UMCUMC
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiKehadiran International Criminal Court (ICC) melalui Statuta Roma 1998 pada tahun 2002 setidaknya memberikan angin segar bagi penegakan hukum di tingkat internasional. Kehadiran ICC merupakan pelengkap setelah pembentukan International Court of Justice (ICJ) yang hanya memiliki yurisdiksi atas negara sebagai subjeknya. Berbeda dengan ICJ, pembentukan ICC didorong oleh tuntutan keadilan atas kejahatan-kejahatan yang sangat kejam (kejahatan heinous), seperti genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang yang telah menyebabkan korban jiwa yang sangat besar. Sebagai studi kasus, makalah ini membahas kejahatan terhadap kemanusiaan di Darfur yang ditangani oleh peradilan ICC. Dalam makalah ini akan dilihat bahwa sejauh ini, instrumen hukum internasional mampu menjerat pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan lembaga penegak keadilan pidana internasional yang memiliki wewenang untuk memecahkan impunitas dan menjadi institusi yang independen.
ICC telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam aksi-aksi kemanusiaan, terutama dalam menangani kasus pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan oleh individu-individu di tingkat internasional.Dalam kasus Darfur, Sudan Selatan, ICC membawa kasus ini ke ranah hukum melalui sidang Dewan Keamanan PBB.ICC telah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti yang dibutuhkan untuk pengajuan perkara.Faktor-faktor yang memperkuat ICC untuk melakukan peradilan dalam kasus Darfur antara lain.pengadilan sebelumnya dinilai tidak berhasil, negara Sudan dinilai lemah dalam melindungi warganya, dan ICC memiliki landasan hukum yang kuat, banyak negara anggota, dana yang memadai, infrastruktur dan perangkat pengadilan yang memadai, serta dukungan dari negara-negara lain.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara ICC dengan pengadilan pidana internasional lainnya, seperti ICTY dan ICTR, untuk melihat efektivitas dan kinerja masing-masing dalam menangani kasus-kasus kejahatan serius. Selain itu, dapat juga dilakukan analisis mendalam tentang peran Dewan Keamanan PBB dalam merujuk kasus-kasus ke ICC dan bagaimana hal ini mempengaruhi proses peradilan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak dari keputusan ICC dalam kasus Darfur terhadap upaya rekonsiliasi dan perdamaian di Sudan Selatan.
| File size | 127.17 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSAUNSA Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab, peranan korban, serta upaya penanggulangan tindak pidana perdagangan manusia dalam perspektif viktimologi.Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab, peranan korban, serta upaya penanggulangan tindak pidana perdagangan manusia dalam perspektif viktimologi.
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Dalam hal notaris yang ditunjuk sebagai pemegang protokol tidak bersedia melakukan serah terima protokol dengan alasan yang tidak dapat diterima oleh Menteri,Dalam hal notaris yang ditunjuk sebagai pemegang protokol tidak bersedia melakukan serah terima protokol dengan alasan yang tidak dapat diterima oleh Menteri,
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran korban untuk melaporkan tindakUndang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran korban untuk melaporkan tindak
UNIKSUNIKS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dan modus operandi tindak pidana KDRT terhadap perempuan di Pengadilan Negeri Teluk KuantanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dan modus operandi tindak pidana KDRT terhadap perempuan di Pengadilan Negeri Teluk Kuantan
UNUBLITARUNUBLITAR Partisipan mengaku mencari pasangan yang mampu memberi perhatian, dukungan emosional, dan komunikasi terbuka hal-hal yang tidak mereka dapatkan dari figurPartisipan mengaku mencari pasangan yang mampu memberi perhatian, dukungan emosional, dan komunikasi terbuka hal-hal yang tidak mereka dapatkan dari figur
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi,Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi,
UNIRAYAUNIRAYA Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah bentuk kekerasan yang memiliki ciri khas terjadi di lingkungan rumah, melibatkan anggota keluarga sebagai pelakuKekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah bentuk kekerasan yang memiliki ciri khas terjadi di lingkungan rumah, melibatkan anggota keluarga sebagai pelaku
UIMUIM Selain keterangan saksi korban, unsur utama dalam pertimbangan hakim meliputi visum et repertum dan keterangan saksi ahli, karena tanpa keduanya keputusanSelain keterangan saksi korban, unsur utama dalam pertimbangan hakim meliputi visum et repertum dan keterangan saksi ahli, karena tanpa keduanya keputusan
Useful /
ESDMESDM Sungai 1 menunjukkan urutan gravel berbedak (Litho B), butiran kasar yang tidak terurut (Litho C), dan pasir-lumpur yang terkompaksi dengan akar tanamanSungai 1 menunjukkan urutan gravel berbedak (Litho B), butiran kasar yang tidak terurut (Litho C), dan pasir-lumpur yang terkompaksi dengan akar tanaman
UNIKSUNIKS Penelitian ini dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektivitas pelayananPenelitian ini dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektivitas pelayanan
UNIKSUNIKS Informan pada penelitian adalah sebanyak 8 Orang menggunakan sampling purposive dan sampling jenuh. Penulis menemukan ada permasalahan bahwa belum efektifnyaInforman pada penelitian adalah sebanyak 8 Orang menggunakan sampling purposive dan sampling jenuh. Penulis menemukan ada permasalahan bahwa belum efektifnya
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Tujuan penulis meneliti adalah untuk menjelaskan bagaimana proses penegakan hukum tindak pidana desersi terhadap anggota TNI di Pengadilan Militer III-12Tujuan penulis meneliti adalah untuk menjelaskan bagaimana proses penegakan hukum tindak pidana desersi terhadap anggota TNI di Pengadilan Militer III-12