UNJAUNJA
PAMPAS: Journal of Criminal LawPAMPAS: Journal of Criminal LawArtikel ini membahas penegakan hukum pidana terhadap anak sebagai pelaku dalam kekerasan jalanan (gangster) di wilayah Polresta Jambi. Metode penelitian ini bersifat yuridis empiris, dengan studi yang membedah realitas lapangan dan implementasi regulasi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pidana terhadap anak sebagai pelaku dalam kekerasan jalanan belum berjalan secara optimal karena penerapan diversi dan keadilan restoratif belum dilaksanakan secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh kurang maksimalnya implementasi prinsip diversi dan keadilan restoratif dalam proses penyidikan. Faktor-faktor yang memengaruhi antara lain: adanya hambatan signifikan dalam mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat, karakteristik tindak pidana kekerasan jalanan yang tergolong kejahatan serius, kurangnya dukungan dari korban dan masyarakat, serta lemahnya koordinasi antar lembaga terkait.
Penegakan hukum pidana anak di Polresta Jambi masih didominasi pendekatan represif akibat tingginya eskalasi kekerasan dan hambatan nilai ganti rugi dalam mediasi.Ke depan, diperlukan diskresi kepolisian yang lebih progresif dan penguatan sinergi antara Polri, BAPAS, dan lembaga pendidikan untuk memutus rantai kekerasan tanpa harus mematikan masa depan anak melalui proses peradilan formal.Dalam memediasi diversi, terletak pada sulitnya mencapai titik temu terkait kompensasi finansial antara pihak korban dan pelaku.Proses kesepakatan sering kali terhambat oleh besarnya tuntutan ganti kerugian dari pihak korban yang melampaui kemampuan ekonomi pelaku.
Untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum pidana terhadap anak pelaku kekerasan jalanan, diperlukan strategi holistik yang mengintegrasikan jalur formal dengan intervensi sosiopsikologis. Penanganan kejahatan jalanan tidak dapat dibebankan sepenuhnya pada kepolisian melalui jalur punitif, melainkan memerlukan sinergi sistemik dari aspek keluarga dan pendidikan untuk memutus rantai transmisi nilai kekerasan. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keadilan restoratif dan diversifikasi dalam penanganan kasus anak pelaku kejahatan. Dengan demikian, sistem peradilan anak dapat memberikan keadilan yang tidak hanya menjamin keamanan masyarakat tetapi juga melindungi hak tumbuh kembang anak.
| File size | 467.08 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMELMANDIRIUMELMANDIRI Analisis Data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelaksanaan sistem restoratif justice dalam penyelesaianAnalisis Data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelaksanaan sistem restoratif justice dalam penyelesaian
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Namun, seriusnya tindak pidana seperti pembunuhan menimbulkan hambatan signifikan, terutama terkait trauma emosional keluarga korban dan harapan masyarakatNamun, seriusnya tindak pidana seperti pembunuhan menimbulkan hambatan signifikan, terutama terkait trauma emosional keluarga korban dan harapan masyarakat
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dalam hal pemberian perlindungan anak yang terkena kekerasan, sebaiknya diperlukan perlindungan kepada anak-anak yang telah mengalami kekerasan tersebut.Dalam hal pemberian perlindungan anak yang terkena kekerasan, sebaiknya diperlukan perlindungan kepada anak-anak yang telah mengalami kekerasan tersebut.
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Artikel ini membahas hubungan antara Pancasila sebagai dasar negara dan hukum konstitusi di Indonesia, khususnya dalam konteks pengakuan dan perlindunganArtikel ini membahas hubungan antara Pancasila sebagai dasar negara dan hukum konstitusi di Indonesia, khususnya dalam konteks pengakuan dan perlindungan
STPNSTPN Perbedaan interpretasi reforma agraria menjadi pemicu konflik. Interpretasi pemerintah berbeda dengan interpretasi masyarakat yang menganggap reforma agrariaPerbedaan interpretasi reforma agraria menjadi pemicu konflik. Interpretasi pemerintah berbeda dengan interpretasi masyarakat yang menganggap reforma agraria
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS The article also discusses challenges such as inconsistencies in implementation, socio-economic disparities, and public perceptions of juvenile justice.The article also discusses challenges such as inconsistencies in implementation, socio-economic disparities, and public perceptions of juvenile justice.
DINASTIREVDINASTIREV Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang bersifat deskriptif analitis, dengan menggunakan data primer, sekunder, dan tersier. PendekatanMetode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang bersifat deskriptif analitis, dengan menggunakan data primer, sekunder, dan tersier. Pendekatan
DINASTIREVDINASTIREV Pembagian kewenangan seharusnya dipisah antara kewenangan secara administrasi pemrintahan, dengan pemerintah daerah sebagai pemegang saham dalam hal iniPembagian kewenangan seharusnya dipisah antara kewenangan secara administrasi pemrintahan, dengan pemerintah daerah sebagai pemegang saham dalam hal ini
Useful /
STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH Oleh karena itu, diharapkan keluarga lebih selektif dalam mendukung ibu hamil baik secara moral ataupun spiritual. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktorOleh karena itu, diharapkan keluarga lebih selektif dalam mendukung ibu hamil baik secara moral ataupun spiritual. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor
ITSPKUITSPKU PTPN IV Regional I PKS Rambutan mencegah kecelakaan kerja dengan rambu bahaya, pelatihan rutin, SOP, dan APD, serta berhasil mencapai status Zero AccidentPTPN IV Regional I PKS Rambutan mencegah kecelakaan kerja dengan rambu bahaya, pelatihan rutin, SOP, dan APD, serta berhasil mencapai status Zero Accident
STISIPOLP12STISIPOLP12 Strategi komunikasi dari mulut ke mulut (Word of Mouth) menjadi dasar utama dalam membentuk citra positif, di mana testimoni dari kerabat dan pelangganStrategi komunikasi dari mulut ke mulut (Word of Mouth) menjadi dasar utama dalam membentuk citra positif, di mana testimoni dari kerabat dan pelanggan
UMLAUMLA Data dianalisis menggunakan uji Man Whitney dan Kruskal Wallis dengan nilai sig. < 0,05. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antaraData dianalisis menggunakan uji Man Whitney dan Kruskal Wallis dengan nilai sig. < 0,05. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara