ST3BST3B

JURNAL TABGHAJURNAL TABGHA

Realitas tumbuh kembang anak memerlukan pendampingan dan bimbingan kedua orang tua dalam memberikan dukungan dan berperan sebagai figur teladan. Orang tua memegang tanggung jawab terbesar dalam perkembangan seluruh keberadaan anak-anaknya, termasuk kebutuhan fisik dan psikologisnya, agar mereka dapat tumbuh dan dewasa menuju kepribadian yang harmonis dan matang. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan prinsip-prinsip yang mengatur keteladanan orang tua kristiani berdasarkan nilai-nilai alkitabiah, serta mengkaji pembentukan karakter anak usia 6-12 tahun di Gereja Tabgha Bethel Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur dan metode deskriptif untuk pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap enam partisipan. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, ditarik kesimpulan bahwa orang tua Kristiani sangat berperan dalam pembentukan karakter anak usia 6-12 tahun. Dalam membentuk karakter anak, orang tua Kristen harus memahami berbagai macam keteladanan peran dan pendekatan pembentukan karakter bagi anak usia 6 sampai 12 tahun.

Para peserta memahami pentingnya keteladanan orang tua Kristen, dimana sumber utama dari keteladanan tersebut berasal dari Kitab Suci.Bentuk-bentuk keteladanan orang tua memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan karakter anak.Salah satu contoh keteladanan yang ditunjukkan oleh orang tua adalah seperti yang dicontohkan oleh partisipan kedua, dimana mereka memberikan bimbingan kepada anaknya melalui membaca Firman Tuhan, doa, pujian, dan penyembahan.Perbuatan yang dilakukan oleh orang tua Kristiani mau tidak mau akan ditiru oleh keturunannya, karena sifat-sifat karakter yang dimiliki oleh setiap orang tua secara otomatis mempengaruhi perilaku anaknya.Pesan yang disampaikan oleh orang tua Kristiani terlebih dahulu harus dihayati atau diamalkan.Orang tua Kristen harus menjadi teladan dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar atau nilai-nilai Kristus dalam kehidupan mereka sehari-hari.Memahami pentingnya teladan orang tua Kristen mengarah pada kedewasaan dan kesalehan keturunan mereka.Para peserta mengakui bahwa pembentukan karakter anak usia 6-12 tahun di Gereja Tabgha Bethel Indonesia sudah terbukti.Keteladanan orang tua memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan dan pembentukan karakter anak-anaknya.Mendidik anak sesuai dengan apa yang tertulis dalam Firman Tuhan dan melalui buku-buku rohani.Institusi rumah berfungsi sebagai lokasi utama bagi anak-anak untuk menjalani pertumbuhan dan pematangan perkembangan saat mereka menuju kedewasaan.Ketika seorang anak tumbuh, adalah harapan orang tua agar karakter anak terus berkembang dengan cara yang mirip dengan karakter Yesus Kristus.Para peserta mengungkapkan bahwa pembentukan karakter anak usia 6-12 tahun dipengaruhi oleh lingkungan.Perkembangan karakter anak dipengaruhi oleh faktor lingkungan.Anak-anak antara usia 6 dan 12 tahun paling rentan terpengaruh oleh lingkungannya dan cenderung meniru apa yang mereka amati di lingkungannya.Pengaruh teman sebaya yang negatif berpotensi memperburuk pola perilaku positif.Orang tua dari anak-anak yang berusia antara 6 sampai 12 tahun memahami pentingnya teladan orang tua memfasilitasi perkembangan moral dan agama anak-anak mereka.Pemahaman ini mendorong pertumbuhan anak-anak yang dewasa dan takut akan Tuhan.Orang tua hendaknya melatih anak-anak mereka untuk disiplin, memiliki sifat-sifat yang menyerupai Yesus Kristus, dan menunjukkan rasa hormat kepada Allah.Orang tua yang menganut agama dapat memberikan bimbingan dan nasehat sehari-hari kepada anak-anak mereka, menanamkan Firman Tuhan di dalam diri mereka.Interaksi dan asosiasi sosial yang negatif dapat secara signifikan merusak dan mengkompromikan perilaku dan kebiasaan pribadi positif seseorang.Memberikan keteladanan dan mempengaruhi keturunan seseorang melalui penetapan tata tertib sejak dini merupakan tanggung jawab yang tetap dipegang oleh orang tua.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat fokus pada peran orang tua dalam membentuk karakter anak di lingkungan keluarga, terutama dalam konteks keluarga Kristen. Bagaimana orang tua Kristen dapat menjadi teladan yang efektif dalam mendidik anak-anak mereka dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi perkembangan karakter anak. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang pengaruh lingkungan sosial dan media sosial terhadap pembentukan karakter anak. Bagaimana anak-anak dapat mengembangkan karakter yang kuat dan positif di tengah pengaruh negatif dari lingkungan sosial dan media sosial. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh orang tua Kristen dalam membentuk karakter anak, seperti penggunaan metode pengajaran tertentu, kegiatan-kegiatan keluarga, atau pendekatan-pendekatan disipliner yang efektif. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan meningkatkan pembentukan karakter anak di lingkungan keluarga Kristen.

Read online
File size192.31 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test