UNIPASBYUNIPASBY

Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan MatematikaBuana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persoalan penugasan dalam upaya meminimalkan ongkos kirim antar kota pada JNE Express menggunakan Metode Hungarian. Permasalahan penugasan merupakan salah satu topik dalam riset operasi yang berfokus pada pengalokasian sumber daya terhadap sejumlah tugas dengan biaya minimum. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa tarif layanan JNE Trucking (JTR) untuk berat 10 kg antar enam kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Medan, Banjarmasin, Makassar, Denpasar, dan Jayapura. Data tarif ini merupakan data eksklusif yang dikumpulkan secara manual dari situs resmi JNE pada bulan Oktober 2025 (JNE, 2025), sehingga merefleksikan biaya pengiriman aktual pada periode tersebut. Analisis dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu secara manual menggunakan algoritma Hungarian dan secara otomatis dengan perangkat lunak LINDO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi penugasan optimal diperoleh ketika setiap kota asal melayani tujuan yang sama (intra-kota), dengan total biaya minimum sebesar Rp350.000. Nilai tersebut identik antara hasil perhitungan manual dan hasil optimasi menggunakan LINDO, yang menunjukkan keakuratan dan efektivitas Metode Hungarian dalam meminimalkan biaya pengiriman. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan matematis berbasis riset operasi dapat diterapkan secara praktis untuk meningkatkan efisiensi distribusi dan mendukung pengambilan keputusan strategis dalam sektor logistik.

Metode Hungarian mampu memberikan solusi optimal dalam meminimalkan ongkos kirim pada sistem distribusi JNE Express.Penugasan paling efisien terjadi pada pengiriman intra-kota, di mana setiap kota asal melayani tujuan yang sama, menghasilkan total biaya minimum sebesar Rp350.Kesamaan hasil antara perhitungan manual dan komputasi otomatis dengan LINDO membuktikan bahwa metode ini akurat dan dapat diandalkan untuk kasus penugasan nyata.

Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengevaluasi pengaruh variabel waktu dan jarak tempuh terhadap optimalisasi penugasan dalam sistem logistik JNE, untuk melihat apakah pola penugasan intra-kota tetap efisien jika faktor waktu menjadi pertimbangan utama. Kedua, perlu dikembangkan model optimasi yang memasukkan kapasitas armada dan volume pengiriman harian agar hasil penugasan lebih realistis dan dapat diimplementasikan secara dinamis sesuai beban kerja harian di masing-masing kota. Ketiga, perlu dilakukan kajian komprehensif yang mengintegrasikan aspek kualitas layanan pelanggan, seperti ketepatan waktu dan kepuasan, ke dalam model matematis optimasi biaya, sehingga solusi optimal tidak hanya murah secara finansial tetapi juga meningkatkan pengalaman pelanggan. Dengan menggabungkan ketiga pendekatan ini, perusahaan dapat menciptakan sistem penugasan yang tidak hanya efisien secara biaya tetapi juga andal dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Penelitian semacam ini akan membuka jalan bagi pengembangan logistik cerdas yang menggabungkan efisiensi operasional dengan kualitas layanan tinggi. Selain itu, pendekatan terintegrasi dapat diuji pada perusahaan logistik lain untuk melihat generalisasi model yang dihasilkan. Model ini juga bisa dikembangkan dengan algoritma yang lebih kompleks seperti metode penugasan dinamis atau menggunakan sistem pendukung keputusan berbasis teknologi digital. Hasilnya dapat membantu perusahaan logistik menyesuaikan strategi distribusi secara real-time sesuai permintaan pasar. Dengan demikian, riset lanjutan seharusnya tidak hanya fokus pada efisiensi biaya semata, tetapi pada keseimbangan antara biaya, waktu, dan kepuasan pelanggan. Hal ini sangat relevan di era e-commerce yang menuntut layanan cepat dan terjangkau. Penelitian semacam ini dapat menjadi fondasi bagi transformasi digital di sektor logistik Indonesia.

  1. The Assignment Problem and Its Relation to Logistics Problems. assignment problem relation logistics... doi.org/10.3390/a15100377The Assignment Problem and Its Relation to Logistics Problems assignment problem relation logistics doi 10 3390 a15100377
  2. Evaluasi Keterlambatan Pengiriman Barang dengan Menggunakan Metode Six Sigma | Jurnal Logistik Indonesia.... ojs.stiami.ac.id/index.php/logistik/article/view/1110Evaluasi Keterlambatan Pengiriman Barang dengan Menggunakan Metode Six Sigma Jurnal Logistik Indonesia ojs stiami ac index php logistik article view 1110
  3. BAROMETER. analisis optimalisasi penempatan efisiensi jarak perjalanan kurir dengan metode assignment... journal.unsika.ac.id/index.php/barometer/article/view/4618BAROMETER analisis optimalisasi penempatan efisiensi jarak perjalanan kurir dengan metode assignment journal unsika ac index php barometer article view 4618
  4. Perbandingan Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Layanan Logistik Pada JNE dan J&T Express di Jabodetabek... doi.org/10.17358/jabm.8.3.939Perbandingan Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Layanan Logistik Pada JNE dan J T Express di Jabodetabek doi 10 17358 jabm 8 3 939
Read online
File size908.42 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test