UKMCUKMC

Konsumen & Konsumsi : Jurnal ManajemenKonsumen & Konsumsi : Jurnal Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Materialism dalam memediasi pengaruh antara Celebrity worship dari penggemar Kpop yang merupakan Generasi Z terhadap Online Compulsive buying. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang yang merupakan penggemar Kpop, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah 90 orang responden yang telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan dua cara dalam pengujian hipotesisnya, yaitu dengan menggunakan Uji t dan Path Analysis. Hasil uji t menunjukkan bahwa, terdapat pengaruh antara Celebrity worship dan materialism pada penggemar Kpop generasi Z terhadap Online compulsive buying, sehingga H1 dan H3 diterima. Lalu, terdapat pengaruh antara Celebrity worship pada penggemar Kpop generasi Z terhadap Materialism, sehingga H2 diterima. Selanjutnya, pada pengujian menggunakan analisis jalur, hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tidak langsung Celebrity worship terhadap online compulsive buying melalui Materialism.

Tiga dimensi utama Materialism (centrality, success, dan happiness) oleh Richins & Dawson (1992) mempengaruhi kesediaan konsumen untuk membeli lebih banyak barang untuk untuk memproyeksikan kekayaan, status, keunikan, dan menghasilkan apresiasi sosial.Sesuai dengan respon pada kuisioner, penggemar menyimpan kekaguman pada penggemar lain yang memiliki koleksi yang langka dan mahal milik idola mereka, hal ini membuat bahwa penggemar merasa bahwa mereka akan lebih bahagia jika mereka memiliki barang serupa, dan status mereka sebagai penggemar akan meningkat karena kepemilikkan barang-berang tersebut yang sulit dimiliki oleh penggemar lainnya, hal tersebutlah yang menimbulkan keinginan dalam diri mereka untuk terus membeli produk idola mereka dan membuat mereka melakukan online compulsive buying.Tetapi, walau didapatkan pengaruh positif antara variabel Celebrity worship dan Materialism terhadap online compulsive buying, sumbangan pengaruh yang diberikan oleh setiap variabel cukup kecil (dibawah 50%), yaitu sebesar 37,7%, sedangkan sisanya sebanyak 62,3% dipengaruhi oleh variabel yang tidak dibahas di penelitian ini.Banyaknya kemungkinan produk yang bisa dijadikan contoh dari online compulsive buying pada penelitian ini mungkin membuat kebingungan pada responden ketika responden menjawab.Misalnya, mungkin saja membeli photocard atau trading card sebanyak lebih dari 10 kali dalam sebulan, tetapi hal tersebut mungkin terjadi pada produk yang diendorse atau album yang dirilis oleh idola karena harganya yang jauh lebih mahal.

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa generasi Z yang memiliki Celebrity worship cenderung melakukan online compulsive buying dalam pembelian produk-produk yang berkaitan dengan idola mereka. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh Materialism yang dimiliki oleh penggemar Kpop yang merupakan responden penelitian ini. Oleh karena itu, sebaiknya pemasar tidak hanya mencari selebriti atau idol dengan penggemar terbanyak untuk menjadikan mereka bintang iklan maupun brand ambassador, tetapi juga menyertakan produk yang berkaitan dengan selebriti tersebut, misalnya adalah photocard atau tanda tangan selebriti tersebut di produk yang pemasar jual untuk menarik perhatian penggemar Kpop yang merupakan generasi Z. Kemudian, pemasar harus memastikan kualitas serta pelayanan dari produk mereka, sehingga walaupun bintang idola tak lagi menjadi brand ambassador dari produk tersebut, penggemar yang sudah mencoba produk dapat kembali lagi karena kualitas yang diberikan oleh produk tersebut.

Read online
File size97.53 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test