UMSUMS

Warta LPMWarta LPM

Beban ganda masalah gizi pada anak sekolah di Indonesia, yang tercermin dari angka stunting dan obesitas yang melambung, menyodorkan tantangan baru bagi upaya memperbaiki gizi masyarakat. Kota Parepare, Sulawesi Selatan, memperlihatkan transisi gizi yang nyata, dengan peningkatan kasus obesitas di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini merancang dan melaksanakan program pemberdayaan peer educator bernama Sahabat Gizi berbasis sekolah, dengan tujuan memperkuat pencegahan kegemukan melalui edukasi gizi seimbang, penyesuaian lingkungan, serta penguatan kebijakan sekolah. Program dijalankan dalam tiga fase, yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi menggunakan metode edukatif‐partisipatif berupa penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan role‐play, serta didukung oleh media modul atau buku panduan, poster edukasi, permainan dan video sebagai sarana penyampaian pesan gizi dan pencegahan kegemukan. Penelitian ini melibatkan guru pendamping serta siswa yang berperan sebagai agen perubahan. Hasil pre‐ dan post‐test mengindikasikan peningkatan signi(cid:976)ikan pada pengetahuan dan kemampuan komunikasi peserta, sementara sikap mereka tetap relatif stabil. Pelatihan ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan (87,5%) dan kemampuan komunikasi (43,8%), sementara lebih dari 90% peserta menunjukkan stabilitas sikap tanpa perubahan signi(cid:976)ikan. Kegiatan mandiri yang diprakarsai oleh peer educator memperkuat pemahaman serta mengasah keterampilan komunikasi gizi secara efektif, sekaligu menumbuhkan norma‐norma positif perilaku sehat. Temuan program mengisyaratkan bahwa model peer educator yang diterapkan di lingkungan sekolah berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang serta berkontribusi pada pencegahan obesitas. Namun, untuk memastikan keberlanjutan dan memperkuat sikap yang positif, diperlukan dukungan kebijakan yang lebih intensif.

Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan “Sahabat Gizi paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi peserta, dibuktikan dengan 87,5% peserta berada pada kategori meningkat di domain pendidikan dan 43,8% peserta menunjukkan peningkatan pada domain komunikasi.Sebaliknya, aspek sikap memiliki peningkatan yang kecil yaitu sebesar 6,3%.Hal ini menunjukkan bahwa aspek sikap membutuhkan pendekatan berkelanjutan melalui kegiatan pembiasaan dan dukungan lingkungan sekolah.Sebagai tindak lanjut, rekomendasi yang aplikatif dan replikatif akan diajukan kepada Dinas Pendidikan agar program Sahabat Gizi dapat diadopsi dan dikembangkan secara luas, sehingga keberlanjutannya terjaga dan dampak kesehatan positif dapat dirasakan di lebih banyak sekolah.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi stabilitas sikap peserta, seperti peran keluarga dan lingkungan sosial. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk mengukur dampak program Sahabat Gizi terhadap perilaku makan dan tingkat aktivitas fisik siswa secara lebih akurat. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi siswa sebagai peer educator, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan motivasi dan keberlanjutan program. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan penelitian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas program Sahabat Gizi dapat diperoleh, sehingga program ini dapat dioptimalkan untuk mencapai dampak kesehatan yang lebih besar bagi siswa dan masyarakat.

  1. Child-Centered Nutrition Phrases Plus Repeated Exposure Increase Preschoolers’ Consumption of Healthful... jneb.org/retrieve/pii/S1499404619301265Child Centered Nutrition Phrases Plus Repeated Exposure Increase PreschoolersAo Consumption of Healthful jneb retrieve pii S1499404619301265
  2. Meta Tags — Preview, Edit and Generate. habituation activities character building education early... doi.org/10.19105/kiddo.v4i1.8265Meta Tags Ai Preview Edit and Generate habituation activities character building education early doi 10 19105 kiddo v4i1 8265
  3. The nutrition transition to a stage of high obesity and noncommunicable disease prevalence dominated... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/obr.13366The nutrition transition to a stage of high obesity and noncommunicable disease prevalence dominated onlinelibrary wiley doi 10 1111 obr 13366
Read online
File size812.84 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test