BSIBSI

Abditeknika Jurnal Pengabdian MasyarakatAbditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pendidikan merupakan hak yang sangat fundamental bagi anak dan harus dipenuhi melalui kerjasama antara orang tua siswa, lembaga pendidikan, dan pemerintah. Pendidikan akan terwujud jika semua komponen, yaitu orang tua, lembaga masyarakat, pendidikan, dan pemerintah, bersedia menunjang jalannya pendidikan. Fenomena putus sekolah di Kampung Wara disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor internal meliputi tingkat pendidikan kepala keluarga, sedangkan faktor eksternal mencakup budaya masyarakat. Faktor-faktor tersebut memengaruhi paradigma orang tua tentang pentingnya pendidikan, serta tingkat kesadaran kepala keluarga dalam hal pendidikan. Semakin rendah tingkat kesadaran kepala keluarga, semakin rendah kesadaran anak untuk bersekolah, sehingga tingkat putus sekolah meningkat.

Berdasarkan penelitian, anak putus sekolah di Kampung Wara Negeri Hative Kecil Kota Ambon disebabkan oleh faktor-faktor seperti rendahnya tingkat pendidikan orang tua, kondisi ekonomi keluarga yang minim, dan kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anak.Kondisi ini mengakibatkan anak-anak terpaksa membantu mencari nafkah keluarga, sehingga mengorbankan pendidikan mereka.Perlu adanya upaya bersama dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan memberikan dukungan bagi anak-anak agar dapat menyelesaikan pendidikan mereka.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi program intervensi yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi anak di Kampung Wara dalam pendidikan formal, dengan mempertimbangkan faktor budaya dan ekonomi lokal. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami secara mendalam perspektif orang tua mengenai pentingnya pendidikan dan hambatan yang mereka hadapi dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan anak-anak yang pernah putus sekolah dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilan atau kegagalan mereka dalam kembali ke sekolah dan menyelesaikan pendidikan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang permasalahan putus sekolah di Kampung Wara dan merumuskan solusi yang tepat sasaran untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak di sana, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Read online
File size442.66 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test