JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

One of the factors that cause anemia in adolescents is due to a lack of intake of nutrients that are important in the formation of red blood cells, one of which is iron nutrition. This study uses the design of this study is quasi-experimental, pre-test and post test with control one group design. With the purposive sampling technique, a sample of 30 respondents was obtained which will later be divided into 2 groups, 15 experimental groups, 15 control groups. The independent variables of leaf administration and dependent variable increase in HB. The Paired T test was used to determine the relationship between the two variables. The results of the study from 30 respondents were obtained that the respondents in the experimental group of 14 respondents experienced mild anemia (93.33%), moderate anemia 1 person (6.67%), and the control group experienced mild anemia of 15 respondents (100%). Analysis using the Paired T test statistical test obtained the result of p = <0.000 < 0.05, then H0 was rejected and H1 was accepted, which means that there is a relationship between giving kelakai leaves (STENOCLEANA PALUSTRI) to increase hb levels in anemia adolescents at the Al Anwar Foundation, Karang Mulya Village, Pangkalan Banteng District, West Kotawaringin Regency. Giving 100 grams of kelakai leaves in the form of soup is very effective in helping to increase HB levels in adolescents.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Yayasan Al Anwar, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat pada bulan Desember 2024 mengenai Pemberian Daun Kelakai untuk Meningkatkan Hb pada Remaja Putri di Yayasan Al Anwar, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat menggunakan data sekunder dari 30 responden dengan pembagian dua kelompok, 15 kelompok perlakuan dan 15 kelompok kontrol, dapat disimpulkan sebagai berikut.Kelompok perlakuan berjumlah 14 responden mengalami anemia ringan dan 1 responden mengalami anemia sedang, dan pada saat pemeriksaan kembali, 12 responden mengalami peningkatan HB menjadi normal dan 3 responden mengalami anemia ringan.Pada kelompok kontrol dari 15 responden di kelompok kontrol mengalami anemia ringan dan pada saat pemeriksaan pada hari ke-11 dari kelompok tersebut mengalami penurunan HB yang signifikan, yaitu 13 responden mengalami anemia ringan dan 2 responden mengalami anemia sedang.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai potensi kelakai dalam mengatasi anemia pada remaja. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas pemberian kelakai secara lebih ketat, dengan memperhatikan faktor-faktor confounding seperti pola makan dan aktivitas fisik. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman remaja putri terhadap konsumsi kelakai sebagai upaya pencegahan anemia, serta faktor-faktor sosial budaya yang memengaruhi penerimaan mereka terhadap pengobatan tradisional. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi senyawa bioaktif dalam kelakai yang berperan dalam meningkatkan produksi hemoglobin, serta mekanisme kerjanya dalam tubuh remaja, sehingga dapat dikembangkan formulasi produk yang lebih optimal dan mudah dikonsumsi.

  1. The Effect Of Giving Kelakai Leaves (Stenocleana Palustri) To Increase Hb Levels In Anemia Adolescents... doi.org/10.30994/jqwh.v8i1.272The Effect Of Giving Kelakai Leaves Stenocleana Palustri To Increase Hb Levels In Anemia Adolescents doi 10 30994 jqwh v8i1 272
Read online
File size183.35 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test