UPBUPB

Jurnal Agrosains Universitas Panca BhaktiJurnal Agrosains Universitas Panca Bhakti

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran dan margin pemasaran lada putih di Desa Majel, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau. Jumlah petani yang menjadi responden dalam penelitian ini sebanyak 33 orang, 2 orang pedagang pengumpul, dan 1 orang pengecer. Variabel yang diamati meliputi harga di tingkat petani, harga di tingkat pedagang, harga di tingkat pengecer, biaya pemasaran pada pedagang pengumpul dan pengecer, keuntungan pemasaran, serta margin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Majel terdapat beberapa lembaga pemasaran yang membentuk satu saluran pemasaran, yaitu dari petani menjual ke pedagang pengumpul, kemudian pedagang pengumpul menjual ke pengecer, lalu pengecer menjual ke konsumen. Margin terbesar dalam saluran pemasaran ini berada pada pengecer, yaitu sebesar Rp6.000/kg. Bagian yang diterima petani (farmers share) dalam saluran pemasaran lada putih di Desa Majel adalah sebesar 91,18%.

Saluran pemasaran lada di Desa Majel, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, terdiri dari petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer, dan konsumen.Margin pemasaran pada saluran tersebut adalah sebesar Rp6.Farmers share atau bagian yang diterima petani dalam saluran pemasaran lada putih di Desa Majel mencapai 91,18%.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang penerapan sistem pemasaran langsung dari petani ke konsumen (direct marketing) untuk mengurangi ketergantungan terhadap pedagang perantara dan mengevaluasi dampaknya terhadap pendapatan petani. Kedua, perlu dikaji potensi pengembangan koperasi pemasaran lada berbasis komunitas untuk meningkatkan daya tawar petani dan efisiensi distribusi, termasuk analisis kelembagaan dan manajemen kolektifnya. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh digitalisasi pemasaran, seperti penggunaan platform e-commerce atau media sosial, terhadap akses pasar dan stabilitas harga lada putih di tingkat petani, termasuk kelayakan dan tantangan penerapannya di wilayah pedesaan terpencil seperti Desa Majel. Ketiga saran ini dapat membuka arah baru dalam penguatan sistem pemasaran pertanian lokal yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

Read online
File size213.5 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test