UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Kesenjangan sosial adalah suatu keadaan ketidakseimbangan sosial yang ada di masyarakat yang mengakibatkan adanya suatu perbedaan yang mencolok antara masyarakat satu dan masyarakat yang lain, maka pemerintah sedang berupaya melakukan penanggulangan kemiskinan. Tujuan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) salah satunya adalah untuk mengurangi beban pengeluaran kebutuhan pangan masyarakat serta memberikan nutrisi seimbang kepada keluarga penerima manfaat (KPM) secara tepat sasaran dan tepat waktu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian yang digunakan untuk memahami fenomena yang terjadi pada subjek penelitian. Informan penelitian merupakan subjek yang paham informasi objek penelitian sebagai pelaku maupun orang lain yang memahami objek penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Kemudian dianalisis sesuai data tentang implementasi kebijakan menurut Edward III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi/petugas pelaksana, struktur birokrasi.

Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Jatiseeng berjalan dengan baik.Komunikasi yang dilakukan secara sistematis dan konsisten, sumber daya yang memadai, serta sikap petugas pelaksana yang profesional menjadi faktor keberhasilan.Struktur birokrasi yang jelas dan SOP yang terbukti efektif mendukung pelaksanaan program.Namun, masih diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat dan meningkatkan transparansi.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang BPNT terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga penerima manfaat di daerah lain dengan kondisi sosial ekonomi berbeda. 2. Studi tentang pengaruh penggunaan teknologi digital dalam distribusi BPNT, khususnya di daerah dengan akses internet terbatas, untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. 3. Analisis perbandingan antara mekanisme BPNT dan program bantuan pangan lainnya untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dalam desain kebijakan, serta rekomendasi perbaikan kebijakan yang lebih inklusif.

  1. IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) MELALUI E-WARUNG DI KELURAHAN SUMPUTKECAMATAN DRIYOREJO... doi.org/10.55499/intelektual.v8i2.7IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI BPNT MELALUI E WARUNG DI KELURAHAN SUMPUTKECAMATAN DRIYOREJO doi 10 55499 intelektual v8i2 7
  2. IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI (STUDI KASUS DI KOTA CIMAHI) | Fadlurrohim | Share : Social... jurnal.unpad.ac.id/share/article/view/20326IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI STUDI KASUS DI KOTA CIMAHI Fadlurrohim Share Social jurnal unpad ac share article view 20326
  3. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN VAKSINASI COVID-19 DI KABUPATEN CIREBON (STUDI KASUS KECAMATAN PLERED KABUPATEN... publikasi.unitri.ac.id/index.php/fisip/article/view/2456IMPLEMENTASI KEBIJAKAN VAKSINASI COVID 19 DI KABUPATEN CIREBON STUDI KASUS KECAMATAN PLERED KABUPATEN publikasi unitri ac index php fisip article view 2456
Read online
File size515.14 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test