UNJUNJ
Jurnal Sains GeografiJurnal Sains GeografiKota merupakan tempat hidup dan pusat dari berbagai macam aktivitas manusia. Semakin bertambahnya kepadatan penduduk dan kebutuhan manusia akan pemanfaatan lahan, tentunya dapat mengurangi tingkat kerapatan vegetasi yang ada. Perubahan penggunaan lahan ini mampu mempengaruhi tutupan hijau di Kabupaten Sukoharjo. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis perubahan penggunaan lahan dari tingkat kerapatan vegetasi pada Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2013 dan 2023 dengan menggunakan metode NDVI (Normalized Difference Vegetation Index). Penggunaan data digital penginderaan jauh yaitu data citra landsat 8 yang memungkinkan untuk mengetahui sebaran kerapatan vegetasi pada tiap jenis penggunaan lahan. Obyek dalam penelitian ini adalah kerapatan vegetasi dalam kurun waktu 10 tahun yaitu pada tahun 2013 dan 2023 di Kabupaten Sukoharjo. Variabel penelitian ini meliputi kerapatan vegetasi dengan nilai NDVI di Kabupaten Sukoharjo tahun 2013 dan 2023 serta perubahan kerapatan vegetasi di Kabupaten Sukoharjo. Menurut hasil interpretasi citra Landsat 8, pada tahun 2013 dan 2023 yang ditransformasikan dengan NDVI dan diklasifikasi menjadi 5 kelas kerapatan vegetasi diketahui bahwa pada tahun 2013-2023 di Kabupaten Sukoharjo terjadi perubahan kerapatan vegetasi pada masing-masing kelas.
Berdasarkan hasil analisis, terdapat perubahan signifikan dalam tutupan lahan Kabupaten Sukoharjo selama periode 2013-2023.Peningkatan luasan lahan dengan kerapatan vegetasi sangat rendah dan non-vegetasi menunjukkan adanya konversi lahan dari area hijau menjadi permukiman dan infrastruktur lainnya.Penurunan luasan lahan dengan kerapatan vegetasi tinggi, rendah, dan sedang mengindikasikan berkurangnya area pertanian, perkebunan, dan hutan.Perubahan ini perlu menjadi perhatian pemerintah untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan pembangunan.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis dampak perubahan tutupan lahan terhadap suhu permukaan dan kualitas udara di Kabupaten Sukoharjo, untuk memahami konsekuensi lingkungan dari konversi lahan. Selain itu, studi mengenai efektivitas kebijakan tata ruang dalam mengendalikan perubahan tutupan lahan dan menjaga keberlanjutan area hijau perlu dilakukan. Terakhir, penelitian yang menggabungkan data penginderaan jauh dengan data sosial-ekonomi dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor pendorong perubahan tutupan lahan dan dampaknya terhadap masyarakat setempat, sehingga dapat dirumuskan strategi mitigasi yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk pengelolaan lahan yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Sukoharjo.
| File size | 897.79 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan SARIMAX dapat diterapkan secara efektif untuk menganalisis produksi kakao di Provinsi Sulawesi Tengah denganPenelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan SARIMAX dapat diterapkan secara efektif untuk menganalisis produksi kakao di Provinsi Sulawesi Tengah dengan
UMSUMS Model Random Forest mencapai akurasi keseluruhan 84 % dengan koefisien Kappa 0,81, sementara validasi model CA‑ANN melalui hindcasting 2015‑2024Model Random Forest mencapai akurasi keseluruhan 84 % dengan koefisien Kappa 0,81, sementara validasi model CA‑ANN melalui hindcasting 2015‑2024
APTKLHIAPTKLHI Ekosistem mangrove merupakan salah satu tipe ekosistem pesisir yang terdapat di sepanjang garis pantai dan muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surutEkosistem mangrove merupakan salah satu tipe ekosistem pesisir yang terdapat di sepanjang garis pantai dan muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut
INSTITUTSUNANDOEINSTITUTSUNANDOE Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam pembuatan kebijakan terkait pemanfaatan ruang di DAS Wae Batugantung di masa depan. Luas lahanHasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam pembuatan kebijakan terkait pemanfaatan ruang di DAS Wae Batugantung di masa depan. Luas lahan
IPBIPB Morfometri DAS berbentuk segitiga dengan empat sungai utama. 58,5% lereng curam dan 62% lahan non-forestrif berkontribusi terhadap banjir. Koefisien RcMorfometri DAS berbentuk segitiga dengan empat sungai utama. 58,5% lereng curam dan 62% lahan non-forestrif berkontribusi terhadap banjir. Koefisien Rc
UNIPASBYUNIPASBY Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada 6 informan melalui teknik purposiveMetode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada 6 informan melalui teknik purposive
UNIPASBYUNIPASBY Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa potensi kawasan cagar budaya sebagai kawasan wisata heritage meliputi sangat berpotensi (Masjid Jamik), berpotensiHasil dari penelitian menunjukkan bahwa potensi kawasan cagar budaya sebagai kawasan wisata heritage meliputi sangat berpotensi (Masjid Jamik), berpotensi
UNPARUNPAR Sifat kering tak balik atau hidrofobisitas merupakan salah satu sifat gambut yang digunakan untuk menentukan tingkat degradasi lahan gambut. Sifat hidrofobisitasSifat kering tak balik atau hidrofobisitas merupakan salah satu sifat gambut yang digunakan untuk menentukan tingkat degradasi lahan gambut. Sifat hidrofobisitas
Useful /
IAINPTKIAINPTK Hasil uji sifat fisikokimia biodiesel memenuhi SNI 7182:2015. Penelitian ini memberikan solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah dan produksi biodieselHasil uji sifat fisikokimia biodiesel memenuhi SNI 7182:2015. Penelitian ini memberikan solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah dan produksi biodiesel
UNJUNJ Penelitian ini menghasilkan tiga kategori potensi pengembangan wisata bahari berbasis mangrove yaitu tidak berpotensi, kurang berpotensi, dan berpotensiPenelitian ini menghasilkan tiga kategori potensi pengembangan wisata bahari berbasis mangrove yaitu tidak berpotensi, kurang berpotensi, dan berpotensi
JQWHJQWH Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan α = 0,05 dan diperoleh hasil peningkatan nilai rata-rata pada pengetahuan pencegahan sebesarAnalisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan α = 0,05 dan diperoleh hasil peningkatan nilai rata-rata pada pengetahuan pencegahan sebesar
APTKLHIAPTKLHI Hasil menunjukkan adanya korelasi positif signifikan antara penggunaan sistem informasi ERP dengan peningkatan efisiensi produksi hingga 28%. Namun, ditemukanHasil menunjukkan adanya korelasi positif signifikan antara penggunaan sistem informasi ERP dengan peningkatan efisiensi produksi hingga 28%. Namun, ditemukan