169169

PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya

The form of documentary film created in this research is a documentary film art entitled Berujar Dalam Sunyi. This is a documentary film with an expository style of exposure, using a comparative narrative style. This research is a creative process creating a documentary film of which applies the use of open caption to give access people with hearing impairments in Indonesia to documentary films. The issue of this research is the reality of the life of people with hearing impairments in Indonesia. This film uses koentjaraningrats seven elements of culture to explore the visual potential of the life of a deaf-deaf community. Access to films, especially documentary films for people with hearing impairments in Indonesia is still very limited. The form of access in question is open caption, which can help people with hearing impairments enjoy and understand the contents of a film which is an audio-visual art form. This research is a creative process of making documentary films applying the use of open captions to provide access to documentary films for deaf people in Indonesia. In its application, a combination of voiceover and open caption is used, so that this documentary film can be enjoyed by both hearing audiences and audiences with hearing impairments. The results of this study illustrate how to present the reality in the life of people with hearing impairments into a documentary film that can be enjoyed by audiences with hearing impairments.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat disabilitas memiliki budaya unik yang tercermin dalam aspek fisik, sosiologis, dan psikologis.Gaya pemaparan ekspositoris dengan pendekatan komparatif memungkinkan pemahaman perbedaan realitas hidup antara individu dengan dan tanpa keterbatasan pendengaran.Penggunaan open caption dalam film dokumenter menjadi krusial untuk memastikan aksesibilitas bagi penonton dengan keterbatasan pendengaran di Indonesia.Hal ini membuka peluang bagi karya film yang lebih inklusif dan menjangkau audiens yang lebih luas, serta meningkatkan pemahaman dan empati terhadap komunitas disabilitas.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis caption (misalnya, caption deskriptif yang menjelaskan elemen audio non-verbal) dalam meningkatkan pengalaman menonton bagi penyandang disabilitas pendengaran. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi dampak penggunaan bahasa isyarat dalam film dokumenter terhadap pemahaman dan apresiasi budaya Tuli oleh masyarakat umum. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kolaborasi antara pembuat film dan komunitas disabilitas pendengaran untuk memastikan representasi yang akurat dan bermakna dalam produksi film dokumenter, serta menciptakan konten yang benar-benar inklusif dan memberdayakan.

Read online
File size2.02 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test