UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Dalam mengakses belanja online sekarang sangat mudah bisa melalui Lazada.co.id, Bukalapak.com, dan media sosial facebook.com, untuk itu lebih memudahkan bagi remaja terutama pelajar atau siswa untuk mengakses dan melakukan belanja online. Sajian iklan belanja online yang atraktif dengan kreasi pesan yang menarik, mampu membujuk kaum remaja dengan sempurna. Dampak dari itu semua adalah munculnya perilaku konsumtif di kalangan remaja.. . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh intensitas terpaan iklan belanja online terhadap perilaku konsumtif, untuk mengetahui bagaimana perubahan perilaku konsumtif dalam belanja online dan seberapa besar pengaruh intensitas terpaan iklan belanja online terhadap perilaku konsumtif.. . Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode survei, metode survei adalah metode riset yang menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan datanya, tujuannya untuk memperoleh informasi tentang sejumlah responden yang dianggap mewakili populasi tertentu. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dan observasi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh positif intensitas terpaan iklan belanja online terhadap perilaku konsumtif yang dipengaruhi oleh variabel motivasi, keterlibatan, sikap, kepribadian, dan gaya hidup sebesar 20,19%.Perubahan perilaku konsumtif saat intensitas terpaan iklan belanja online adalah sebesar 65,45%.Pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengaruh intensitas terpaan iklan belanja online berpengaruh sebesar 13,46% terhadap perilaku konsumtif, sedangkan sisanya 86,54% dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kelompok sosial, keluarga, kebudayaan, dan status sosial.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor eksternal seperti pengaruh keluarga, teman sebaya, dan budaya yang berkontribusi signifikan terhadap perilaku konsumtif siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif seperti wawancara mendalam atau focus group discussion untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai jenis iklan belanja online (misalnya, iklan video, iklan banner, iklan influencer) dalam memengaruhi perilaku konsumtif siswa. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan eksperimen untuk menguji dampak masing-masing jenis iklan terhadap keputusan pembelian siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran literasi digital dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menghadapi iklan belanja online. Penelitian ini dapat menguji apakah siswa dengan tingkat literasi digital yang lebih tinggi lebih mampu untuk mengevaluasi iklan secara kritis dan menghindari perilaku konsumtif yang berlebihan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang fenomena perilaku konsumtif di kalangan pelajar dan memberikan dasar bagi pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif.

Read online
File size943.79 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test