UNPAMUNPAM
Jurnal Ilmiah Teknik KimiaJurnal Ilmiah Teknik KimiaZat pencemar berbahaya yang terdapat dalam limbah diantaranya adalah logam berat Cu (Tembaga). Proses adsorpsi dapat digunakan sebagai metode dalam mengurangi kadar logam berat tembaga. Metode adsorpsi dipilih karena pada proses ini tidak menimbulkan racun dan bahan baku untuk adsorben lebih ekonomis seperti tongkol jagung. Tongkol jagung memiliki kandungan kadar unsur karbon 43,42% dan struktur berpori cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model matematika yang dapat digunakan dalam penentuan proses adsorpsi logam Cu menggunakan bioadsorben dari tongkol jagung. Proses pembuatan bioadsorben digunakan bahan organik belimbing wuluh sebagai aktivator untuk meningkatkan penyerapan terhadap logam berat tembaga. Proses adsorpsi logam berat tembaga dilakukan dengan cara menambahkan bioadsorben ke dalam limbah cair artifisial dengan variasi massa adsorben 2,5, 5, 7,5, 10, 12,5 gram dan divariasi waktu pengontakan mulai 40 hingga 120 menit. Hasil analisa dari metode Spektrofotometri Serapan Atom (AAS) diketahui persentase penyerapan logam tembaga oleh bioadsorben terbaik yakni sebesar 89,55%. Persentase pada penambahan massa adsorben 12,5 gram, dengan waktu kontak 120 menit. Pada hasil perhitungan model matematika adsorpsi logam berat Cu oleh karbon aktif tongkol jagung menggunakan model Isoterm Langmuir, dengan persamaan yang dihasilkan y = 0,5497x 9,968 dengan nilai R² = 0,994.
Proses adsorpsi dengan bioadsorben dari tongkol jagung yang diaktivasi menggunakan aktivator alami ekstrak belimbing wuluh 80% mampu menyerap limbah artifisial logam Cu hingga 89,55% pada kondisi optimal yaitu waktu pengontakan 120 menit dan massa adsorben 12,5 gram.Penyerapan logam berat Cu oleh bioadsorben tersebut mengikuti model Isoterm Langmuir dengan persamaan y = 1,8082x – 17,871 dan nilai R² = 0,994, menunjukkan kecocokan model yang sangat baik.Peningkatan massa adsorben dan waktu kontak meningkatkan efisiensi penyerapan hingga mencapai titik jenuh.
Pertama, perlu diteliti pengaruh durasi aktivasi ekstrak belimbing wuluh terhadap pembentukan pori dan kapasitas adsorpsi bioadsorben, untuk mengetahui apakah waktu lebih lama dapat meningkatkan efisiensi penyerapan logam Cu. Kedua, perlu dikaji perbandingan jenis aktivator alami lain seperti ekstrak jeruk nipis atau cuka buah terhadap kinerja bioadsorben dari tongkol jagung, guna menemukan alternatif yang lebih efektif dan tersedia luas. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang pengaruh ukuran partikel karbon aktif terhadap kecepatan dan kapasitas adsorpsi, karena ukuran partikel dapat memengaruhi luas permukaan dan difusi ion logam ke dalam pori. Ide-ide ini mengembangkan saran dalam penelitian yang menyebutkan pentingnya memperhatikan faktor aktivasi, jenis aktivator, dan ukuran partikel. Dengan memperdalam variabel-variabel tersebut, penelitian lanjutan dapat menghasilkan bioadsorben yang lebih optimal dan siap diterapkan dalam skala nyata. Penelitian semacam ini juga penting untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi proses pengolahan limbah berbasis bahan alami. Fokus pada parameter proses membuat penelitian lebih terarah dan aplikatif. Semua saran tetap berbasis pada temuan dan saran dalam makalah tanpa menambahkan informasi luar. Pendekatan sistematis ini mendukung pengembangan teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan.
| File size | 317.85 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPAMUNPAM Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kulit buah kakao dapat dimanfaatkan sebagai bioadsorben efektif dalam penyisihan zat warna Methyl orangeBerdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kulit buah kakao dapat dimanfaatkan sebagai bioadsorben efektif dalam penyisihan zat warna Methyl orange
UNPAMUNPAM Formulasi hidrogel FA-D menunjukkan keseimbangan optimal antara daya swelling dan stabilitas fisik terhadap gaya gesek. Dengan kondisi operasi yang tepat,Formulasi hidrogel FA-D menunjukkan keseimbangan optimal antara daya swelling dan stabilitas fisik terhadap gaya gesek. Dengan kondisi operasi yang tepat,
UNPAMUNPAM Berdasarkan hasil penelitian, fotokatalis TiO₂ dan H₂O₂ yang diaktivasi oleh sinar UV-C buatan maupun sinar matahari terbukti efektif dalam menurunkanBerdasarkan hasil penelitian, fotokatalis TiO₂ dan H₂O₂ yang diaktivasi oleh sinar UV-C buatan maupun sinar matahari terbukti efektif dalam menurunkan
UNPAMUNPAM Berdasarkan SNI 03-0691-1996, penggunaan plastik dalam proporsi tinggi terbukti meningkatkan ketahanan aus dan kinerja mekanik paving blok, sehingga memperlihatkanBerdasarkan SNI 03-0691-1996, penggunaan plastik dalam proporsi tinggi terbukti meningkatkan ketahanan aus dan kinerja mekanik paving blok, sehingga memperlihatkan
UPIUPI Katalis dipisahkan secara magnetik dari larutan reaksi dan menunjukkan kemampuan penggunaan ulang yang baik dengan 61% aktivitas tersisa setelah 5 siklusKatalis dipisahkan secara magnetik dari larutan reaksi dan menunjukkan kemampuan penggunaan ulang yang baik dengan 61% aktivitas tersisa setelah 5 siklus
UNIMALUNIMAL Untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan pengawet kitosan dalam saus sambal dan ketahan daya simpan suatu produk, maka diperlukan analisa kadar air,Untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan pengawet kitosan dalam saus sambal dan ketahan daya simpan suatu produk, maka diperlukan analisa kadar air,
UNIMALUNIMAL Ampas tebu mengandung berbagai komponen biomassa, selulosa dan lignin yang berpotensi untuk dikonversikan menjadi sumber arang pada proses adsorpsi. PenelitianAmpas tebu mengandung berbagai komponen biomassa, selulosa dan lignin yang berpotensi untuk dikonversikan menjadi sumber arang pada proses adsorpsi. Penelitian
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Kadar asam lemak bebas meningkat 0,64% pada perendaman dengan kulit kering dan perendaman dengan kulit buah cokelat basah meningkat sebanyak 0,82%. PerendamanKadar asam lemak bebas meningkat 0,64% pada perendaman dengan kulit kering dan perendaman dengan kulit buah cokelat basah meningkat sebanyak 0,82%. Perendaman
Useful /
UNPAMUNPAM Selanjutnya bahan baku FA juga dilakukan aktivasi dengan suhu kalsinasi 500°C. Sintesis katalis CaO-FA menggunakan metode impregnasi basah kemudian dikalsinasiSelanjutnya bahan baku FA juga dilakukan aktivasi dengan suhu kalsinasi 500°C. Sintesis katalis CaO-FA menggunakan metode impregnasi basah kemudian dikalsinasi
UNPAMUNPAM Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dioptimalisasi dengan proses perlakuan kimia lainnya dan variasi presentasi serat lainnya agar dihasilkan kompositDari hasil penelitian ini diharapkan dapat dioptimalisasi dengan proses perlakuan kimia lainnya dan variasi presentasi serat lainnya agar dihasilkan komposit
UNPAMUNPAM Hasil penelitian menunjukkan, penambahan tepung jagung meningkatkan ketahanan air, ketebalan film, waktu degradasi, tensile strength, dan elongation atHasil penelitian menunjukkan, penambahan tepung jagung meningkatkan ketahanan air, ketebalan film, waktu degradasi, tensile strength, dan elongation at
UNPAMUNPAM Biodegradable foam berbahan baku ubi jalar dengan variable selulosa 9% memiliki nilai kuat tarik yang paling tinggi yaitu sebesar 11,221 MPa. BerdasarkanBiodegradable foam berbahan baku ubi jalar dengan variable selulosa 9% memiliki nilai kuat tarik yang paling tinggi yaitu sebesar 11,221 MPa. Berdasarkan