UMSUMS
BiomedikaBiomedikaT2DM is a major problem in health services in Indonesia through the NHI system. The determination of back-referrals frequently presents a contentious issue between BPJS-FKTP and FKTL. The AisyCare-GulaMU application is an Android-based tool designed for the IT-based monitoring of blood glucose levels in T2DM patients who are PRB. The research was performed on a retrospective cohort of NHI patients diagnosed with T2DM in an outpatient setting during the initial six months of 2025 with pre and post analysis glucose profile. There are significant reduction in blood glucose serial monitoring 1st to 2nd month (p=0.002), 2nd to 3rd month (p=0.027) and hba1c after third month treatment (p=0.000). There also significant blood glucose(p=0.002) and hba1c (p=0.000) for group back referral and not to refer. The AisyCare-GulaMU application enables the assessment of patients blood sugar levels on a monthly basis, facilitating the determination of subsequent service directions. The AisyCare-GulaMU application allows for effective monitoring of T2DM patients treatment progress, enabling BRP to operate efficiently.
The AisyCare-GulaMu application facilitates effective monitoring of treatment outcomes for patients with Type 2 Diabetes Mellitus, resulting in clearer treatment targets as demonstrated by significant reductions in HbA1c levels.Although the application does not directly lower glycemic profiles, it provides an overview of treatment trends and indicates that referred patients have achieved therapeutic targets (blood glucose ≤180 mg/dl and HbA1c ≤ 6.5) at a rate of 50%, thereby enabling data to be supplied to BPJS and FKTP.The application aids in clinical data management, systematic patient monitoring, and care coordination within the Back Referral Program (PRB).
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas AisyCare-GulaMU dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan perubahan gaya hidup, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosioekonomi dan budaya yang mungkin memengaruhi hasil. Selain itu, studi komparatif yang melibatkan kelompok kontrol tanpa aplikasi dapat dilakukan untuk mengukur dampak AisyCare-GulaMU secara lebih akurat terhadap penurunan HbA1c dan peningkatan kualitas hidup pasien. Terakhir, pengembangan fitur personalisasi dalam aplikasi, seperti rekomendasi diet dan olahraga yang disesuaikan dengan kondisi individu, serta integrasi dengan perangkat wearable untuk pemantauan glukosa berkelanjutan, dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan diabetes mellitus tipe 2 di Indonesia.
| File size | 180.86 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLINEPUBLINE The intervention group used an mHealth application designed to provide medication reminders, educational content, and self-monitoring tools for 12 weeks,The intervention group used an mHealth application designed to provide medication reminders, educational content, and self-monitoring tools for 12 weeks,
INTELEKMADANIINTELEKMADANI ) menunjukkan stabil pada pengujian organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat dan daya sebar. Hasil uji terhadap luka diabetes menunjukkan) menunjukkan stabil pada pengujian organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat dan daya sebar. Hasil uji terhadap luka diabetes menunjukkan
EBSINAEBSINA Bagi pria dengan kulit kepala sensitif, kondisi ini dapat memicu masalah rambut seperti ketombe. Perawatan rambut yang tepat, termasuk penggunaan tonikBagi pria dengan kulit kepala sensitif, kondisi ini dapat memicu masalah rambut seperti ketombe. Perawatan rambut yang tepat, termasuk penggunaan tonik
EBSINAEBSINA Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat ansietas, mengkaji hasil skrining vaksin COVID‑19, serta menganalisis hubungan antara tingkatPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat ansietas, mengkaji hasil skrining vaksin COVID‑19, serta menganalisis hubungan antara tingkat
EBSINAEBSINA Penelitian ini menggunakan desain studi korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 42 responden yang dipilih menggunakanPenelitian ini menggunakan desain studi korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 42 responden yang dipilih menggunakan
EBSINAEBSINA Penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan sistem kesehatan efektif dalam meningkatkan pengelolaan kesehatan hipertensi. Intervensi yang diberikan, yaituPenelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan sistem kesehatan efektif dalam meningkatkan pengelolaan kesehatan hipertensi. Intervensi yang diberikan, yaitu
EBSINAEBSINA Dari hasil yang ada, implementasi perawatan yang efektif dilakukan untuk pencegahan TB adalah identifikasi upaya perilaku kesehatan yang bisa ditingkatkan,Dari hasil yang ada, implementasi perawatan yang efektif dilakukan untuk pencegahan TB adalah identifikasi upaya perilaku kesehatan yang bisa ditingkatkan,
EBSINAEBSINA Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 selama masa pandemi COVID-19. Pendidikan kesehatan perluTerdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 selama masa pandemi COVID-19. Pendidikan kesehatan perlu
Useful /
UMSUMS Kedua jenis pemeriksaan dinamik (fleksi dan ekstensi) penting karena lebih sensitif dalam mengevaluasi instabilitas degeneratif dibandingkan radiografKedua jenis pemeriksaan dinamik (fleksi dan ekstensi) penting karena lebih sensitif dalam mengevaluasi instabilitas degeneratif dibandingkan radiograf
EBSINAEBSINA Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor utama penentu ketahanan pangan di antara rumah tangga pedesaan,Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor utama penentu ketahanan pangan di antara rumah tangga pedesaan,
EBSINAEBSINA Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel kuota untuk menentukan sampel. Hasil:Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel kuota untuk menentukan sampel. Hasil:
UMSUMS Ekstrak etanol buah lada putih pada dosis 1,3 mg/20 g berat badan memiliki aktivitas stimulan paling tinggi dengan peningkatan rata-rata persentase staminaEkstrak etanol buah lada putih pada dosis 1,3 mg/20 g berat badan memiliki aktivitas stimulan paling tinggi dengan peningkatan rata-rata persentase stamina