UMSUMS

Warta LPMWarta LPM

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu balita dan kader posyandu tentang manfaat cassava sebagai sumber karbohidrat alternatif serta memperkenalkan formulasi mie cassava tinggi protein yang dapat diproduksi secara mandiri di tingkat rumah tangga. Objek kegiatan mencakup Tim Penggerak PKK Kelompok Kerja 4, Kader Posyandu, dan kader Kesehatan di desa mitra. Selain itu, advokasi pengolahan mie cassava berbasis pangan lokal tinggi protein dikembangkan sebagai upaya pemenuhan gizi balita melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mudah diterima masyarakat serta mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi gizi keluarga, demonstrasi pengolahan mie cassava, serta diskusi kelompok terarah untuk menggali persepsi dan kebutuhan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara singkat, dan penilaian penerimaan produk. Advokasi diterapkan dengan memberikan pelatihan dalam pengolahan mie cassava dengan 30% teoretik dan 70% praktik. Teknologi Tepat Guna/TTG dihilirisasikan kepada peserta dengan harapan pengetahuan yang diperoleh dapat berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mie cassava tinggi protein diterima dengan baik oleh ibu balita karena dianggap sebagai variasi makanan tambahan yang bergizi, mudah dibuat, dan menggunakan bahan lokal yang terjangkau. Kader posyandu juga menyatakan kesiapan untuk mengintegrasikan inovasi ini sebagai bagian dari menu PMT rutin. Disarankan agar produksi mie cassava difasilitasi melalui pelatihan lanjutan, dukungan alat sederhana, dan kolaborasi dengan PKK serta UMKM pangan lokal agar keberlanjutannya terjamin. Selain itu, perlu dilakukan uji kandungan gizi lebih komprehensif dan pemantauan dampak terhadap status gizi balita untuk memperkuat dasar ilmiah program.

Berdasarkan uraian hasil dan ketercapaian program pengabdian kepada masyarakat yang telah disajikan, dapat disimpulkan beberapa hal yang sejalan dengan masalah dan tujuan dari tulisan ini.Sebagaimana tujuan pertama yaitu menggambarkan urgensi pemanfaatan pangan lokal berbasis singkong (cassava) sebagai alternatif bahan pangan pokok untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.Dapat disimpulkan bahwa pengolahan mie cassava menjadi inovasi yang dapat mengatasi kecenderungan anak yang lebih tertarik pada sajian mie instant sebagai menu makanan yang digemari.Mie cassava memiliki kandungan tinggi protein dengan bahan baku tepung singkong dan ikan wader yang mudah didapatkan.Adapun tujuan kedua, untuk menganalisis potensi pengolahan mie cassava tinggi protein sebagai inovasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita guna mencegah stunting.Hal ini diperkuat dari penerimaan mie cassava pada posyandu yang diharapkan menambah variasi PMT yang kurang diminati balita.Pada tujuan ketiga, yaitu mengadvokasi pentingnya peran ibu rumah tangga, kader posyandu, dan PKK dalam mengembangkan olahan pangan lokal tinggi protein sebagai bagian dari gerakan gizi keluarga.yang selanjutnya telah diterbitkan kebijakan konsumsi mie cassava sebagai strategi agar dapat diadopsi luas oleh masyarakat dan menjadi bagian dari program pangan bergizi seimbang.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur dampak jangka panjang dari konsumsi mie cassava tinggi protein terhadap status gizi balita. Penelitian ini dapat mencakup pengamatan jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita yang mengonsumsi mie cassava sebagai makanan tambahan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi mie cassava yang lebih variatif dan menarik, terutama untuk memenuhi preferensi rasa dan tekstur anak-anak. Inovasi ini dapat mencakup penggunaan bahan-bahan lokal lainnya atau kombinasi bahan yang unik untuk meningkatkan acceptability mie cassava di kalangan anak-anak. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi mie cassava sebagai produk pangan lokal yang dapat diekspor dan dipasarkan di luar daerah atau bahkan internasional. Penelitian ini dapat mencakup analisis pasar, pengembangan strategi pemasaran, dan studi kelayakan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan mie cassava sebagai produk pangan lokal yang bernilai tambah.

  1. Article | KnE Open. article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities... kneopen.com/kne-social/article/view/18508Article KnE Open article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities kneopen kne social article view 18508
  2. Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita | Majalah Kesehatan Indonesia. faktor penyebab stunting... ukinstitute.org/journals/1/makein/article/view/1210Faktor Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita Majalah Kesehatan Indonesia faktor penyebab stunting ukinstitute journals 1 makein article view 1210
  3. Advocacy for Processing Cassava Noodles Based on High-Protein Local Food as Supplementary Feeding for... doi.org/10.23917/warta.v28i3.12947Advocacy for Processing Cassava Noodles Based on High Protein Local Food as Supplementary Feeding for doi 10 23917 warta v28i3 12947
Read online
File size595.9 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test