UMCUMC
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hegemoni hadir melalui proses produksi dan kontestasi wacana yang menghadirkan pemaknaan sekaligus praktik sosial dalam kegiatan rereongan sarupi (gotong-royong pengumpulan uang seratus rupiah) di Desa Situ Udik Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor. Implementasi kegiatan ini khas karena dapat memperbaiki rumah tidak layak huni di wilayah desa dengan jumlah yang besar dari hasil akumulasi kegiatan gotong royong masyarakat yang kemudian menstimulus perhatian besar pemerintah untuk memberikan bantuan dalam jumlah yang lebih besar bagi Desa dan menempatkan citra keberhasilan bagi Kepala Desa dengan berbagai penghargaan. Memperbaiki rumah tidak layak huni adalah janji kampanye Kepala Desa yang direalisasikan saat menjadi Kepala Desa dengan memobilisasi keswadayaan dan sumberdaya masyarakat desa untuk menunjang agenda Kepala Desa.
Kegiatan rereongan sarupi di Desa Situ Udik merepresentasikan nilai yang dikonstruksi oleh Kepala Desa dan aktor intelektual organik untuk merealisasikan janji kampanye dan memperoleh citra keberhasilan, menarik berbagai bantuan serta penghargaan.Namun, munculnya wacana tanding yang mempertanyakan efektivitas dan akuntabilitas kegiatan, ditambah dengan pergeseran dari keswadayaan menjadi pungutan, menyebabkan penurunan partisipasi masyarakat.Hal ini menunjukkan bahwa hegemoni nilai tidak sepenuhnya terinternalisasi, karena individu memiliki rasionalitas independen yang memungkinkan perubahan aliansi nilai sesuai kepentingan aktor dalam dinamika sosial.
Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang dinamika kepemimpinan desa dan partisipasi masyarakat. Pertama, menarik untuk meneliti lebih dalam mengenai bagaimana wacana tanding atau pandangan alternatif terbentuk dan dimobilisasi oleh masyarakat ketika menghadapi hegemoni kepemimpinan desa. Ini bisa melibatkan studi tentang strategi komunikasi yang digunakan warga untuk menyuarakan ketidakpuasan atau gagasan baru, serta bagaimana mereka mengorganisir diri di luar struktur formal yang didominasi oleh Kepala Desa dan intelektual organiknya. Memahami mekanisme pembentukan dan penyebaran wacana tanding ini akan memberikan gambaran yang lebih utuh tentang agen perubahan sosial di tingkat lokal. Kedua, penting juga untuk mengkaji dampak jangka panjang dari perubahan nilai rereongan sarupi dari sukarela menjadi persepsi pungutan terhadap modal sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Apakah pergeseran ini akan mengurangi semangat gotong royong untuk program-program lain di masa depan, atau justru masyarakat akan menemukan cara baru untuk berpartisipasi yang lebih sesuai dengan rasionalitas independen mereka? Studi semacam ini akan membantu kita mengukur erosi atau pembentukan ulang kepercayaan publik di level desa. Terakhir, penelitian komparatif antara Desa Situ Udik dengan desa-desa lain yang juga berhasil memobilisasi masyarakat untuk pembangunan, namun dengan gaya kepemimpinan yang berbeda, bisa sangat bermanfaat. Bagaimana pola kepemimpinan yang lebih kolaboratif atau berbasis konsensus mempengaruhi keberlanjutan partisipasi dan akuntabilitas program desa? Hal ini akan memberikan wawasan mengenai variasi model kepemimpinan yang efektif dalam mendulang modal sosial dan membangun desa secara inklusif.
| File size | 949.88 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
169169 Karya Film, diharapkan data menginspirasi masyarakat bahwa sesama manusia bisa bersama-sama mewujudkan solidaritas membantu sesame meringankan penderitaanKarya Film, diharapkan data menginspirasi masyarakat bahwa sesama manusia bisa bersama-sama mewujudkan solidaritas membantu sesame meringankan penderitaan
UNISDAUNISDA Masyarakat dalam novel ini menunjukkan ciri khas budaya Indonesia, seperti nilai gotong royong, penghormatan terhadap pemimpin, serta sikap solidaritasMasyarakat dalam novel ini menunjukkan ciri khas budaya Indonesia, seperti nilai gotong royong, penghormatan terhadap pemimpin, serta sikap solidaritas
ASIAASIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat bagi hasil deposito mudharabah, suku bunga bank konvensional, dan inflasi terhadap jumlahPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat bagi hasil deposito mudharabah, suku bunga bank konvensional, dan inflasi terhadap jumlah
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses refleksi kolektif mampu meningkatkan kesadaran petani terhadap fungsi kearifan lokal sebagai aset penghidupan,Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses refleksi kolektif mampu meningkatkan kesadaran petani terhadap fungsi kearifan lokal sebagai aset penghidupan,
UNESAUNESA Tradisi Wiwitan mengandung nilai sosial dan nilai keagamaan yang tercermin dari gotong royong masyarakat yang dapat mempererat kerukunan dari masyarakatTradisi Wiwitan mengandung nilai sosial dan nilai keagamaan yang tercermin dari gotong royong masyarakat yang dapat mempererat kerukunan dari masyarakat
PENERBITPENERBIT Namun seiring waktu, kualitas dan kuantitas air di Bali mengalami degradasi, salah satunya di Desa Medahan dan Desa Keramas di Kecamatan Blahbatuh, KabupatenNamun seiring waktu, kualitas dan kuantitas air di Bali mengalami degradasi, salah satunya di Desa Medahan dan Desa Keramas di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Maimun, Kelurahan Aur, Kota Medan, dengan sasaran masyarakat setempat. Setelah pemberdayaan dan sosialisasi,Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Maimun, Kelurahan Aur, Kota Medan, dengan sasaran masyarakat setempat. Setelah pemberdayaan dan sosialisasi,
POLIMEDIAPOLIMEDIA Para leluhur tanah Minahasa telah mewariskan budaya mapalus sebagai jati diri orang Minahasa yang perlu dijaga dan dilestarikan. Revitalisasi mapalus telahPara leluhur tanah Minahasa telah mewariskan budaya mapalus sebagai jati diri orang Minahasa yang perlu dijaga dan dilestarikan. Revitalisasi mapalus telah
Useful /
UNISDAUNISDA Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengevaluasi penggunaan majas perbandingan, pertentangan, dan penegasan serta kontribusinya terhadap estetikaFokus penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengevaluasi penggunaan majas perbandingan, pertentangan, dan penegasan serta kontribusinya terhadap estetika
UNISDAUNISDA Pada pertemuan I, rata-rata aktivitas belajar peserta didik adalah 55%, kemudian meningkat pada pertemuan II menjadi 100%. Keterlaksanaan pembelajaranPada pertemuan I, rata-rata aktivitas belajar peserta didik adalah 55%, kemudian meningkat pada pertemuan II menjadi 100%. Keterlaksanaan pembelajaran
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Beberapa upaya yang dapat dilakukan perusahaan demi meningkatkan kepuasan karyawannya diantaranya ialah melakukan program pelatihan, budaya organisasi,Beberapa upaya yang dapat dilakukan perusahaan demi meningkatkan kepuasan karyawannya diantaranya ialah melakukan program pelatihan, budaya organisasi,
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Penelitian ini memberikan wawasan bahwa perbaikan kinerja perawat mungkin lebih efektif melalui faktor lain selain peningkatan pendidikan formal. PerkiraanPenelitian ini memberikan wawasan bahwa perbaikan kinerja perawat mungkin lebih efektif melalui faktor lain selain peningkatan pendidikan formal. Perkiraan