UWMYUWMY

AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANAGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN

Pemanfaatan buah naga merah sebagai pewarna alami mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai sumber antioksidan. Tertujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio buah naga merah terhadap sifat kimia, fisik dan organoleptik pada bolu kukus. Penelitian ini menggunakan racangan acak kelompok (RAK), dengan satu faktor yaitu penambahan buah naga merah yang terdiri dari 5 peralakuan. Masing-masing perlakuan dilakukan pengujian kimia (kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat dan aktivitas antioksidan), dan organoleptik. Data hasil pengujian dianalisa menggunakan uji statistik ANOVA apabila terdapat perbedaan dilakukan uji lanjutan dengan DMRT dengan tingkat signifikansi (α=0,05 %). Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulan bahwa: Penambahan buah naga merah berpengaruh secara nyata terhadap kenaikan kadar air, abu, aktivitas antioksidan, tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar lemak, protein dan karbohidrat. Bolu kukus buah naga yang dapat diterima/disukai (3,76) adalah bolu kukus dengan rasio buah naga merah sebesar 36 g, warna merah muda (3,36), tekstur sangat lembut (4,2), tidak terasa buah naga (4,0), tidak terasa aroma buah naga (4,1), kadar air 7,78 %, kadar abu 7,39 % db, kadar lemak 3,15 % db, kadar protein 10,32 % db, kadar karbohidrat 78,45 5 db, dan kadar aktivitas antioksidan 19,39 %.

Penambahan buah naga merah berpengaruh secara nyata terhadap kenaikan kadar air, abu, aktivitas antioksidan sementara berpengaruh terhadap penurunan kadar lemak, protein dan karbohidrat.Hasil sifat organoleptik menunjukan penambahan buah naga merah menunukan hasil beda nyata terhadap warna, rasa, tekstur, aroma dan keseluruhan.Bolu kukus buah naga yang dapat diterima/disukai (3,83) adalah bolu kukus dengan rasio tepung terigu dengan buah naga merah (164.36), warna merah muda (3,36), tekstur sangat lembut (4,2), terasa aroma bolu kukus (4,0), terasa bolu kukus (4,1), kadar air 7,78 %, kadar abu 7,39 % db, kadar lemak 3,15 % db, kadar protein 10,32 % db, kadar karbohidrat 78,45 5 db, dan kadar aktivitas antioksidan 19,39 %.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek penggunaan buah naga merah sebagai pewarna alami pada berbagai jenis kue atau makanan lainnya. Selain itu, penelitian tentang potensi buah naga merah sebagai sumber antioksidan yang dapat dimanfaatkan dalam industri makanan juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, studi tentang penerimaan konsumen terhadap bolu kukus dengan buah naga merah dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk memahami preferensi dan persepsi konsumen terhadap produk ini.

  1. Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada... doi.org/10.37631/agrotech.v6i2.1695Pemanfaatan Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada doi 10 37631 agrotech v6i2 1695
Read online
File size449.99 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test