (Start) dengan sendirinya, maka dibutuhkan sebuah sistem yang menghasilkan tenaga yang berperan sebagai penggerak awal putaranSuatu mesin tidak dapat hidup (Start) dengan sendirinya, maka dibutuhkan sebuah sistem yang menghasilkan tenaga yang berperan sebagai penggerak awal putaran
ARITEKINARITEKIN Suhu diatas 30°C diketahui dapat mempercepat deformasi plastis (rutting) dan menurunkan daya dukung perkerasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisSuhu diatas 30°C diketahui dapat mempercepat deformasi plastis (rutting) dan menurunkan daya dukung perkerasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
ARITEKINARITEKIN Hasil pengujian menunjukkan bahwa kekuatan tarik baja karbon dengan penampang silindris sebesar 554 MPa pada regangan 3,86 %, kekuatan luluhnya 514 MPaHasil pengujian menunjukkan bahwa kekuatan tarik baja karbon dengan penampang silindris sebesar 554 MPa pada regangan 3,86 %, kekuatan luluhnya 514 MPa
UNESAUNESA Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan MySQL sebagai basis data. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian Blackbox Testing untuk mengujiSistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan MySQL sebagai basis data. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian Blackbox Testing untuk menguji
UNESAUNESA Dari hasil eksperimen yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan beberapa hal antara lain. Konsumsi bahan bakar pada mesin setelah dimodifikasiDari hasil eksperimen yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan beberapa hal antara lain. Konsumsi bahan bakar pada mesin setelah dimodifikasi
UNSULTRAUNSULTRA Kegiatan ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan identifikasi masalah, edukasi potensi ekonomi, pelatihan teknis produksi arang, penguatan kolaborasiKegiatan ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan identifikasi masalah, edukasi potensi ekonomi, pelatihan teknis produksi arang, penguatan kolaborasi
UNRAMUNRAM Penelitian ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen operasional yayasan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Berdasarkan hasilPenelitian ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen operasional yayasan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Berdasarkan hasil
Useful /
UNSULTRAUNSULTRA Aparat kepolisian di Kendari mencatat bahwa remaja yang terlibat tawuran dapat dijerat pasal penganiayaan atau pengeroyokan dalam Kitab Undang-Undang HukumAparat kepolisian di Kendari mencatat bahwa remaja yang terlibat tawuran dapat dijerat pasal penganiayaan atau pengeroyokan dalam Kitab Undang-Undang Hukum
UNSULTRAUNSULTRA Respon dan partisipasi seluruh jajaran masyarakat yang terlibat di Kecamatan Langgikima Kabupaten konawe Utara sangat baik terhadap keseluruhan rangkaianRespon dan partisipasi seluruh jajaran masyarakat yang terlibat di Kecamatan Langgikima Kabupaten konawe Utara sangat baik terhadap keseluruhan rangkaian
UBTUBT Hasil analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan verification (conclusion drawing). HasilHasil analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan verification (conclusion drawing). Hasil
UBTUBT 1%, Kabupaten Tegal sebesar 22,9% dan Kabupaten Brebes sebesar 24,3% serta total kesiapan pernikahan masih lama dari 50 responden memberikan hasil 55,7%1%, Kabupaten Tegal sebesar 22,9% dan Kabupaten Brebes sebesar 24,3% serta total kesiapan pernikahan masih lama dari 50 responden memberikan hasil 55,7%