JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika KimiaPelabuhan Perikanan Karangantu melambangkan pesatnya industri perikanan di Serang, Banten. Banyak aktivitas di kawasan Pelabuhan Perikanan Karangantu, seperti tempat pendaratan perahu nelayan, pengiriman hasil tangkapan ikan, dan objek wisata. Aktivitas ini berpotensi berdampak pada kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air dan indeks pencemaran di Pelabuhan Perikanan Karangantu. Pengambilan sampel air dilakukan secara purposive sampling di tiga stasiun sekitar kawasan pelabuhan: kawasan muara, pelelangan ikan, dan dermaga. Dua belas parameter dianalisis, yaitu suhu, kekeruhan, transparansi, TDS, TSS, pH, DO, COD, nitrat, kadmium, timbal, dan total coliform. Hasil analisis kualitas air dibandingkan dengan klasifikasi air Kelas III berdasarkan PP RI Nomor 82. Kualitas air ditentukan berdasarkan indeks pencemaran sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115/2003. Hasil menunjukkan bahwa kawasan muara tergolong tercemar dengan skor PIj 6,35; sedangkan pelelangan ikan dan dermaga termasuk kategori tercemar sedang dengan skor PIj masing-masing 4,99 dan 3,90. Pencemaran yang lebih buruk dapat dicegah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya air bersih dan menyediakan fasilitas pengelolaan limbah.
Kualitas air di kawasan Pelabuhan Perikanan Karangantu menunjukkan beberapa parameter melebihi baku mutu, yaitu TDS, DO, logam timbal (Pb), dan total coliform.Berdasarkan indeks pencemaran, perairan di kawasan muara (stasiun 1) tergolong tercemar dengan skor PIj 6,35, sedangkan di pelelangan ikan (stasiun 2) dan dermaga (stasiun 3) tergolong tercemar sedang dengan skor masing-masing 4,99 dan 3,90.Untuk mencegah pencemaran lebih lanjut, perlu dilakukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya air bersih serta penyediaan fasilitas pengelolaan limbah yang memadai.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas sistem pengolahan air limbah domestik skala kecil di permukiman sekitar pelabuhan untuk mengetahui sejauh mana kontribusinya dalam menurunkan kadar total coliform dan TDS di perairan setempat. Kedua, diperlukan kajian mendalam mengenai sumber utama logam timbal (Pb) di muara, apakah berasal dari kapal wisata, aktivitas bongkar muat, atau aliran dari daratan, serta bagaimana pola penyebarannya sepanjang musim. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang penerapan zonasi fungsional di kawasan pelabuhan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas air, misalnya dengan memisahkan area bongkar muat ikan, pelabuhan wisata, dan kawasan mangrove, serta bagaimana pembatasan aktivitas dapat mengurangi beban pencemaran secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini penting untuk merancang kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di kawasan yang menggabungkan fungsi ekonomi, sosial, dan ekologi seperti Karangantu.
| File size | 229.75 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar salinitas di daerah pesisir pantai Sampang Madura dimana area penelitian dibagi sisi baratUntuk itu penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar salinitas di daerah pesisir pantai Sampang Madura dimana area penelitian dibagi sisi barat
UM SURABAYAUM SURABAYA Implikasi temuan penelitian ini membahas evaluasi kebutuhan air bersih dan perencanaan distribusi aliran air di Perumahan Bumi Citra Lestari, KecamatanImplikasi temuan penelitian ini membahas evaluasi kebutuhan air bersih dan perencanaan distribusi aliran air di Perumahan Bumi Citra Lestari, Kecamatan
UNIGRESUNIGRES secara hukum, putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang menerapkan asas tanggung jawab mutlak menjadi tonggak penting dalam memperkuat perlindungan lingkungan.secara hukum, putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang menerapkan asas tanggung jawab mutlak menjadi tonggak penting dalam memperkuat perlindungan lingkungan.
UYMUYM Diharapkan optimalisasi dukungan pemerintah dalam memastikan ketersediaan fasilitas sanitasi di rumah tangga. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwaDiharapkan optimalisasi dukungan pemerintah dalam memastikan ketersediaan fasilitas sanitasi di rumah tangga. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Hasil analisis menunjukkan Water (rendahnya akses masyarakat terhadap air bersih dan sumber air minum), Sanitation (sarana pembuangan tinja dan air limbah),Hasil analisis menunjukkan Water (rendahnya akses masyarakat terhadap air bersih dan sumber air minum), Sanitation (sarana pembuangan tinja dan air limbah),
UNTADUNTAD Methods: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pegawaiMethods: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pegawai
PRINPRIN Panjang pipa yang terpasang awal adalah 32.645 m, namun dengan Algoritma Kruskal, panjang pipa optimal menjadi 22. Hasil perhitungan menggunakan softwarePanjang pipa yang terpasang awal adalah 32.645 m, namun dengan Algoritma Kruskal, panjang pipa optimal menjadi 22. Hasil perhitungan menggunakan software
UNIKOMUNIKOM Evaluasi persepsi masyarakat menunjukkan kepuasan yang bervariasi terhadap berbagai aspek program, dengan tingkat kepuasan yang lebih rendah pada pengolahanEvaluasi persepsi masyarakat menunjukkan kepuasan yang bervariasi terhadap berbagai aspek program, dengan tingkat kepuasan yang lebih rendah pada pengolahan
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil menunjukkan bahwa kandungan oksida logam utama dalam liat alami adalah Fe2O3, Al2O3, dan SiO2, kandungan Fe2O3 berkurang setelah liat mentah diperlakukanHasil menunjukkan bahwa kandungan oksida logam utama dalam liat alami adalah Fe2O3, Al2O3, dan SiO2, kandungan Fe2O3 berkurang setelah liat mentah diperlakukan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Perubahan konsep siswa terjadi pada konsep panas reaksi, entalpi reaksi, kalorimeter, hukum Hess, diagram energi, dan energi ikatan. Perubahan konsep palingPerubahan konsep siswa terjadi pada konsep panas reaksi, entalpi reaksi, kalorimeter, hukum Hess, diagram energi, dan energi ikatan. Perubahan konsep paling
PENERBITPENERBIT Hindu philosophy in the dharmagita includes tattwa teachings which emphasize the divine aspect and have implications for increasing the sraddha and bhaktiHindu philosophy in the dharmagita includes tattwa teachings which emphasize the divine aspect and have implications for increasing the sraddha and bhakti
DHARMAWACANADHARMAWACANA Pemilihan metode ini didasarkan pada konsep bahwa alternatif yang terbaik tidak hanya memiliki klasifikasi kendaraan roda 2 trail. Dari penelitian iniPemilihan metode ini didasarkan pada konsep bahwa alternatif yang terbaik tidak hanya memiliki klasifikasi kendaraan roda 2 trail. Dari penelitian ini