UNSURUNSUR

El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan IslamEl-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam

Kemiskinan adalah kondisi kegagalan ekonomi untuk memenuhi standar hidup rata-rata di suatu daerah. Kemiskinan di lima provinsi di Sumatera Selatan tercatat menurun setiap tahunnya, namun penurunan kemiskinan belum mampu membuktikan bahwa pembangunan yang merata dan kesejahteraan masyarakat telah meningkat, dan kemampuan untuk mengatasi masalah pengangguran belum tercapai. Meskipun beberapa provinsi memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi dan peningkatan Pengeluaran Per Kapita secara tahunan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IPM, TPT, dan Belanja Per Kapita terhadap Kemiskinan di Wilayah Sumatera Selatan dari Perspektif Ekonomi Islam (Panel Data Analysis 2015-2024). Populasi dalam penelitian ini berusia 10 tahun. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel IPM, TPT, dan Pengeluaran Per Kapita secara bersamaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Selatan. Sementara itu, sebagian, IPM memiliki efek negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan, TPT memiliki efek positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan, dan pengeluaran per kapita memiliki efek negatif dan signifikan terhadap kemiskinan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (HDI) memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Selatan.Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menunjukkan pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan, sementara Pengeluaran Per Kapita memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan.Secara bersamaan, HDI, TPT, dan Pengeluaran Per Kapita memberikan pengaruh signifikan terhadap kemiskinan di wilayah tersebut, mengindikasikan perlunya strategi komprehensif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengurangi tingkat pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor kualitatif yang mempengaruhi HDI, seperti kualitas pendidikan dan akses layanan kesehatan, untuk memahami mengapa peningkatan HDI belum secara signifikan menurunkan tingkat kemiskinan. Kedua, perlu dilakukan penelitian yang mengeksplorasi dampak program-program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat terhadap pengurangan kemiskinan, dengan fokus pada peningkatan keterampilan dan akses modal bagi kelompok rentan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran inovasi teknologi dan digitalisasi dalam menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan produktivitas, sehingga dapat berkontribusi pada penurunan tingkat pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  1. PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TERHADAP KEMISKINAN... ojs.fkip.ummetro.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/9162PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TPT DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA IPM TERHADAP KEMISKINAN ojs fkip ummetro ac index php ekonomi article view 9162
Read online
File size443.07 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test